Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Suarakan Isu Karhutla, Ustaz Adi Hidayat hingga Tasya Farasya Keluhkan Akun yang Diduga Terkena Shadow Ban

D
Dobi MaulanaEditor: Dobi Maulana
|09:55 WIB
Bagikan:
Suarakan Isu Karhutla, Ustaz Adi Hidayat hingga Tasya Farasya Keluhkan Akun yang Diduga Terkena Shadow Ban
Adi Hidayat adalah seorang ustaz Indonesia yang menjabat Wakil Ketua I Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2022–2027.

PASUNDANEKSPRES.ID - Sejumlah figur publik di Indonesia mengaku mengalami perubahan pada akun media sosial mereka setelah menyuarakan persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Keluhan yang muncul beragam, mulai dari merosotnya jumlah penonton konten hingga dugaan pemblokiran akun. Kondisi tersebut membuat sejumlah artis, influencer, dan pendakwah mempertanyakan kemungkinan adanya kaitan dengan isu yang mereka bagikan.

Fenomena yang kemudian dikenal dengan istilah shadow ban pun menjadi perbincangan. Dugaan ini muncul setelah beberapa pengguna media sosial mengaku mengalami penurunan jangkauan unggahan, bahkan kesulitan mengakses akun setelah menyebarkan informasi terkait karhutla.

Secara umum, shadow ban merujuk pada dugaan pembatasan jangkauan atau visibilitas konten oleh platform media sosial tanpa pemberitahuan yang transparan kepada pemilik akun.

Namun, penurunan jumlah penonton maupun pembatasan akses akun belum cukup untuk membuktikan adanya shadow ban, terlebih untuk memastikan bahwa kondisi tersebut disebabkan oleh unggahan mengenai karhutla.

Berikut sejumlah figur publik yang mengungkapkan keluhan mengenai akun media sosial mereka setelah menyoroti persoalan kebakaran hutan.

1. Ustaz Adi Hidayat

Jika Tasya Farasya dan Andien menyoroti penurunan jumlah penonton, Ustaz Adi Hidayat justru mengungkapkan pengalaman berbeda. Ia menyebut akun yang digunakannya untuk menyuarakan persoalan karhutla sempat terkena pemblokiran sementara.

Menurut keterangannya, akun tersebut telah dua kali mengalami pembatasan dalam rentang waktu subuh hingga ashar. Kondisi itu membuatnya tidak bisa kembali menggunakan akun tersebut sebelum mengajukan banding.

"Qadarallah... akun perjuangan kita terkena banned sementara karena membahas isu karhutla. Kemarin 2x terbanned dalam kurun waktu subuh dan ashar," bebernya.

Pengalaman Ustaz Adi Hidayat turut memicu perhatian terhadap kendala yang dialami akun-akun yang aktif menyebarkan informasi mengenai karhutla. Meski demikian, penyebab pasti pemblokiran tersebut belum bisa disimpulkan hanya dari pernyataan yang disampaikan.

2. Andien

Penyanyi Andien juga menyampaikan dugaan adanya perubahan jangkauan pada akun Instagram miliknya. Ia mencurigai penurunan tersebut berkaitan dengan aktivitasnya yang berulang kali membagikan ulang informasi mengenai karhutla.

Andien mengungkapkan keluhannya ketika hendak mempromosikan video klip terbaru. Namun, jumlah penonton yang diperolehnya disebut tidak sebanyak yang biasa ia dapatkan.

"Kayaknya kena shadow ban di ig karena repost2 karhutla tiada henti. Mau promoin video klim baru tapi viewersnya drop," keluhnya.

Pernyataan tersebut menambah deretan pengalaman figur publik yang mempertanyakan perubahan jangkauan konten mereka ketika isu kebakaran hutan tengah ramai dibahas di media sosial.

3. Tasya Farasya

Selebgram Tasya Farasya turut menyoroti perubahan jumlah penonton Instagram Story miliknya yang disebut mengalami penurunan tajam.

Melalui Threads, ia memperlihatkan perbandingan jumlah penonton sebelum dan sesudah mengunggah konten mengenai karhutla.

Dalam unggahan tersebut, jumlah penonton Instagram Story yang biasanya diklaim mencapai lebih dari satu juta orang disebut merosot hingga sekitar 85 ribu setelah dirinya menyuarakan persoalan kebakaran hutan.

"Stories aku biasanya VS story aku saat speak up," tulisnya menyertai dua gambar pembanding yang ia unggah, dikutip Minggu (18/10/2026).

Keluhan Pengguna Facebook dan TikTok Ikut Bermunculan

Keluhan mengenai dugaan pembatasan akun ternyata tidak hanya datang dari kalangan figur publik. Sejumlah pengguna media sosial juga membagikan pengalaman serupa setelah mengunggah ulang informasi tentang kebakaran hutan.

