Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Profesi Penulis di Indonesia Terancam Punah? Ini Alasannya!

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|18:36 WIB
Bagikan:
Profesi Penulis di Indonesia Terancam Punah? Ini Alasannya!
Profesi Penulis di Indonesia Terancam Punah? Ini Alasannya!

PASUNDAN EKSPRES- Pernah kepikiran nggak kalau profesi penulis di Indonesia ternyata sedang berada di ujung tanduk? Yup, seorang pria bernama Muflih baru-baru ini bikin pernyataan yang cukup bikin kita mikir.

Dia bilang, kalau nggak ada perbaikan, profesi penulis bisa jadi tinggal kenangan alias punah di masa depan. Wah, kok bisa?

Masalahnya di Mana, Nih?

Salah satu alasan utama adalah rendahnya minat baca masyarakat kita. Kebayang nggak, lihat tulisan panjang aja udah bikin pusing, apalagi baca buku tebal?

Nggak heran sih, kalau data di tahun 2023 menunjukkan hanya 16 juta buku yang terjual di Indonesia, padahal jumlah penduduk kita 276 juta jiwa.

Bandingin sama Jepang deh, yang penjualan bukunya tembus 1 miliar lebih, meskipun penduduknya cuma 125 juta.

Literasi Lemah, IQ Nasional Kena Dampak

Muflih juga bilang, kalau budaya literasi rendah ini nggak cuma bikin profesi penulis terancam, tapi juga memengaruhi IQ nasional.

Soalnya, membaca itu kunci buat menambah wawasan dan meningkatkan kecerdasan.

Kalau kebiasaan ini nggak dibiasakan sejak dini, gimana generasi kita mau bersaing di era global?

Nah, harapan Muflih sih, semoga pemerintah di bawah kepemimpinan presiden baru bisa lebih serius bikin kebijakan yang mendukung peningkatan literasi.

Mulai dari pendidikan dasar, yuk ajak anak-anak buat cinta buku dan ilmu pengetahuan. Karena siapa tahu, dari situ muncul penulis-penulis keren yang bakal bikin literasi kita makin maju.

Jadi, sobat yuk kita mulai dari diri sendiri. Baca buku, tulis cerita, atau sekadar baca artikel online. Siapa tahu, kamu bisa jadi penyelamat profesi penulis di Indonesia.

Berita Terbaru

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline7 menit lalu
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle10 menit lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle1 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat3 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline3 jam lalu
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional10 jam lalu
Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Headline10 jam lalu
Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Headline15 jam lalu
inDrive Ajak Mahasiswa Purwakarta Jadi Penggerak Keselamatan Berkendara

inDrive Ajak Mahasiswa Purwakarta Jadi Penggerak Keselamatan Berkendara

Purwakarta15 jam lalu