Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Sebut Arogan dan Tak Perlu Ahli Gizi untuk MBG, Wakil Ketua DPR Cucun Syamsurijal Diburu Netizen

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|10:34 WIB
Bagikan:
Sebut Arogan dan Tak Perlu Ahli Gizi untuk MBG, Wakil Ketua DPR Cucun Syamsurijal Diburu Netizen
Wakil Ketua DPR Cucun Syamsurijal

PASUNDANEKSPRES.ID - Wakil Ketua DPR RI, Cucun Syamsurijal, menjadi sorotan publik setelah pernyataannya mengenai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) viral di media sosial.

Ia menyebut bahwa pelaksanaan program tersebut tidak harus melibatkan ahli gizi, sehingga memicu perdebatan luas.

Kontroversi ini bermula dari sebuah potongan video konsolidasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) MBG se-Kabupaten Bandung.

Dalam video yang beredar, seorang perempuan yang berprofesi sebagai ahli gizi menyampaikan berbagai persoalan terkait pelaksanaan program MBG, termasuk maraknya perekrutan tenaga non-ahli gizi untuk mengisi posisi ahli gizi di SPPG.

Ia mengusulkan agar Badan Gizi Nasional (BGN) bekerja sama dengan Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) untuk memenuhi kebutuhan tenaga profesional.

Selain itu, menurutnya setiap SPPG perlu dilengkapi ahli sanitasi guna memastikan kebersihan makanan yang dikonsumsi para penerima manfaat.

Pernyataan tersebut justru mendapat respons keras dari Cucun. Dalam video, ia menyebut tidak menyukai sikap yang dinilainya arogan dari tenaga profesional yang membahas aturan dan regulasi.

“Bapak-Ibu sekalian, saya nggak suka anak muda rogan seperti ini. Mentang-mentang kalian dibutuhkan negara, kalian bicara Undang-undang. Pembuat kebijakan itu saya,” ujar Cucun dalam forum tersebut.

Ia bahkan menegaskan akan menggelar rapat dengan BGN untuk mengubah istilah “Ahli Gizi” menjadi “Pengawas Gizi”, sehingga posisi tersebut tidak harus diisi tenaga profesional.

Pernyataan itu disampaikan sebelum ia menghentikan pemaparan perempuan ahli gizi tersebut.

“Kalau kalian ego seperti ini, ini dalam rangka membangun bangsa. Nanti Bapak-Ibu diboikot mereka dengan kesombongan seperti ini. Maaf, Republik ini bukan milik ahli gizi,” kata Cucun.

Lebih jauh, ia menyatakan bahwa program MBG tidak memerlukan Persagi maupun ahli gizi bersertifikasi.

Menurutnya, siapa pun bisa menjadi ahli gizi setelah mengikuti pelatihan singkat.

“Nanti tinggal Ibu Kadinkes melatih orang. Bila perlu kabupaten punya anak-anak fresh graduate, anak SMA cerdas-cerdas, dilatih tiga bulan, diberi sertifikasi. Saya siapkan BNSP untuk sertifikasi. Tidak perlu seperti kalian yang sombong seperti ini,” ujarnya.

Pernyataan Cucun tersebut memicu gelombang kritik dari publik, terutama dari para profesional kesehatan yang menilai bahwa pemenuhan gizi merupakan bidang yang membutuhkan keahlian khusus demi menjamin keamanan dan kualitas pelayanan.

Bahkan beberapa netizen menyebut jika dirinyalah yang arogan, sedangkan beberapa netizen lainnya mempertanyakan akun istagramnya. 

Berita Terbaru

Kontroversi Hashim Djojohadikusumo, Adik Prabowo: Dana Kampanye hingga Proyek Migas Natuna

Kontroversi Hashim Djojohadikusumo, Adik Prabowo: Dana Kampanye hingga Proyek Migas Natuna

Nasional27 menit lalu
Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Subang untuk Liburan Oktober 2026

Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Subang untuk Liburan Oktober 2026

Subang1 jam lalu
Rekomendasi Nasi Uduk Favorit di Subang Kota, Ada yang Mulai Rp7 Ribu

Rekomendasi Nasi Uduk Favorit di Subang Kota, Ada yang Mulai Rp7 Ribu

Lifestyle2 jam lalu
PELATARAN Jadi Solusi Warga Urus Layanan Pertanahan di Akhir Pekan

PELATARAN Jadi Solusi Warga Urus Layanan Pertanahan di Akhir Pekan

Nasional2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Jelang SEA Games 2027, Indonesia Naturalisasi Petenis Rusia 19 Tahun

Jelang SEA Games 2027, Indonesia Naturalisasi Petenis Rusia 19 Tahun

Olahraga3 jam lalu
Persiapan Persib Siapkan Rotasi Pemain Jelang Hadapi Persik, Maung Bandung Waspadai Jadwal Padat

Persiapan Persib Siapkan Rotasi Pemain Jelang Hadapi Persik, Maung Bandung Waspadai Jadwal Padat

Olahraga6 jam lalu
Dilema: Hutan Mangrove dan Tambak Udang, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Dilema: Hutan Mangrove dan Tambak Udang, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Opini6 jam lalu
7 Tempat Wisata di Subang yang Cocok Dikunjungi Bulan Oktober, Ada Pantai hingga Pegunungan!

7 Tempat Wisata di Subang yang Cocok Dikunjungi Bulan Oktober, Ada Pantai hingga Pegunungan!

Jawa Barat7 jam lalu
Hidup Sebatang Kara di Rumah Tak Layak Huni, Mak Turci Terima Bantuan Rutilahu BAZNAS Subang

Hidup Sebatang Kara di Rumah Tak Layak Huni, Mak Turci Terima Bantuan Rutilahu BAZNAS Subang

Headline8 jam lalu
Tempat Wisata Murah Meriah di Subang, Tetap Seru Meski Hemat Budget

Tempat Wisata Murah Meriah di Subang, Tetap Seru Meski Hemat Budget

Headline10 jam lalu