Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

LPDP 2026 Tambah Kuota Jadi 5.750 Beasiswa, Ini Rincian Kuota, Syarat, dan Cara Daftarnya

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|11:40 WIB
Bagikan:
LPDP 2026 Tambah Kuota Jadi 5.750 Beasiswa, Ini Rincian Kuota, Syarat, dan Cara Daftarnya
Beasiswa LPDP 2026 resmi menambah kuota menjadi 5.750 penerima dengan prioritas bidang STEM untuk mendukung talenta unggul menuju Indonesia Emas 2045.

PASUNDANEKSPRES.ID - Kabar baik bagi calon mahasiswa Indonesia. Pemerintah resmi menambah kuota Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) 2026 menjadi 5.750 penerima, meningkat dari rencana awal 4.000 kuota pada 2025.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyampaikan bahwa program LPDP terus menjadi instrumen penting dalam mencetak sumber daya manusia unggul.

Setiap tahunnya, Indonesia melahirkan sekitar 1,7 juta lulusan dari berbagai bidang strategis, mulai dari sains dan teknologi hingga ilmu sosial dan humaniora.

Dengan penambahan kuota ini, peluang masyarakat untuk lolos beasiswa LPDP pada 2026 dipastikan semakin terbuka.

Rincian Kuota Beasiswa LPDP 2026

Total kuota beasiswa LPDP 2026 mencapai 5.750 kursi, dengan rincian sebagai berikut:

Beasiswa Garuda (S1): 1.000 kursi

Beasiswa S2 dan S3: 4.000 kursi

Beasiswa Doktor Spesialis: 750 kursi

LPDP 2026 memprioritaskan bidang studi STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) dengan alokasi sekitar 80 persen dari total kuota.

Kebijakan ini sejalan dengan visi Asta Cita untuk mendukung target Indonesia Emas 2045.

Berdasarkan informasi dari situs resmi LPDP, prioritas bidang studi difokuskan pada sektor strategis seperti pangan, energi, pertahanan, transportasi, IT dan keamanan siber, material maju, hingga teknologi nano.

Kebijakan ini berlaku untuk seluruh jenis beasiswa LPDP, baik studi di dalam negeri maupun luar negeri.

Jenis Beasiswa LPDP yang Dibuka

LPDP membuka empat jenis beasiswa utama pada 2026, yaitu:

1. Beasiswa Reguler

Terbuka untuk seluruh WNI berprestasi. Beasiswa ini mendanai:

S2 maksimal 24 bulan

S3 maksimal 48 bulan

Subskema beasiswa reguler meliputi:

Reguler: Pendanaan penuh standar

PTUD (Perguruan Tinggi Utama Dunia): Kampus QS Top 100 dengan syarat akademik dan bahasa lebih ketat

Parsial: Pendanaan sebagian sesuai ketentuan

2. Beasiswa Afirmasi

Ditujukan bagi kelompok rentan dan daerah prioritas, seperti:

Warga daerah 3T

Keluarga prasejahtera

Penyandang disabilitas

Putra dan Putri Papua

Beasiswa ini bersifat fully funded dan mewajibkan penerima kembali berkontribusi di Indonesia.

3. Beasiswa Kolaborasi

Program kerja sama LPDP dengan kementerian, universitas, atau lembaga mitra, baik dalam maupun luar negeri. Kuota dan jadwal seleksi ditetapkan terpisah dari jalur reguler.

4. Beasiswa Targeted

Dikhususkan bagi profesi strategis nasional, antara lain:

PNS/TNI/Polri

Wirausaha

Kader Ulama

Dokter Spesialis/Subspesialis

Doktor Talenta Riset (kolaborasi BRIN)

Syarat Umum Pendaftaran LPDP 2026

Calon pendaftar wajib:

Warga Negara Indonesia (WNI)

Usia maksimal 35 tahun (S2) dan 40 tahun (S3)

Syarat akademik dan bahasa:

IPK S1/D4 minimal 3.00 (S2)

IPK S2 minimal 3.25 (S3)

Skor bahasa Inggris sesuai ketentuan LPDP (TOEFL/IELTS)

Dokumen yang Harus Disiapkan

Beberapa dokumen wajib antara lain:

KTP dan Kartu Keluarga

Akta kelahiran

Pas foto formal terbaru

Ijazah dan transkrip nilai

Letter of Acceptance (LoA)

Sertifikat bahasa Inggris

CV terbaru

Surat rekomendasi

Esai kontribusi untuk Indonesia

Proposal riset (khusus S3)

Cara Daftar Beasiswa LPDP 2026

Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal resmi LPDP. Proses seleksi umumnya dibuka dalam dua tahap, yaitu:

Tahap 1: Januari–Februari

Tahap 2: Juni–Juli

Langkah pendaftaran dimulai dengan membuat akun, melengkapi data diri, mengunggah dokumen, mengisi esai, hingga menandatangani komitmen secara digital.

Dengan kuota yang bertambah dan fokus pada bidang strategis nasional, LPDP 2026 diharapkan mampu melahirkan lebih banyak talenta unggul untuk pembangunan Indonesia ke depan.

Berita Terbaru

Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Nasional1 jam lalu
Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Purwakarta1 jam lalu
Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta2 jam lalu
Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Nasional3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Jawa Barat4 jam lalu
Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Jawa Barat4 jam lalu
Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Subang4 jam lalu
Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Nasional4 jam lalu
Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina Setelah 21 Tahun Berkarier

Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina Setelah 21 Tahun Berkarier

Olahraga4 jam lalu
Dakwaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Didakwa Peras Rp55 Miliar dan TPPU

Dakwaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Didakwa Peras Rp55 Miliar dan TPPU

Nasional4 jam lalu