Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Saham HSC BEI Bisa Kembali Masuk Perhitungan IHSG, BEI Evaluasi Tiap 3 Bulan

R
Rian AlfianEditor: Rian Alfian
|11:18 WIB
Bagikan:
Saham HSC BEI Bisa Kembali Masuk Perhitungan IHSG, BEI Evaluasi Tiap 3 Bulan
Saham HSC BEI Bisa Kembali Masuk Perhitungan IHSG, BEI Evaluasi Tiap 3 Bulan

PASUNDANEKSPRES.ID – Peluang saham berstatus High Shareholding Concentration (HSC) kembali masuk dalam perhitungan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih terbuka. Bursa Efek Indonesia (BEI) memastikan evaluasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi akan dilakukan secara berkala setiap tiga bulan.

Saham HSC BEI

Kebijakan ini menjadi perhatian pelaku pasar modal setelah BEI mengumumkan rencana mengeluarkan saham berstatus HSC dari perhitungan IHSG. Keputusan tersebut disampaikan usai pertemuan dengan penyedia indeks global MSCI pada Senin (19/10/2026).

Direktur Pengembangan BEI, Iding Pardi, menjelaskan bahwa saham yang masuk kategori HSC dapat kembali diperhitungkan dalam IHSG apabila sudah tidak lagi memenuhi kriteria yang ditetapkan.

Menurutnya, penentuan status HSC mempertimbangkan konsentrasi kepemilikan saham pada sejumlah pihak, price impact ratio atau dampak transaksi terhadap harga saham, serta kemungkinan adanya perhatian khusus dari fungsi pengawasan bursa.

“Kalau kriteria-kriteria tersebut sudah tidak terpenuhi, akan masuk kembali dalam perhitungan IHSG. HSC berdasarkan price impact ratio secara reguler akan dievaluasi setiap tiga bulan sekali,” jelas Iding, Selasa (20/10/2026).

Artinya, status HSC bukan berarti sebuah saham akan selamanya dikeluarkan dari perhitungan IHSG. Perubahan status tetap dimungkinkan apabila saham tersebut tidak lagi memenuhi kriteria yang menjadi dasar penetapannya.

Metodologi HSC Tidak Dibuka ke Publik

Secara terpisah, Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menjelaskan bahwa HSC merujuk pada kondisi ketika persentase kepemilikan saham tertentu terkonsentrasi pada sejumlah pemegang saham.

Jeffrey menegaskan, metodologi penetapan saham HSC tidak dipublikasikan secara terbuka. Langkah tersebut dilakukan agar pihak-pihak tertentu tidak dapat menyesuaikan pola kepemilikannya semata-mata untuk memenuhi kriteria yang ditetapkan bursa.

“Metodologi penetapan HSC memang tidak dibuka kepada publik supaya tidak bisa disesuaikan dan tidak bisa dipenuhi,” kata Jeffrey saat ditemui di Gedung BEI, Senin (19/10/2026).

Selain dikeluarkan dari perhitungan IHSG, saham yang berstatus HSC juga dipastikan tidak masuk dalam indeks IDX80, IDX30, dan LQ45.

Kebijakan ini membuat status HSC menjadi salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan investor, terutama ketika menilai posisi suatu saham dalam indeks pasar modal Indonesia.

Kapitalisasi Saham HSC Tembus Rp3.076 Triliun

Berdasarkan data BEI, terdapat 63 saham berstatus HSC dengan total kapitalisasi pasar mencapai Rp3.076,5 triliun per September 2026.

Angka tersebut setara dengan 28,8 persen dari total kapitalisasi pasar BEI yang mencapai Rp10.695 triliun. Dengan demikian, kelompok saham HSC masih memiliki porsi besar dalam keseluruhan nilai pasar saham di Indonesia.

Namun, besarnya kapitalisasi pasar tersebut tidak sebanding dengan kontribusinya terhadap transaksi harian di bursa.

Pada September 2026, nilai transaksi harian kelompok saham HSC tercatat sekitar Rp837 miliar atau hanya sekitar 5 persen dari total transaksi harian IHSG yang mencapai Rp15,5 triliun.

Data tersebut memperlihatkan adanya perbedaan antara besarnya nilai kapitalisasi pasar saham HSC dan tingkat aktivitas perdagangannya.

