Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Saham Bank Mandiri Turun 0,71 Persen ke Rp4.190 di Tengah Seruan Boikot, Ada Apa?

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|09:36 WIB
Bagikan:
Saham Bank Mandiri Turun 0,71 Persen ke Rp4.190 di Tengah Seruan Boikot, Ada Apa?
tangkapan layar google finance

PASUNDANEKSPRES.ID– Saham Bank Mandiri atau PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dengan kode BMRI bergerak melemah pada perdagangan Senin (24/8/2026) pagi, di tengah ramainya seruan boikot Bank Mandiri di media sosial.

Berdasarkan pantauan harga saham pada sekitar pukul 09.20 WIB, BMRI berada di level Rp4.190 per saham, turun Rp30 atau 0,71 persen dibandingkan harga penutupan sebelumnya di level Rp4.220.

Penurunan tersebut terjadi setelah pada perdagangan Jumat (21/8/2026), saham BMRI ditutup di Rp4.220 atau menguat 1,69 persen. Data historis perdagangan juga mencatat BMRI dibuka pada Rp4.170 pada Jumat, dengan level tertinggi Rp4.240 dan terendah Rp4.170.

Pergerakan saham BMRI tersebut menjadi perhatian di tengah munculnya seruan #BoikotBankMandiri di media sosial setelah polemik pemblokiran rekening milik Supriyono alias Botok, Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).

Rekening tersebut disebut memiliki dana sekitar Rp80,9 juta, yang menurut Supriyono terdiri dari uang pribadi dan dana donasi. Pemblokiran rekening tersebut kemudian memicu kritik dan seruan boikot dari sejumlah pengguna media sosial.

BMRI Turun pada Awal Perdagangan

Data pada pagi perdagangan Senin menunjukkan harga BMRI turun dari posisi penutupan Rp4.220 menjadi Rp4.190.

Dengan demikian, saham Bank Mandiri tercatat mengalami koreksi sebesar 0,71 persen atau Rp30 per saham.

Penurunan tersebut terjadi pada saat isu mengenai pemblokiran rekening Supriyono alias Botok dan seruan boikot Bank Mandiri tengah menjadi perhatian di media sosial.

Namun, belum dapat dipastikan bahwa penurunan BMRI tersebut disebabkan oleh seruan boikot.

Pasalnya, harga saham dapat bergerak akibat berbagai faktor, termasuk kondisi pasar secara keseluruhan, aksi jual beli investor, sentimen sektor perbankan, kondisi ekonomi, hingga faktor fundamental perusahaan.

Polemik Rekening Rp80,9 Juta

Seruan boikot Bank Mandiri bermula dari polemik pemblokiran rekening milik Supriyono alias Botok.

Supriyono menyebut dana sekitar Rp80,9 juta yang berada dalam rekening tersebut merupakan gabungan uang pribadi dan donasi dari masyarakat untuk kebutuhan kegiatan AMPB.

Polemik semakin ramai setelah Bank Mandiri memberikan klarifikasi bahwa pemblokiran dilakukan atas permintaan aparat penegak hukum dan sesuai prosedur yang berlaku.

Klarifikasi tersebut kemudian menjadi perbincangan di media sosial. Sejumlah warganet menyerukan boikot terhadap Bank Mandiri dan mengunggah keputusan untuk memindahkan dana mereka ke bank lain.

Apakah Saham BMRI Anjlok karena Boikot?

Pergerakan BMRI pada pagi 24 Agustus menunjukkan adanya koreksi 0,71 persen.

Namun, secara jurnalistik lebih tepat menyebutnya sebagai "turun di tengah seruan boikot" daripada menyatakan "turun akibat boikot".

Hal ini karena hubungan sebab-akibat belum dapat dibuktikan hanya dengan membandingkan waktu munculnya seruan boikot dengan pergerakan harga saham.

Yang dapat dipastikan adalah seruan boikot sedang menjadi sentimen publik ketika BMRI mengalami penurunan pada awal perdagangan Senin.

Data perdagangan berikutnya perlu diamati untuk mengetahui apakah tekanan terhadap BMRI berlanjut atau kembali menguat.

Berita Terbaru

Ide Kegiatan Positif untuk Mengisi Waktu Luang, Dijamin Bermanfaat

Ide Kegiatan Positif untuk Mengisi Waktu Luang, Dijamin Bermanfaat

Lifestyle32 menit lalu
UU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Disahkan, Ini 9 Hak Penting yang Kini Diatur untuk Buruh

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Disahkan, Ini 9 Hak Penting yang Kini Diatur untuk Buruh

Nasional1 jam lalu
Jadwal TKA SMA/SMK 2026, Catat Pelaksanaannya!

Jadwal TKA SMA/SMK 2026, Catat Pelaksanaannya!

Lifestyle2 jam lalu
Mantan Sekdes Ace Safei Maju Pilkades Jalancagak, Usung "Jalancagak Juara"

Mantan Sekdes Ace Safei Maju Pilkades Jalancagak, Usung "Jalancagak Juara"

Subang2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Imbas Temuan Klaster Mewah di Area Lapas, Kemenimipas Copot Kalapas Cibinong

Imbas Temuan Klaster Mewah di Area Lapas, Kemenimipas Copot Kalapas Cibinong

Nasional3 jam lalu
Gelar Perdana Sudah Diraih, Ini Agenda Timnas Indonesia setelah FIFA ASEAN Cup 2026

Gelar Perdana Sudah Diraih, Ini Agenda Timnas Indonesia setelah FIFA ASEAN Cup 2026

Olahraga4 jam lalu
Pemerintah Pastikan Konser Israel Houghton di Indonesia Tak Berizin

Pemerintah Pastikan Konser Israel Houghton di Indonesia Tak Berizin

Nasional5 jam lalu
Putusan MK Ijazah Gibran Hari Ini, Ini Jadwal dan Pokok Perkaranya

Putusan MK Ijazah Gibran Hari Ini, Ini Jadwal dan Pokok Perkaranya

Nasional5 jam lalu
Anak Harus Tempuh Jalan Terjal 2,5 Kilometer ke Sekolah dari Gunung Solok Pandan, Pemkab Bandung Barat Siapkan Solusi untuk 3 Keluarga

Anak Harus Tempuh Jalan Terjal 2,5 Kilometer ke Sekolah dari Gunung Solok Pandan, Pemkab Bandung Barat Siapkan Solusi untuk 3 Keluarga

Bandung Barat5 jam lalu
Koordinator BEM UI Diserang Orang Tak Dikenal, Polisi Turun Tangan

Koordinator BEM UI Diserang Orang Tak Dikenal, Polisi Turun Tangan

Nasional5 jam lalu