Lonjakan Harta Immanuel Ebenezer Jadi Sorotan Usai Terjaring OTT KPK

PASUNDAN EKSPRES - Harta kekayaan Immanuel Ebenezer atau Noel kembali menuai perhatian publik setelah dirinya terjerat operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis, 21 Agustus 2025.
Kasus dugaan pemerasan terkait sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bukan satu-satunya hal yang menyeret namanya.
Kini, masyarakat juga menyoroti lonjakan signifikan kekayaan Noel dalam beberapa tahun terakhir.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK, harta Noel tercatat terus meningkat.
Saat menjabat Komisaris Independen PT Mega Eltra pada 2020, ia melaporkan kekayaan sebesar Rp2,96 miliar.
Setahun kemudian, ketika menduduki posisi Komisaris Utama, hartanya naik menjadi Rp4,84 miliar.
Namun, lonjakan terbesar terjadi setelah ia dilantik sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) pada 2024.
Noel melaporkan kekayaan mencapai Rp17,62 miliar, atau hampir enam kali lipat dibandingkan awal 2020.
Kenaikan fantastis tersebut memicu reaksi keras dari warganet.
Banyak yang mempertanyakan asal-usul kekayaan Noel, terlebih di tengah kasus dugaan pemerasan yang kini membelitnya.
Sejumlah komentar di media sosial bahkan menyinggung integritas Noel sebagai pejabat publik.
KPK menegaskan akan memproses dugaan tindak pidana korupsi sesuai aturan hukum.
Publik pun menanti apakah lembaga antirasuah itu juga akan menelusuri lonjakan harta Noel yang dinilai janggal.
Kasus ini menjadi pengingat penting bahwa integritas pejabat negara tidak hanya diukur dari jabatan yang diemban, melainkan juga dari transparansi dan akuntabilitas dalam melaporkan kekayaannya. (Disway/idr)
