Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Meninggal Setelah Ditembak Tentara Israel di Gaza

PASUNDANEKSPRES.ID - Kiper Palestina, Saleem Al-Ashqar, dilaporkan meninggal dunia setelah terkena tembakan tentara Israel di Jalur Gaza pada awal pekan ini. Informasi tersebut diumumkan oleh Asosiasi Sepak Bola Palestina (Palestine Football Association/PFA).
Mengutip Anadolu, PFA menyampaikan bahwa Al-Ashqar wafat setelah ditembak oleh pasukan pendudukan Israel.
Organisasi tersebut juga menyebut Al-Ashqar sebagai salah satu dari ratusan insan olahraga Palestina yang kehilangan nyawa sejak pecahnya perang yang mereka sebut sebagai genosida pada Oktober 2023.
Berdasarkan data yang disampaikan PFA, lebih dari 1.000 atlet Palestina telah meninggal selama konflik berlangsung.
Al-Ashqar diketahui baru membangun rumah tangga sekitar lima bulan yang lalu. Sang istri kini tengah mengandung anak pertama mereka.
"Penjaga gawang tim Khan Younis Services, Salim Khader Al-Ashqar (32 tahun), bergabung dengan barisan para martir gerakan olahraga Palestina, setelah ia gugur hari ini, Senin, akibat tembakan tentara pendudukan di kota Al-Qarara, timur laut kota Khan Younis," tulis PFA.
"Selama karier olahraganya, Al-Ashqar juga pernah bermain untuk klub Al-Aqsa dan Al-Masdar di Jalur Gaza. Sumber-sumber lokal melaporkan bahwa sang syahid, Al-Ashqar, telah menikahi istrinya lima bulan sebelumnya dan mereka sedang menantikan anak pertama mereka. Ia juga merupakan satu-satunya anak laki-laki dalam keluarganya, di antara tujuh saudara perempuan."
Serangan militer Israel di Palestina telah menyebabkan ribuan atlet dari berbagai cabang olahraga menjadi korban jiwa.
"Dengan gugurnya Al-Ashqar, jumlah martir dari gerakan olahraga sejak dimulainya perang 'genosida' meningkat menjadi 1.009 martir, termasuk 567 martir dari keluarga sepak bola di Palestina," tulis PFA.
Kepergian Al-Ashqar meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga, rekan-rekan setim, komunitas sepak bola Palestina, serta berbagai pihak di dunia internasional.
Klub sepak bola asal Chili, Deportivo Palestino, juga menyampaikan ungkapan belasungkawa melalui pernyataan yang dipublikasikan pada Rabu (1/7).
"Kami sangat berduka atas kematian tragis kiper Palestina berusia 32 tahun, Salim Al-Ashqar. Ia dibunuh oleh tentara Israel. Kami sangat sedih atas terus berlanjutnya peristiwa seperti ini. Kami menyerukan keadilan dan perdamaian," tulis klub tersebut.
