Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Malaysia dan Singapura Mulai Puasa Ramadhan 2 Maret, Mengapa Indonesia Berbeda?

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|11:37 WIB
Bagikan:
Malaysia dan Singapura Mulai Puasa Ramadhan 2 Maret, Mengapa Indonesia Berbeda?
Menteri Agama Nasaruddin Umar (Foto: Website Kemenag RI)

PASUNDAN EKSPRES - Indonesia telah menetapkan 1 Ramadhan 1446 H/2025 M jatuh pada hari Sabtu, (1/3/2025). Namun, sejumlah negara di Asia Tenggara seperti Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam memulai puasa Ramadhan pada 2 Maret 2025.

Menteri Agama Nasaruddin Umar telah menetapkan 1 Ramadhan 1446 H atau awal puasa Ramadhan 2025 jatuh pada Sabtu (1/3).

Hal ini diumumkan dalam sidang isbat di Kantor Kemenag, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada Jumat (28/2).

Namun, penetapan awal puasa Ramadhan 2025 di beberapa negara tetangga di Asia Tenggara berbeda dengan Indonesia.

Nasaruddin Umar menyampaikan beberapa alasan perbedaan awal puasa di Indonesia dengan Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam di tahun ini.

"Saya ingin sedikit menambahkan bahwa meskipun Singapura dengan Brunei, sama-sama kita sebagai negara MABIMS, kita ada semacam himpunan Kementerian Agama di Asia Tenggara disingkat dengan MABIMS. Ini kita agak berbeda dengan Brunei Darussalam dan Singapura yang menyatakan bahwa puasa mereka itu mulai pada tanggal 2 (Maret)," jelas Nasaruddin.

Lebih lanjut, ia menjelaskan perbedaan itu terjadi karena perbedaan ketinggian hilal dan sudut elongasinya yang berbeda. 

"Jadi antara walaupun Malaysia itu berdekatan dengan kita, Brunei berdekatan dengan kita, tapi dari garis sudut elongasi itu juga memang sedikit berbeda dan mereka belum menemukan juga hilal di sana. Karena kita merupakan suatu wilayah hukum, wilayah tul hukum," ungkapnya.

"Jadi kalau ada orang yang menyaksikan bulan lalu disumpah oleh pengadilan agama, maka itu berlaku untuk seluruh Indonesia. Meskipun di sudut Aceh melihatnya dan disaksikan, tapi itu juga berlaku untuk seluruh, di ujung paling timur Indonesia, karena kita merupakan suatu wilayah tul hukum," pungkasnya.

Sementara itu, Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) juga serempak menetapkan awal puasa Ramadhan jatuh pada Sabtu (1/3).

(inm)

Berita Terbaru

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Purwakarta23 menit lalu
Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang43 menit lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang1 jam lalu
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta1 jam lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang1 jam lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang1 jam lalu
SAJATI,  Inovasi Digital Subang untuk Perkuat Akuntabilitas Pembangunan

SAJATI,  Inovasi Digital Subang untuk Perkuat Akuntabilitas Pembangunan

Riset dan Inovasi1 jam lalu
Jambore Pemuda Subang 2026, Kepala Disparpora Nenden Setiawati Tekankan Empat Pesan Penting bagi Generasi Muda

Jambore Pemuda Subang 2026, Kepala Disparpora Nenden Setiawati Tekankan Empat Pesan Penting bagi Generasi Muda

Subang1 jam lalu
Mahasiswi POLSUB Ciptakan Plester Pereda Nyeri Haid dari Limbah Daun Nanas dan Jahe

Mahasiswi POLSUB Ciptakan Plester Pereda Nyeri Haid dari Limbah Daun Nanas dan Jahe

Subang1 jam lalu