Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Reaksi Elite Politik Dunia terhadap Penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran Baru!

K
Khoirul AnsoriEditor: Dobi Maulana
|11:59 WIB
Bagikan:
Reaksi Elite Politik Dunia terhadap Penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran Baru!
Reaksi Elite Politik Dunia terhadap Penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran Baru

PASUNDAN EKSPRES.ID – Penunjukan Mojtaba Khamenei (56 tahun), putra mendiang Ayatollah Ali Khamenei, sebagai Pemimpin Tertinggi Iran baru oleh Majelis Ahli (Assembly of Experts) pada 8 Maret 2026, langsung memicu reaksi tajam dari para pemimpin dan elite politik dunia.

Keputusan ini yang diumumkan hanya 10 hari setelah kematian ayahnya akibat serangan udara gabungan AS-Israel dinilai sebagai sinyal kuat kelanjutan garis keras anti-Barat, di tengah perang regional yang masih membara.

Presiden AS Donald Trump memberikan respons paling keras dan langsung.

Dalam wawancara dengan ABC News dan Axios pada hari minggu, 8 Maret 2026, Trump menyebut Mojtaba sebagai pilihan yang “unacceptable” (tidak dapat diterima) dan “lightweight” (ringan/tidak berbobot).

Ia menegaskan bahwa pemimpin baru Iran harus mendapat “persetujuan dari kami” (AS), jika tidak “dia tidak akan bertahan lama”.

Trump menyatakan “Kami ingin memastikan tidak perlu kembali setiap 10 tahun untuk membersihkan. Kami akan memutuskan bersama Israel kapan perang ini berakhir.”

Pernyataan ini dianggap sebagai ancaman implisit intervensi lebih lanjut, sekaligus upaya AS memengaruhi suksesi kepemimpinan Iran sesuatu yang jarang terjadi secara terbuka.

Israel, sebagai mitra utama serangan, merespons dengan nada serupa.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan pejabat militer Israel menyatakan bahwa penunjukan Mojtaba justru memperkuat faksi garis keras IRGC (Korps Garda Revolusi Islam), sehingga operasi militer akan terus ditingkatkan untuk melemahkan rezim baru.

Seorang pejabat Israel mengatakan “Ini bukan transisi damai, tapi kelanjutan dinasti perlawanan kami siap menghadapinya" dikutip al-jazeera 1 maret 2026.

Uni Eropa dan negara-negara Barat menunjukkan kekhawatiran atas potensi eskalasi.

Pejabat senior UE menyebut penunjukan ini sebagai “kemenangan faksi militer atas reformis”, yang bisa memperpanjang perang dan memperburuk krisis energi global (harga minyak melonjak di atas $100 per barel).

Beberapa diplomat Eropa khawatir Mojtaba yang dikenal dekat dengan IRGC dan jarang tampil publik akan memperketat kontrol domestik sambil melanjutkan dukungan proxy seperti Hezbollah, sehingga negosiasi diplomatik semakin sulit.

Rusia dan China, sekutu strategis Iran, memberikan dukungan implisit.

Kremlin menyatakan “menghormati keputusan internal Iran” dan menyerukan de-eskalasi, sementara Beijing menekankan pentingnya stabilitas regional untuk perdagangan global.

Kedua negara ini melihat penunjukan Mojtaba sebagai jaminan kelanjutan aliansi anti-Barat, meski secara diam-diam khawatir perang berkepanjangan akan mengganggu pasokan energi dan ekonomi mereka.

Ada kekhawatiran bahwa ini bisa memicu perpecahan lebih dalam di Iran dengan oposisi domestik berteriak “Death to Mojtaba” dari atap rumah di Tehran serta risiko perang melebar jika AS-Israel meningkatkan serangan.

Penunjukan ini menandai era baru bagi Republik Islam Iran dinasti politik pertama sejak Revolusi 1979, di tengah krisis eksistensial terbesar dalam sejarahnya.

Para elite dunia sepakat bahwa masa depan Timur Tengah kini sangat bergantung pada bagaimana Mojtaba Khamenei menavigasi perang, sanksi, dan tekanan internal.

Berita Terbaru

Cara Menyembunyikan Jumlah Like dan Share Instagram, Klik Ini!

Cara Menyembunyikan Jumlah Like dan Share Instagram, Klik Ini!

Lifestyle4 menit lalu
Konsinyering HPL Badan Bank Tanah, Wamen Ossy Ingatkan Soal Keseimbangan Kecepatan Layanan dan Kepastian Hukum

Konsinyering HPL Badan Bank Tanah, Wamen Ossy Ingatkan Soal Keseimbangan Kecepatan Layanan dan Kepastian Hukum

Nasional1 jam lalu
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Oktober 2026, Lengkap dengan Bacaan Niat

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Oktober 2026, Lengkap dengan Bacaan Niat

Lifestyle2 jam lalu
Babak Perempat Final French Open 2026: Amri/Nita Jumpa Kembali Feng/Huang

Babak Perempat Final French Open 2026: Amri/Nita Jumpa Kembali Feng/Huang

Olahraga2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Kementerian ATR/BPN Catat RDTR Terintegrasi OSS Bertambah Jadi 576 dan Usulan LP2B Lampaui Target RPJMN

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Kementerian ATR/BPN Catat RDTR Terintegrasi OSS Bertambah Jadi 576 dan Usulan LP2B Lampaui Target RPJMN

Nasional4 jam lalu
Pendaftaran Tanah dan Layanan Pertanahan Ikut Berkontribusi terhadap Peningkatan Nilai Ekonomi hingga Rp1.834,8 Triliun

Pendaftaran Tanah dan Layanan Pertanahan Ikut Berkontribusi terhadap Peningkatan Nilai Ekonomi hingga Rp1.834,8 Triliun

Nasional4 jam lalu
Lowongan Kerja di Subang untuk Lulusan SMA/SMK Oktober 2026

Lowongan Kerja di Subang untuk Lulusan SMA/SMK Oktober 2026

Lifestyle4 jam lalu
Pertamina EP Subang Field dan BPBD Memperkuat Kesiapsiagaan Penanganan Bencana

Pertamina EP Subang Field dan BPBD Memperkuat Kesiapsiagaan Penanganan Bencana

Subang4 jam lalu
Laporan Keuangan Palsu Ikut Dibidik, Prabowo Tutup 700 BUMN Bermasalah

Laporan Keuangan Palsu Ikut Dibidik, Prabowo Tutup 700 BUMN Bermasalah

Nasional4 jam lalu
Prabowo Targetkan Kredit Rakyat Rp400 Triliun pada 2027, Ini Fokus Penyalurannya

Prabowo Targetkan Kredit Rakyat Rp400 Triliun pada 2027, Ini Fokus Penyalurannya

Nasional4 jam lalu