Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pandji Pragiwaksono Sebut Dedi Mulyadi Gubernur Konten, Begini Tanggapan Santainya

D
Dobi MaulanaEditor: Dobi Maulana
|18:31 WIB
Bagikan:
Pandji Pragiwaksono Sebut Dedi Mulyadi Gubernur Konten, Begini Tanggapan Santainya
Tanggapan Santai Dedi Mulyadi Setelah Disebut Gubernur Konten Oleh Pandji Pragiwaksono. (Sumber Gambar: TribunBogor.com)

PASUNDANEKSPRES.ID - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menanggapi dengan sikap santai julukan “Gubernur Konten” yang disematkan kepadanya oleh komika Pandji Pragiwaksono.

Dikutip dari Warta Kota, mantan Bupati Purwakarta tersebut justru mengundang Pandji untuk berkeliling sejumlah wilayah di Jawa Barat guna melihat secara langsung kondisi jalan provinsi serta progres pembangunan di berbagai kabupaten dan kota.

Pernyataan itu disampaikan Dedi Mulyadi melalui akun Instagram pribadinya, @dedimulyadi71, pada Minggu (4/1/2026).

Pada kesempatan yang sama, Dedi juga merespons komentar Pandji Pragiwaksono yang menyoroti kecenderungan masyarakat Jawa Barat dalam memilih pemimpin yang berasal dari kalangan selebritas.

Menurut Dedi Mulyadi, pandangan tersebut layak diapresiasi karena merupakan bagian dari kritik yang konstruktif dalam kehidupan demokrasi.

Dedi menilai Pandji sebagai figur yang kerap melontarkan kritik secara lugas namun tetap mengandung nilai edukatif.

Ia pun mengaku mengagumi Pandji karena konsistensinya dalam menyuarakan isu-isu sosial dan politik.

“Setiap pernyataannya menggelitik, korektif, dan edukatif,” kata Dedi Mulyadi pada Minggu (4/1/2026).

Menanggapi pandangan bahwa masyarakat Jawa Barat cenderung memilih pemimpin yang berasal dari kalangan artis, Dedi menegaskan bahwa tidak semua figur publik dari dunia hiburan dapat disamaratakan.

Ia menyinggung nama Deddy Mizwar dan Dede Yusuf sebagai contoh tokoh berlatar belakang artis yang pernah terjun dalam ajang politik di Jawa Barat.

Dedi menjelaskan bahwa Deddy Mizwar sempat menjadi pasangannya dalam pemilihan kepala daerah.

Namun, ketika Deddy Mizwar maju sebagai calon gubernur, ia belum berhasil meraih kemenangan.

Kondisi serupa juga dialami Dede Yusuf yang tidak berhasil memenangkan kontestasi tersebut.

Meski begitu, Dedi Mulyadi menilai Dede Yusuf memiliki kompetensi serta pemahaman yang baik terkait pembangunan.

Menurutnya, hal tersebut kini terbukti dengan peran Dede Yusuf di tingkat nasional sebagai pimpinan salah satu komisi di DPR.

“Banyak juga yang dari kalangan artis punya kemampuan,” ujarnya.

Menanggapi julukan “Gubernur Konten” yang kerap disematkan kepadanya, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa kinerja kepemimpinannya semestinya dinilai berdasarkan capaian nyata di lapangan, bukan semata-mata dari aktivitasnya di media sosial.

Ia pun mengundang Pandji untuk meninjau langsung berbagai wilayah di Jawa Barat dengan berkeliling ke sejumlah daerah, guna melihat kondisi jalan provinsi serta perkembangan pembangunan di kabupaten dan kota.

“Apakah saya hanya gubernur konten atau gubernur kenyataan, itu bisa dilihat dari hasilnya di lapangan,” kata Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi menegaskan bahwa dirinya terbuka terhadap berbagai kritik dari masyarakat.

Menurutnya, kritiknya itu termasuk yang disampaikan secara ringan dan jenaka, merupakan elemen penting dalam proses demokrasi.

“Ini negara demokrasi. Setiap orang berhak menyampaikan pikiran dan gagasan, termasuk koreksi secara terbuka,” ujarnya.

Komika Pandji Pragiwaksono menjadi sorotan publik dalam beberapa pekan terakhir.

Cuplikan penampilannya dalam pertunjukan stand-up comedy spesial bertajuk Mens Rea ramai beredar dan viral di berbagai platform media sosial.

