Mahasiswi Teknik Mesin POLSUB Tembus 10 Besar Lomba Fotografi Nasional 2026

PASUNDANEKSPRES.ID - Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Politeknik Negeri Subang (POLSUB). Kali ini, dua mahasiswi dari Jurusan Teknik Mesin berhasil menorehkan capaian gemilang dengan masuk dalam jajaran 10 besar pada ajang fotografi tingkat nasional.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa teknik tidak hanya unggul dalam bidang rekayasa, tetapi juga mampu menunjukkan kreativitas di ranah komunikasi visual. Kompetensi lintas bidang tersebut semakin memperkuat daya saing mahasiswa di tingkat nasional.
Mahasiswi Teknik Mesin POLSUB
Dua mahasiswi yang berhasil mencuri perhatian tersebut adalah Siti Padilah dan Dinda Audiatri Syafa. Keduanya merupakan mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Manufaktur yang berpartisipasi dalam kompetisi bertajuk Euphoria in Creativity (UNITY) 2026.
Ajang tersebut diselenggarakan oleh Pusat Ma’had Al-Jami’ah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Kompetisi ini mengangkat tema “The Power of Social Media and Sustainable Creativity for a Better Tomorrow”.
Tidak sekadar lomba fotografi, kegiatan ini juga menjadi wadah strategis bagi mahasiswa untuk mengasah kreativitas, memperkuat narasi visual, serta meningkatkan kemampuan komunikasi baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris.
Keberhasilan menembus 10 besar menjadi indikator kuat bahwa mahasiswa POLSUB memiliki kemampuan yang kompetitif di berbagai bidang. Hal ini juga menunjukkan pentingnya pengembangan soft skills di samping keahlian teknis.
Ketua Jurusan Teknik Mesin POLSUB, Susilawati, menegaskan bahwa pihaknya terus mendorong mahasiswa untuk aktif mengikuti berbagai kompetisi, termasuk di luar bidang teknik.
“Kami sangat mendukung mahasiswa untuk berpartisipasi dalam berbagai lomba, termasuk fotografi. Ini penting untuk melatih kemampuan mereka dalam menyampaikan ide dan informasi melalui media visual,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).
Ia juga menambahkan, keikutsertaan dalam kompetisi semacam ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas kemahasiswaan sekaligus membuka peluang kolaborasi antar perguruan tinggi di Indonesia.
Salah satu finalis, Siti Padilah, mengungkapkan rasa bangganya dapat membawa nama POLSUB ke tingkat nasional. Ia menilai dukungan dari kampus menjadi faktor penting dalam pencapaian tersebut.
“Terima kasih kepada jurusan dan kampus yang selalu memberikan dukungan. Kami akan terus meningkatkan kemampuan fotografi agar ke depan bisa meraih prestasi yang lebih baik,” ungkapnya.
Di balik keberhasilan tersebut, dukungan dari mitra industri juga turut berperan penting. PT TKG Taekwang Indonesia disebut memberikan kontribusi dalam menunjang kesiapan mahasiswa, baik dari sisi fasilitas maupun pengembangan kemampuan.
Susilawati menegaskan bahwa sinergi antara dunia pendidikan dan industri menjadi fondasi penting dalam mencetak mahasiswa yang berprestasi dan siap bersaing.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT TKG Taekwang Indonesia atas dukungan yang diberikan dalam meningkatkan kreativitas dan kemampuan komunikasi mahasiswa,” ujarnya.
Sementara itu, Public Relations PT TKG Taekwang Indonesia, Ahmad Haidir, menyebut kolaborasi ini sebagai bentuk investasi jangka panjang dalam pengembangan sumber daya manusia.
“Dukungan ini merupakan langkah strategis untuk menciptakan lulusan yang memiliki daya saing tinggi dan siap menghadapi tantangan global,” katanya.
Prestasi yang diraih oleh kedua mahasiswi tersebut menjadi bukti nyata bahwa pendidikan vokasi yang terintegrasi dengan dukungan industri mampu melahirkan talenta yang adaptif, kreatif, dan multidimensi.
Capaian ini sekaligus mempertegas posisi POLSUB sebagai salah satu politeknik yang terus berkembang dalam mencetak generasi unggul, tidak hanya di bidang teknik, tetapi juga dalam kreativitas dan komunikasi di tingkat nasional.(znl/rls).