Beberapa warganet mengaku akun Facebook mereka tiba-tiba keluar dari sistem dan tidak dapat diakses kembali. Ada pula pengguna yang menyebut menerima notifikasi pelanggaran setelah membagikan ulang informasi mengenai situasi di Kalimantan.

"Sekalinya up kebakaran langsung gini, ajaib emang," keluh seorang warganet yang mengunggah bukti tangkap layar akun Facebooknya yang terlogout sendiri dan tak bisa diakses.

"Perkara ngerepost salah satu postingan kakak2 yang memberitahukan keadaan Kalimantan, tiba-tiba dapat pelanggaran dong! Bener-bener kita gak boleh speak up sama apa yang terjadi," ujar netizen lain.

Keluhan lainnya disampaikan oleh seorang pengguna Instagram yang mengaku kehilangan akses ke akun miliknya yang memiliki ribuan pengikut.

"Gila ya, akun Instagram gue yang 1 lagi pengikut 8k doang dinonaktifkan karena beberapa hari ini gue suka repost story soal kebakaran hutan. Sialan," keluh lainnya.

Jefri Nichol hingga Jerome Polin Ikut Bersuara

Dugaan pembatasan akun media sosial yang ramai dibicarakan turut mengundang tanggapan dari sejumlah selebritas dan kreator konten.

Aktor Jefri Nichol, misalnya, meluapkan kekesalannya dengan menyinggung akun Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi).

"Si paling kalian memang, paling ga guna!" cecar aktor Jefri Nichol memention akun Kemkomdigi.

Di sisi lain, Hesti Purwadinata mempertanyakan dugaan pembatasan terhadap konten yang membahas karhutla. Ia juga menyinggung penanganan konten judi online yang menurutnya semestinya menjadi perhatian utama.

"Apaan sih jahat banget, yang info karhutla katanya banyak yang kena banned ya. Kok gitu sih. Judol yang dibanned, berita bener malah dishadow ah," imbuh Hesti Purwadinata.

Kreator konten Jerome Polin turut mengajak masyarakat agar tidak berhenti menyuarakan persoalan kebakaran hutan. Ia mendorong publik untuk terus menyebarkan informasi demi meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap situasi yang sedang terjadi.

"Kita lawan shadow band guys! Ayo terus bersuara dan raise awareness sampe semua orang sadar how chaos is the situation right now. Rakyat bantu rakyat!" ajak Jerome Polin.

Berita Terbaru

Ditemukan Lahan Bekas Karhutla di Dharmasraya Ditanami Sawit, Polisi Turun Tangan

Ditemukan Lahan Bekas Karhutla di Dharmasraya Ditanami Sawit, Polisi Turun Tangan

Nasional38 menit lalu
Singapura Bongkar 7 Perusahaan Diduga Terlibat Karhutla, Tiga Pemasok APP

Singapura Bongkar 7 Perusahaan Diduga Terlibat Karhutla, Tiga Pemasok APP

Nasional43 menit lalu
Sumpah Pemuda dengan Konteks Kekinian (Versi Modern)

Sumpah Pemuda dengan Konteks Kekinian (Versi Modern)

Opini47 menit lalu
Demonstrasi Ekonomi di Lima Negara Eropa Berujung Kerusuhan, Biaya Hidup Mencekik

Demonstrasi Ekonomi di Lima Negara Eropa Berujung Kerusuhan, Biaya Hidup Mencekik

Nasional50 menit lalu
ADVERTISEMENT
Pojokan 327: Akhir Kritisisme

Pojokan 327: Akhir Kritisisme

Opini51 menit lalu
Polda Jabar Gruduk Pabrik Tramadol Dan Heximer? Simak Berita Updatenya Disini!

Polda Jabar Gruduk Pabrik Tramadol Dan Heximer? Simak Berita Updatenya Disini!

Jawa Barat53 menit lalu
Viral Video Dugaan Penganiayaan Petugas SPPG di Bogor, BGN Turun Tangan

Viral Video Dugaan Penganiayaan Petugas SPPG di Bogor, BGN Turun Tangan

Jawa Barat55 menit lalu
Emak Ruhimah dan Abah Casmita Terima Bantuan Rutilahu TMMD

Emak Ruhimah dan Abah Casmita Terima Bantuan Rutilahu TMMD

Headline1 jam lalu
Survei Terbaru PPI Ungkap Daftar Menteri dengan Kinerja Terburuk di Kabinet Prabowo

Survei Terbaru PPI Ungkap Daftar Menteri dengan Kinerja Terburuk di Kabinet Prabowo

Nasional1 jam lalu
Begal Dini Hari di Compreng Subang, Korban Kehilangan Tas dan Ponsel Rp5,5 Juta

Begal Dini Hari di Compreng Subang, Korban Kehilangan Tas dan Ponsel Rp5,5 Juta

Subang1 jam lalu