Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Presiden Jokowi Tekankan Pentingnya Konsolidasi Seluruh Pihak Turunkan Angka Stunting

N
Nanda YuanitaEditor: Nanda Yuanita
|11:00 WIB
Bagikan:
Presiden Jokowi Tekankan Pentingnya Konsolidasi Seluruh Pihak Turunkan Angka Stunting
Presiden Jokowi Tekankan Pentingnya Konsolidasi Seluruh Pihak Turunkan Angka Stunting (dok.instagram/jokowi)

PASUNDAN EKSPRES - Presiden Joko Widodo yang didampingi Ibu Iriana meninjau kegiatan Gerakan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting di Posyandu Integrasi RW 02 Cipete Utara, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Selasa, 11 Juni 2024 yang dilakukan secara serentak oleh posyandu di seluruh Tanah Air. 

BACA JUGA:Efisiensi Anggaran dan Peningkatan Kualitas Pendidikan di Indonesia

Kepala Negara menekankan pentingnya konsolidasi dan kerja sama seluruh pihak dalam menurunkan angka stunting.

“Stunting ini kan tidak hanya urusan makanan, tambahan urusan gizi, juga menyangkut sanitasi, lingkungan dari kampung, lingkungan dari RT juga berpengaruh terhadap masalah air yang ada juga sangat berpengaruh sekali terhadap stunting. Ini memang kerja bareng-bareng, kerja bersama, kerja terintegrasi, kerja terkonsolidasi sehingga hasilnya akan kelihatan,” ucap Presiden.

BACA JUGA:Presiden Jokowi Tinjau Gerakan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting di Posyandu Bogor

Presiden pun optimistis target pemerintah dalam penanganan stunting akan tercapai. Untuk diketahui, pemerintah mencanangkan prevalensi stunting turun hingga 14 persen sebagai target nasional pada tahun 2024.

“Ya yang namanya target kan kita kan memiliki target yang sangat ambisius dari 37 melompat ke 14. Ini ambisius banget, tapi memang kita harus bekerja keras mencapai target. Nanti akhir tahun kita lihat berapa,” tutur Presiden.

BACA JUGA:Berikut Persyaratan Beasiswa Kominfo 2024 Dalam Negeri Beserta Mitra yang Bisa Dipilih

Lebih lanjut, Presiden Jokowi menghargai kerja keras seluruh pihak dalam upaya menurunkan angka prevalensi stunting di Tanah Air.

“Kita ingat di 2014 kita masih di angka 37 (persen). Kemudian selama 9 tahun turun menjadi 21 (persen). Memang kemarin turunnya hanya kecil 0,1 (persen) tapi apapun kerja keras dan usaha yang telah dilakukan oleh daerah, oleh posyandu harus kita hargai,” ucap Presiden.

(nym) 

Berita Terbaru

BPBD Subang Catat 119 Kebakaran Hutan dan Lahan, 355 Hektare Terbakar hingga Oktober 2026

BPBD Subang Catat 119 Kebakaran Hutan dan Lahan, 355 Hektare Terbakar hingga Oktober 2026

Subang8 menit lalu
Data Pertanahan di BPN Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan

Data Pertanahan di BPN Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan

Headline9 menit lalu
Kecamatan Blanakan Hadirkan Inovasi LECIR, Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Kecamatan Blanakan Hadirkan Inovasi LECIR, Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Riset dan Inovasi15 menit lalu
Miris! Warga Cilacap Rela Jalan 3 Km demi Air Bersih, Antre sampai Malam

Miris! Warga Cilacap Rela Jalan 3 Km demi Air Bersih, Antre sampai Malam

Nasional16 menit lalu
ADVERTISEMENT
Subang Mega Mall dan Trade Center Segera Dibangun, Nasib Pedagang Lokal Jadi Sorotan

Subang Mega Mall dan Trade Center Segera Dibangun, Nasib Pedagang Lokal Jadi Sorotan

Subang17 menit lalu
Guru PAI pada Jenjang TK di Subang Masih Terbatas

Guru PAI pada Jenjang TK di Subang Masih Terbatas

Headline29 menit lalu
Prakiraan cuaca Kabupaten Subang 20–29 Oktober 2026, Sejumlah Kecamatan Berpotensi Hujan Ringan

Prakiraan cuaca Kabupaten Subang 20–29 Oktober 2026, Sejumlah Kecamatan Berpotensi Hujan Ringan

Subang31 menit lalu
Daftar Negara Eropa yang Alami Kerusuhan Akibat Krisis Ekonomi

Daftar Negara Eropa yang Alami Kerusuhan Akibat Krisis Ekonomi

Nasional36 menit lalu
Demo Karhutla di Kalimantan Timur Memanas, Ajudan Gubernur Diduga Senggol Demonstran

Demo Karhutla di Kalimantan Timur Memanas, Ajudan Gubernur Diduga Senggol Demonstran

Nasional39 menit lalu
DPRD Subang Dorong Mega Mall dan Trade Center Segera Dibangun

DPRD Subang Dorong Mega Mall dan Trade Center Segera Dibangun

Headline49 menit lalu