Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Nilai Tukar Rupiah Melemah, Pasar Keuangan Masih Dibayangi Ketidakpastian Global

D
Dobi MaulanaEditor: Huba
|11:46 WIB
Bagikan:
Nilai Tukar Rupiah Melemah, Pasar Keuangan Masih Dibayangi Ketidakpastian Global
Nilai tukar rupiah kembali mengalami tekanan terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan hari ini.

PASUNDANEKSPRES.ID - Nilai tukar rupiah kembali mengalami tekanan terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan hari ini. Rupiah bergerak di kisaran Rp17.900 per dolar AS, mencerminkan masih kuatnya tekanan dari faktor eksternal yang memengaruhi pasar keuangan global.

Pelemahan rupiah dipengaruhi oleh meningkatnya kehati-hatian para investor dalam menempatkan dana di negara berkembang. Penguatan dolar AS, ketidakpastian kondisi ekonomi dunia, serta berbagai dinamika geopolitik membuat permintaan terhadap aset berisiko, termasuk mata uang negara berkembang, cenderung menurun.

Meski nilai tukar melemah, kondisi tersebut belum tentu menunjukkan bahwa perekonomian Indonesia sedang memburuk. Pergerakan kurs merupakan hal yang wajar di pasar keuangan dan dipengaruhi oleh banyak faktor, baik dari dalam maupun luar negeri. Bank Indonesia juga terus menjaga stabilitas nilai tukar melalui kebijakan moneter dan berbagai langkah untuk mempertahankan kepercayaan pasar.

Bagi masyarakat, pelemahan rupiah dapat berdampak pada kenaikan harga barang impor, seperti produk elektronik, bahan baku industri, hingga beberapa komoditas yang menggunakan dolar AS sebagai acuan transaksi. Sebaliknya, sektor ekspor berpotensi memperoleh keuntungan karena produk Indonesia menjadi lebih kompetitif di pasar internasional.

Para pelaku pasar kini menantikan perkembangan ekonomi global serta kebijakan lanjutan Bank Indonesia yang diharapkan mampu menjaga stabilitas rupiah di tengah tantangan ekonomi dunia. Dengan fundamental ekonomi yang masih terjaga, diharapkan pergerakan nilai tukar rupiah dapat kembali stabil dalam beberapa waktu ke depan.

Berita Terbaru

Kontroversi Hashim Djojohadikusumo, Adik Prabowo: Dana Kampanye hingga Proyek Migas Natuna

Kontroversi Hashim Djojohadikusumo, Adik Prabowo: Dana Kampanye hingga Proyek Migas Natuna

Nasional25 menit lalu
Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Subang untuk Liburan Oktober 2026

Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Subang untuk Liburan Oktober 2026

Subang1 jam lalu
Rekomendasi Nasi Uduk Favorit di Subang Kota, Ada yang Mulai Rp7 Ribu

Rekomendasi Nasi Uduk Favorit di Subang Kota, Ada yang Mulai Rp7 Ribu

Lifestyle2 jam lalu
PELATARAN Jadi Solusi Warga Urus Layanan Pertanahan di Akhir Pekan

PELATARAN Jadi Solusi Warga Urus Layanan Pertanahan di Akhir Pekan

Nasional2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Jelang SEA Games 2027, Indonesia Naturalisasi Petenis Rusia 19 Tahun

Jelang SEA Games 2027, Indonesia Naturalisasi Petenis Rusia 19 Tahun

Olahraga3 jam lalu
Persiapan Persib Siapkan Rotasi Pemain Jelang Hadapi Persik, Maung Bandung Waspadai Jadwal Padat

Persiapan Persib Siapkan Rotasi Pemain Jelang Hadapi Persik, Maung Bandung Waspadai Jadwal Padat

Olahraga6 jam lalu
Dilema: Hutan Mangrove dan Tambak Udang, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Dilema: Hutan Mangrove dan Tambak Udang, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Opini6 jam lalu
7 Tempat Wisata di Subang yang Cocok Dikunjungi Bulan Oktober, Ada Pantai hingga Pegunungan!

7 Tempat Wisata di Subang yang Cocok Dikunjungi Bulan Oktober, Ada Pantai hingga Pegunungan!

Jawa Barat7 jam lalu
Hidup Sebatang Kara di Rumah Tak Layak Huni, Mak Turci Terima Bantuan Rutilahu BAZNAS Subang

Hidup Sebatang Kara di Rumah Tak Layak Huni, Mak Turci Terima Bantuan Rutilahu BAZNAS Subang

Headline8 jam lalu
Tempat Wisata Murah Meriah di Subang, Tetap Seru Meski Hemat Budget

Tempat Wisata Murah Meriah di Subang, Tetap Seru Meski Hemat Budget

Headline10 jam lalu