Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Megawati Soekarnoputri Tegaskan Tolak Revisi UU TNI dan Polri: Kok Sekarang Disetarakan?

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|11:38 WIB
Bagikan:
Megawati Soekarnoputri Tegaskan Tolak Revisi UU TNI dan Polri: Kok Sekarang Disetarakan?
Megawati Soekarnoputri Tegaskan Tolak Revisi UU TNI dan Polri. (Foto: website PDIP)

PASUNDAN EKSPRES - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menolak revisi UU TNI dan Polri yang diusulkan DPR RI.

Hal ini dia sampaikan saat menjadi pembicara pada Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Partai Perindo di Inews Tower, Selasa (30/7).

Megawati menilai, revisi UU TNI dan Polri tidak sesuai dengan ketentuan TAP MPR RI VI/MPR/2000 tentang Pemisahan TNI dan Polri.

"Kalau saya ngomong gini, 'Ibu Mega enggak setuju', ya enggak setuju lah yang RUU TNI-Polri gitu," ucap Megawati dalam Mukernas, dikutip dari YouTube KompasTV, Rabu (31/7).

Ketua Umum PDIP itu mempertanyakan alasan DPR mengusulkan revisi UU TNI dan Polri dan menilai aturan tersebut tidak perlu direvisi kembali.

Selain itu, ia melihat tujuan dari revisi UU tersebut ada kecenderungan untuk menyetarakan kedudukan TNI dan Polri.

"TAP MPR harus dijalankan yaitu pemisahan antara TNI-Polri, loh kok sekarang disetarakan? Saya enggak ngerti maksudnya apa? Ya sudah enggak usah deh ini dulu," ujarnya.

"Sampai saya bilang gini, oh kalau disetarakan artinya, kalau AURI punya pesawat, berarti polisi punya pesawat dong. Itu pemikiran saya," sambungnya.

Megawati berpendapat, revisi UU TNI dan Polri harus melihat TAP MPR RI VI/MPR/2000 tentang Pemisahan TNI dan Polri.

"Ada yang bilang, oh enggak gitu, Bu, ini persoalan umur. Ya persoalan umur ya sudah saja, gak perlu disetarakan-setarakan gitu, apa toh maunya," bebernya.

Sebelumnya, DPR menyetujui revisi Undang-Undang tentang Perubahan ke-3 atas UU Nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia menjadi RUU Usul Inisiatif DPR RI dalam rapat paripurna ke-18 Masa Persidangan V Tahun 2024, Selasa (28/5). (inm)

Berita Terbaru

Retribusi Parkir di Subang Baru Rp496 Juta, Target 2026 Sebesar Rp1,5 Miliar

Retribusi Parkir di Subang Baru Rp496 Juta, Target 2026 Sebesar Rp1,5 Miliar

Headline9 menit lalu
Pemerintah Wacanakan Gaji ASN Melalui Koperasi dan Dana Pensiun, Ini Catatan Ekonom

Pemerintah Wacanakan Gaji ASN Melalui Koperasi dan Dana Pensiun, Ini Catatan Ekonom

Nasional14 menit lalu
Kebakaran Pasar Andir Garut Hanguskan Sejumlah Kios! Penyebab Masih Diselidiki!

Kebakaran Pasar Andir Garut Hanguskan Sejumlah Kios! Penyebab Masih Diselidiki!

Jawa Barat17 menit lalu
GILA! Persib Bikin Port FC Terdiam, Sempat Tertinggal Malah Comeback 3-1 di Thailand

GILA! Persib Bikin Port FC Terdiam, Sempat Tertinggal Malah Comeback 3-1 di Thailand

Olahraga11 jam lalu
ADVERTISEMENT
Lonjak Lima Lipat! Menteri PKP Maruarar Sirait Subang Kucurkan Bantuan 1.372 Rutilahu dan Perumahan

Lonjak Lima Lipat! Menteri PKP Maruarar Sirait Subang Kucurkan Bantuan 1.372 Rutilahu dan Perumahan

Subang13 jam lalu
Pilkades Munjul, Tiga Cakades Dapat Nomor Urut, Afwan 1, Husen 2, Mahdi 3

Pilkades Munjul, Tiga Cakades Dapat Nomor Urut, Afwan 1, Husen 2, Mahdi 3

Subang13 jam lalu
Tracing TB, Puskesmas Cibogo Sasar 100 Warga Sadawarna

Tracing TB, Puskesmas Cibogo Sasar 100 Warga Sadawarna

Subang13 jam lalu
Gelar Operasi Pasar Murah, Bulog Subang Jaga Statabilitas Pangan

Gelar Operasi Pasar Murah, Bulog Subang Jaga Statabilitas Pangan

Subang14 jam lalu
PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

Nasional15 jam lalu
DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

Nasional16 jam lalu