Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Profesi Baru Purbaya setelah Dicopot dari Menkeu

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|10:00 WIB
Bagikan:
Profesi Baru Purbaya setelah Dicopot dari Menkeu
Profesi Baru Purbaya setelah Dicopot dari Menkeu (Image From: Kumparan.com)

PASUNDANEKSPRES.ID - Profesi baru Purbaya setelah dicopot dari Menkeu. Presiden Prabowo Subianto mencopot Purbaya Yudhi Sadewa dari posisi Menteri Keuangan pada Senin, 14 September 2026. Setelah satu tahun mengemban tugas sebagai bendahara negara, Purbaya kini disebut kembali menekuni aktivitasnya di pasar keuangan.

Purbaya dilantik sebagai Menteri Keuangan pada 8 September 2025. Ia menggantikan posisi sebelumnya dalam situasi ekonomi Indonesia yang saat itu tengah menghadapi tekanan dan pesimisme terhadap prospek pertumbuhan.

Selama menjabat, Purbaya dikenal dengan gaya komunikasinya yang ceplas-ceplos dan sejumlah kebijakan yang tidak biasa. Salah satu langkah yang paling banyak mendapat perhatian adalah keputusan menggelontorkan Rp200 triliun dana pemerintah ke bank-bank Himbara untuk mendorong aktivitas perekonomian.

Selain itu, Purbaya juga aktif mengawasi belanja kementerian dan lembaga serta mengeluarkan sejumlah kebijakan yang menjadi sorotan, termasuk skema pembiayaan kredit modal Koperasi Desa Merah Putih menggunakan Dana Desa.

Suahasil Dilantik sebagai Menteri Keuangan 

Purbaya pertama kali dilantik sebagai Menteri Keuangan oleh Prabowo pada 8 September 2025. Masa jabatannya berlangsung sekitar satu tahun sebelum posisinya digantikan oleh Suahasil Nazara, yang sebelumnya merupakan Wakil Menteri Keuangan.

Suahasil dilantik sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara, Jakarta, Senin sore. Dalam kesempatan tersebut, ia mengatakan mendapat arahan khusus dari Prabowo untuk menjaga kesehatan dan kredibilitas keuangan negara.

"Arahan khusus dari Bapak Presiden adalah untuk menjaga keuangan negara. Artinya, menjaga kesehatannya, menjaga kredibilitas dari keuangan negara tersebut," ujar Suahasil seusai pelantikan, dilansir dari detikfinance, Selasa (15/9/2026). 

Suahasil menilai pergantian dirinya sebagai Menkeu bukanlah perubahan yang terlalu besar. Pasalnya, selama ini ia telah mendampingi Purbaya sebagai Wakil Menteri Keuangan.

Ia juga memastikan pemerintah tetap menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di bawah 3 persen, meski pemerintah tengah mengalokasikan anggaran besar untuk membiayai berbagai proyek.

Penyebab Purbaya Dicopot dari Menkeu 

Pergantian Purbaya juga terjadi hanya beberapa hari setelah ia melakukan perombakan terhadap ratusan pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan.

Pada Kamis, 10 September 2026, Purbaya diketahui melakukan pelantikan dan perombakan sejumlah pejabat Kemenkeu. Empat hari kemudian, dirinya justru dicopot dari jabatan Menteri Keuangan.

Ketika ditanya mengenai keputusan tersebut, Suahasil mengatakan pihaknya akan terlebih dahulu melihat latar belakang dan keputusan tertulis terkait perombakan yang dilakukan Purbaya

Di bawah kepemimpinannya, Suahasil memastikan sekitar 77.000 pegawai Kementerian Keuangan tetap menjalankan fungsi sebagai pengelola keuangan negara.

Profesi Baru Purbaya yang Kembali Jadi Trader

Setelah tidak lagi berada di pemerintahan, Purbaya disebut kembali menjalani aktivitas yang sebelumnya telah ia tekuni, yakni menjadi trader di pasar keuangan.

Informasi tersebut datang dari pihak keluarga Purbaya. Setelah tak lagi mengemban tugas sebagai Menteri Keuangan, Purbaya disebut dapat kembali menjalani aktivitasnya dengan lebih tenang dan bahkan bisa tidur lebih nyenyak.

Kembalinya Purbaya ke dunia trading menjadi babak baru setelah satu tahun berada di lingkaran pemerintahan. Sebelum dipercaya Prabowo sebagai Menteri Keuangan, Purbaya memang dikenal memiliki latar belakang kuat di bidang ekonomi dan pasar keuangan.

Kini, setelah tugasnya sebagai bendahara negara berakhir, aktivitas Purbaya kembali mengarah ke dunia yang telah lama dikenalnya: pasar keuangan dan perdagangan aset finansial.

Sementara itu, kursi Menteri Keuangan kini resmi berada di tangan Suahasil Nazara. Tantangan berikutnya adalah memastikan stabilitas keuangan negara, menjaga kredibilitas APBN, sekaligus mendukung agenda pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

(ipa)

Berita Terbaru

Hylo Open 2026 Jadi Penutup Tur Eropa Leg Kedua, Indonesia Tanpa Wakil di WS

Hylo Open 2026 Jadi Penutup Tur Eropa Leg Kedua, Indonesia Tanpa Wakil di WS

Olahraga40 menit lalu
Erick Thohir Respons Kasus Bobotoh Tewas Dibacok, Desak Polisi Usut Tuntas

Erick Thohir Respons Kasus Bobotoh Tewas Dibacok, Desak Polisi Usut Tuntas

Nasional1 jam lalu
Isu BPJS Kesehatan Akan Dihapus Dibantah Pengelola, Layanan JKN Tetap Berjalan

Isu BPJS Kesehatan Akan Dihapus Dibantah Pengelola, Layanan JKN Tetap Berjalan

Nasional2 jam lalu
Diduga Cemburu, Pria di Madiun Habisi Istri Siri dan Anak 4 Tahun

Diduga Cemburu, Pria di Madiun Habisi Istri Siri dan Anak 4 Tahun

Nasional2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Klarifikasi Menteri Haji soal Tenaga Ahli dan Staf, Dua Anak Gus Irfan Resmi Mundur

Klarifikasi Menteri Haji soal Tenaga Ahli dan Staf, Dua Anak Gus Irfan Resmi Mundur

Nasional3 jam lalu
Susunan Upacara Hari Sumpah Pemuda 2026 Lengkap dengan Jadwal dan Teks Doa

Susunan Upacara Hari Sumpah Pemuda 2026 Lengkap dengan Jadwal dan Teks Doa

Nasional3 jam lalu
Indonesia Expo 2026 Digelar di Myanmar, 39 Perusahaan RI Siap Jajaki Kerja Sama

Indonesia Expo 2026 Digelar di Myanmar, 39 Perusahaan RI Siap Jajaki Kerja Sama

Nasional4 jam lalu
Kejutan Besar! AFC Umumkan Ranking Poin Liga Indonesia Masuk 5 Besar Asia

Kejutan Besar! AFC Umumkan Ranking Poin Liga Indonesia Masuk 5 Besar Asia

Olahraga4 jam lalu
209 Menu dari 7 Merek Minuman Berlabel Nutri Level Kemenkes, Ini Daftarnya

209 Menu dari 7 Merek Minuman Berlabel Nutri Level Kemenkes, Ini Daftarnya

Nasional5 jam lalu
Prakiraan Cuaca Subang Hari Ini, 27 Oktober 2026: Hujan Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah

Prakiraan Cuaca Subang Hari Ini, 27 Oktober 2026: Hujan Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah

Subang5 jam lalu