Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Presiden Donald Trump Hentikan Program Keberagaman di Pemerintahan AS, Seluruh Staf Diminta Cuti!

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|10:43 WIB
Bagikan:
Presiden Donald Trump Hentikan Program Keberagaman di Pemerintahan AS, Seluruh Staf Diminta Cuti!
Presiden Donald Trump Hentikan Program Keberagaman di Pemerintahan AS, Seluruh Staf Diminta Cuti! (Image From: Bloomberg.com)

PASUNDAN EKSPRES - Donald Trump hentikan program keberagaman di pemerintahan AS. Setelah dilantik pada Senin (20/1), Presiden Donald Trump memerintahkan semua program keberagaman, kesetaraan, inklusi dan aksesbilitas (DUI) di pemerintahan Amerika Serikat segera dihentikan.

Seluruh staf federal yang bekerja di bidang ini diwajibkan untuk mengambil cuti administratif berbayar sebelum program-program tersebut ditutup secara permanen. 

Presiden Donald Trump Hentikan Program Keberagaman di Pemerintahan AS

Melalui perintah eksekutif yang dikeluarkan pada Selasa, Trump menyebut program DEI sebagai "berbahaya, merendahkan, dan tidak bermoral." Pemerintah AS juga diberi tenggat waktu hingga 31 Januari untuk menyusun rencana penghapusan semua posisi dan kantor terkait DEI.

Dalam memo resmi yang dikutip dari BBC News, Trump menegaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk menciptakan masyarakat yang "tidak memandang warna kulit" dan lebih mengutamakan meritokrasi (penilaian berdasarkan kemampuan individu, bukan latar belakang).

Namun, kebijakan ini mendapat kecaman luas dari berbagai pihak. American Federation of Government Employees (AFGE), yang mewakili 800.000 pegawai pemerintah federal, menyatakan bahwa program DEI telah membantu mengurangi kesenjangan ras dan gender di tempat kerja pemerintah.

Kebijakan ini merupakan pencabutan perintah di era Presiden Lyndon B. Johnson yang melarang diskriminasi berdasarkan ras, warna kulit, agama, jenis kelamin, orientasi seksual, identitas gender, atau asal kebangsaan dalam perekrutan kontraktor federal.

Menurut Alvin Tillery, seorang ilmuwan politik, pencabutan ini akan berdampak besar, baik di sektor federal maupun swasta. Perusahaan yang sebelumnya diwajibkan mematuhi standar keberagaman untuk mendapatkan kontrak federal kini tidak lagi terikat aturan tersebut.

Selain itu, penghapusan program pelatihan keberagaman juga dikhawatirkan akan menyebabkan ketidaktahuan tentang diskriminasi dan perilaku yang adil di tempat kerja.

Beberapa perusahaan besar di AS, seperti McDonald’s, Walmart, dan Meta, telah menghentikan atau mengurangi program DEI mereka. Namun, perusahaan seperti Apple, Target, dan Costco tetap membela pentingnya inisiatif keberagaman di tempat kerja.

(ipa)

Berita Terbaru

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Purwakarta15 menit lalu
Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta25 menit lalu
Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Nasional1 jam lalu
Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Jawa Barat2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Jawa Barat2 jam lalu
Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Subang2 jam lalu
Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Nasional3 jam lalu
Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina Setelah 21 Tahun Berkarier

Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina Setelah 21 Tahun Berkarier

Olahraga3 jam lalu
Dakwaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Didakwa Peras Rp55 Miliar dan TPPU

Dakwaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Didakwa Peras Rp55 Miliar dan TPPU

Nasional3 jam lalu
Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC di ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026

Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC di ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026

Olahraga3 jam lalu