Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Mungkin Ini Alasan Korupsi Sulit di Hilangkan!

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|16:59 WIB
Bagikan:
Mungkin Ini Alasan Korupsi Sulit di Hilangkan!
Mungkin Ini Alasan Korupsi Sulit di Hilangkan! (Sumber Foto Gramedia.com)

PASUNDAN EKSPRES- Sebuah percakapan di kalangan siswa di Sekolah Menengah memunculkan diskusi menarik tentang sejarah yang tersembunyi tentang praktik kerja paksa yang sering disebutkan dalam buku sejarah. 

Dalam percakapan tersebut, siswa-siswa menyoroti fakta bahwa nenek moyang mereka pada masa lalu telah dipaksa untuk bekerja membangun jalan dari Anyar ke Pekanarukan tanpa menerima upah yang layak.

Namun, informasi mengejutkan muncul ketika salah satu siswa mengungkapkan bahwa sebenarnya nenek moyang mereka seharusnya menerima upah atas pekerjaan mereka, namun upah tersebut tidak pernah sampai kepada mereka. 

Menurut penjelasan yang diberikan oleh sebuah akun Twitter yang tidak dapat disebutkan namanya dalam percakapan tersebut.

Upah yang seharusnya diberikan kepada para pekerja dilewatkan melalui berbagai tingkatan birokrasi, dari residen hingga bupati, namun akhirnya disimpulkan bahwa upah tersebut telah disalahgunakan oleh bupati setempat.

Sejak itu, data tentang pembayaran upah dari bupati kepada para pekerja tidak pernah ditemukan, sementara data dari residen ke bupati masih ada.

Hal ini menimbulkan dugaan bahwa korupsi telah terjadi di tingkat pemerintahan lokal pada masa itu, mengingat para pekerja tidak pernah menerima imbalan yang seharusnya mereka terima atas jerih payah mereka dalam membangun jalan tersebut.

Informasi ini menunjukkan bahwa sejarah kerja paksa yang diajarkan di sekolah memiliki lapisan-lapisan yang lebih kompleks daripada yang dipahami secara umum.

Serta menyoroti pentingnya memahami konteks sejarah secara mendalam untuk mendapatkan pemahaman yang lebih utuh tentang masa lalu.

Berita Terbaru

Subang Miliki Potensi 1.165 Ton Jagung, Kemenkop Dorong KDKMP Jadi Penggerak Korporasi Petani

Subang Miliki Potensi 1.165 Ton Jagung, Kemenkop Dorong KDKMP Jadi Penggerak Korporasi Petani

Headline35 menit lalu
Cara Aktifkan Kunci Chat WhatsApp untuk Jaga Privasi Obrolan

Cara Aktifkan Kunci Chat WhatsApp untuk Jaga Privasi Obrolan

Lifestyle1 jam lalu
DP2KBP3A Subang Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak

DP2KBP3A Subang Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak

Subang2 jam lalu
Kabar Baik! Pabrik VinFast di Subang Butuh 8.000 Pekerja, KDM Siapkan Pelatihan Prakerja

Kabar Baik! Pabrik VinFast di Subang Butuh 8.000 Pekerja, KDM Siapkan Pelatihan Prakerja

Subang2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Lomba Vlog Kesejarahan Lokal Subang 2026 Dibuka, Ini Ketentuan dan Link Daftarnya

Lomba Vlog Kesejarahan Lokal Subang 2026 Dibuka, Ini Ketentuan dan Link Daftarnya

Subang3 jam lalu
Tips Mengatasi Bau Badan Saat Cuaca Panas agar Tetap Segar Sepanjang Hari

Tips Mengatasi Bau Badan Saat Cuaca Panas agar Tetap Segar Sepanjang Hari

Lifestyle3 jam lalu
Babak Kedua Denmark Open 2026 Hanya Sisakan 5 Wakil Indonesia, Ini Daftarnya

Babak Kedua Denmark Open 2026 Hanya Sisakan 5 Wakil Indonesia, Ini Daftarnya

Olahraga4 jam lalu
Hasil Vonis Harun di PN Subang: Divonis 1 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Pertimbangkan Banding

Hasil Vonis Harun di PN Subang: Divonis 1 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Pertimbangkan Banding

Subang5 jam lalu
BMKG Peringatkan El Niño Sangat Kuat: Awal Musim Hujan 2026/2027 Mundur di 61 Persen Wilayah Indonesia

BMKG Peringatkan El Niño Sangat Kuat: Awal Musim Hujan 2026/2027 Mundur di 61 Persen Wilayah Indonesia

Nasional5 jam lalu
Pemecatan Tidak Terhormat Bupati Gowa Berujung SK, Pansus Ungkap 3 Persoalan

Pemecatan Tidak Terhormat Bupati Gowa Berujung SK, Pansus Ungkap 3 Persoalan

Nasional5 jam lalu