Kapitalisasi Pasar HSC Turun 40 Persen

Pergerakan kapitalisasi pasar kelompok saham HSC juga menunjukkan penurunan sepanjang Januari hingga September 2026.

Pada Januari 2026, kapitalisasi pasar saham HSC tercatat mencapai Rp5.113 triliun. Namun, angka tersebut menyusut menjadi sekitar Rp3.077 triliun pada September 2026, atau turun sekitar 40 persen.

Kapitalisasi pasar terendah kelompok ini tercatat pada Juni 2026, yakni sebesar Rp2.879 triliun.

Sementara itu, kontribusi kapitalisasi pasar HSC terhadap total kapitalisasi pasar BEI turun dari 31,7 persen pada Januari menjadi 28,8 persen pada September 2026.

Di sisi lain, kontribusi kelompok saham tersebut terhadap nilai transaksi harian justru meningkat dari sekitar 2 persen menjadi 5 persen. Kenaikan proporsi ini terjadi seiring penurunan nilai transaksi harian IHSG.

Dengan evaluasi setiap tiga bulan, perubahan status saham HSC akan menjadi salah satu hal yang perlu dicermati investor ke depan. Meski demikian, peluang kembali masuk perhitungan IHSG tetap bergantung pada hasil evaluasi dan pemenuhan kriteria yang ditetapkan BEI.

Berita Terbaru

Ditahan Selama 8 Jam di Polda Metro Jaya, 6 Aktivis Greenpeace Akhirnya Dibebaskan

Ditahan Selama 8 Jam di Polda Metro Jaya, 6 Aktivis Greenpeace Akhirnya Dibebaskan

Nasional24 menit lalu
Saham HSC BEI Bisa Kembali Masuk Perhitungan IHSG, BEI Evaluasi Tiap 3 Bulan

Saham HSC BEI Bisa Kembali Masuk Perhitungan IHSG, BEI Evaluasi Tiap 3 Bulan

Nasional46 menit lalu
Bukan Sekadar Stok Habis, Ini Alasan Obat BPJS di Subang Bisa Lama Diberikan

Bukan Sekadar Stok Habis, Ini Alasan Obat BPJS di Subang Bisa Lama Diberikan

Subang59 menit lalu
Subang Creative Week 2026 Segera Digelar, Komunitas dan UMKM Bisa Ikut Berpartisipasi

Subang Creative Week 2026 Segera Digelar, Komunitas dan UMKM Bisa Ikut Berpartisipasi

Lifestyle1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Perlinsos Digital Diluncurkan 10 November, 11,5 Juta KK Sudah Terdaftar

Perlinsos Digital Diluncurkan 10 November, 11,5 Juta KK Sudah Terdaftar

Nasional1 jam lalu
Prancis Perluas Jam Malam Akibat Kerusuhan Biaya Hidup, Kemlu Pantau WNI

Prancis Perluas Jam Malam Akibat Kerusuhan Biaya Hidup, Kemlu Pantau WNI

Nasional1 jam lalu
Demo di Bandung Berujung Ricuh, Massa Serang Truk Polisi

Demo di Bandung Berujung Ricuh, Massa Serang Truk Polisi

Jawa Barat1 jam lalu
Seleksi 5 Jabatan Eselon II Subang Resmi Dibuka, Ini Syarat dan Jadwal Lengkapnya

Seleksi 5 Jabatan Eselon II Subang Resmi Dibuka, Ini Syarat dan Jadwal Lengkapnya

Subang1 jam lalu
Jadi Sekolah Maung, SMAN 1 Subang Siapkan Empat Program Prioritas Cetak Generasi Unggul

Jadi Sekolah Maung, SMAN 1 Subang Siapkan Empat Program Prioritas Cetak Generasi Unggul

Subang1 jam lalu
SMK PGRI Subang Dukung Pengembangan Potensi Pelajar , Siap Jadi Tuan Rumah Lomba Tingkat SMP se-Jawa Barat

SMK PGRI Subang Dukung Pengembangan Potensi Pelajar , Siap Jadi Tuan Rumah Lomba Tingkat SMP se-Jawa Barat

Subang1 jam lalu