Beragam kritik serta satire politik bernuansa “tepi jurang” yang ia sampaikan turut dibagikan ulang oleh warganet.

Salah satu yang disorot adalah kecenderungan masyarakat dalam menyukai dan memilih pemimpin berdasarkan pencitraan serta tingkat popularitas.

Pandji menyinggung contoh masyarakat Jawa Barat yang disebutnya kerap menjatuhkan pilihan kepada calon pemimpin dari kalangan artis.

Menurut Pandji, meski tidak banyak mengetahui rekam jejak, kinerja, maupun kapasitas sang figur yang maju dalam Pilkada, sebagian warga Jawa Barat tetap memberikan dukungan dan memilihnya.

"Ada lagi yang milih berdasarkan yang populer. Gue gak tau nih orang bisa kerja atau enggak. Gue gak tau ahlaknya nih orang, pokoknya populer aja," ungkap Pandji dalam pertunjukan stand-up comedy spesialnya, 'Mens Rea'.

"Artis. Nah ini di antara masyarakat Indonesia, gue sadari masalah terbesar nih untuk permasalahan ini tuh adanya di Jawa Barat. Orang Sunda," tambahnya.

Pandji menyebut masyarakat Sunda cenderung menentukan pilihan pemimpin berdasarkan tingkat popularitas.

Ia pun menyinggung nama Deddy Mizwar dan Dede Yusuf sebagai contoh.

"Orang Sunda seneng banget milih artis. Gubernur mereka waktu itu Deddy Mizwar, artis film. Wakil gubernur mereka, Dede Yusuf, artis TV," ungkap Pandji.

"Sekarang gubernurnya, Dedi Mulyadi, artis Youtube!" tegasnya.

"Banyak yang gak suka, banyak yang gak suka. Santai aja A****!" ujarnya disambut gelak tawa penonton.

Berita Terbaru

Daftar HP Samsung Terbaru 2026 Lengkap dengan Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar HP Samsung Terbaru 2026 Lengkap dengan Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle3 jam lalu
Mantan Kepala SMPN 2 Ngamprah Wajib Kembalikan Rp 159 Juta dalam 60 Hari

Mantan Kepala SMPN 2 Ngamprah Wajib Kembalikan Rp 159 Juta dalam 60 Hari

Bandung Barat5 jam lalu
Dede Hidayat, Cakades Cijambe Nomor 4 Usung Visi Cijambe Bermartabat

Dede Hidayat, Cakades Cijambe Nomor 4 Usung Visi Cijambe Bermartabat

Subang5 jam lalu
Panitia Pilkades Cibogo Segera Tetapkan DPS

Panitia Pilkades Cibogo Segera Tetapkan DPS

Subang5 jam lalu
ADVERTISEMENT
BAZNAS dan BPBD Subang Bersinergi, Perkuat Penanganan Bencana dan Bantuan Kemanusiaan

BAZNAS dan BPBD Subang Bersinergi, Perkuat Penanganan Bencana dan Bantuan Kemanusiaan

Subang5 jam lalu
Manfaatkan Waktu Istirahat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Bermain Bola Bersama Siswa SDN Bukanagara

Manfaatkan Waktu Istirahat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Bermain Bola Bersama Siswa SDN Bukanagara

Subang5 jam lalu
Pemkab Karawang Lepas 689 Atlet Kontingen Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026

Pemkab Karawang Lepas 689 Atlet Kontingen Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026

Karawang5 jam lalu
Transparansi BUMDes jadi Sorotan, Warga Desa Sawangan Pertanyakan Dukungan Desa kepada PT CMM

Transparansi BUMDes jadi Sorotan, Warga Desa Sawangan Pertanyakan Dukungan Desa kepada PT CMM

Subang5 jam lalu
Siapkan BUMD Kembangkan Sumur Migas Haur Gede, Pemkab Karawang Targetkan MoU dengan Pertamina  2027

Siapkan BUMD Kembangkan Sumur Migas Haur Gede, Pemkab Karawang Targetkan MoU dengan Pertamina  2027

Karawang5 jam lalu
SMK PGRI Subang Buka Peluang Kerja di Luar Negeri, Buka Pelatihan Bahasa Mulai dari Siswa Kelas X

SMK PGRI Subang Buka Peluang Kerja di Luar Negeri, Buka Pelatihan Bahasa Mulai dari Siswa Kelas X

Subang5 jam lalu