Pramono Anung Pastikan Tak Ada Fasilitas Publik Rusak Usai Demo Mahasiswa di Jakarta

PASUNDANEKSPRES.ID - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan tidak ada kerusakan fasilitas publik di Ibu Kota setelah aksi unjuk rasa mahasiswa yang berlangsung pada Rabu (28/10/2026).
Usai Demo Mahasiswa di Jakarta
Kepastian tersebut disampaikan Pramono berdasarkan laporan menyeluruh yang diterimanya hingga dini hari. Ia menyebut kondisi fasilitas umum tetap terjaga setelah demonstrasi yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tersebut.
Pramono juga mengapresiasi jalannya aksi demonstrasi yang berlangsung tertib. Ia menyampaikan terima kasih kepada jajaran TNI-Polri serta para demonstran yang turut menjaga aset dan fasilitas umum milik bersama.
Menurutnya, menjaga fasilitas publik merupakan tanggung jawab bersama agar aktivitas masyarakat tetap berjalan dan ruang publik dapat digunakan kembali setelah aksi berakhir.
Selain memastikan kondisi fasilitas umum, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga bergerak cepat menangani sampah yang tersisa di sejumlah titik demonstrasi.
Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), yang dikenal sebagai pasukan oranye, dikerahkan di bawah komando Wali Kota Jakarta Pusat untuk membersihkan area bekas unjuk rasa.
Pembersihan dilakukan hingga seluruh sampah di titik-titik aksi berhasil ditangani. Petugas menuntaskan pekerjaan tersebut pada pukul 02.00 WIB.
Langkah cepat ini dilakukan untuk memastikan kawasan yang sebelumnya digunakan sebagai lokasi demonstrasi kembali bersih dan nyaman bagi masyarakat.
Aksi mahasiswa pada peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 itu menjadi perhatian karena berlangsung di tengah dinamika penyampaian aspirasi masyarakat di Ibu Kota.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengapresiasi semua pihak yang ikut menjaga ketertiban dan kebersihan selama kegiatan berlangsung. Kondisi fasilitas publik yang tetap terjaga serta tuntasnya pembersihan sampah menjadi bagian dari upaya memulihkan aktivitas di lokasi demonstrasi.
