Taufik Hidayat Sempat Telepon Dadang Sebelum Ditangkap, Mengaku Pusing dan Ingin Temui Dedi Mulyadi

PASUNDANEKSPRES.ID – Taufik Hidayat, tersangka kasus dugaan penyekapan dan penyiksaan terhadap kekasihnya berinisial YTR, disebut sempat menghubungi mantan atasannya, Dadang Akhyar Ismail, sebelum akhirnya ditangkap aparat kepolisian.
Mengutip dari kanal YouTube Tribunnews, Senin (29/6/2026), Dadang mengungkapkan bahwa Taufik Hidayat beberapa kali masih menghubunginya meski kerap berganti nomor telepon sehingga sulit dilacak.
Menurut Dadang, panggilan terakhir terjadi tepat sebelum polisi melakukan penangkapan terhadap Taufik. Dalam percakapan itu, pelaku mengaku sudah kehabisan akal setelah terus berpindah-pindah lokasi.
"Udah pusing katanya, harus gimana," ujar Dadang saat menceritakan percakapan tersebut.
Saat ini, Taufik Hidayat telah ditahan di Mapolda Jawa Barat dan dijerat dengan pasal berlapis. Sementara korban YTR masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
Taufik Hidayat Diduga Tertekan karena Sayembara Rp250 Juta
Dalam perbincangan tersebut, Dadang menduga kondisi psikologis Taufik Hidayat semakin tertekan setelah Kang Dedi Mulyadi mengumumkan sayembara senilai Rp250 juta bagi masyarakat yang dapat membantu menemukan keberadaannya.
Menurut Dadang, saat itu Taufik diketahui sempat berada di wilayah Tangerang. Namun, informasi mengenai sayembara yang viral di media sosial diduga membuatnya merasa tidak lagi memiliki tempat untuk bersembunyi.
Ia menggambarkan bahwa penyebaran informasi mengenai sayembara tersebut membuat Taufik semakin panik karena khawatir dikenali oleh masyarakat.
Dedi Mulyadi pun sempat menanggapi dengan nada bercanda bahwa tujuan sayembara tersebut memang untuk mempersempit ruang gerak pelaku hingga akhirnya menyerahkan diri atau berhasil diamankan aparat.
Taufik Hidayat Ingin Bertemu Dedi Mulyadi untuk Klarifikasi
Hal menarik lainnya yang diungkap Dadang adalah keinginan Taufik Hidayat untuk bertemu langsung dengan Dedi Mulyadi.
Menurut Dadang, pelaku beberapa kali menyampaikan niatnya menemui mantan Bupati Purwakarta tersebut karena menganggap Dedi sebagai sosok yang bijaksana dan berharap dapat menjelaskan versinya mengenai kasus yang sedang dihadapi.
Namun Dadang mengaku tidak berani memenuhi permintaan tersebut.
Ia khawatir langkah itu justru menimbulkan persoalan baru mengingat status Taufik saat itu masih menjadi buronan polisi.
Permintaan tersebut akhirnya tidak pernah terlaksana hingga aparat kepolisian lebih dahulu berhasil mengamankan Taufik.
Kasus Taufik Hidayat Masih Berlanjut
Kini proses hukum terhadap Taufik Hidayat masih terus berjalan. Polisi mendalami berbagai dugaan tindak pidana yang dilakukan pelaku dalam kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR.
Sementara itu, kondisi korban dilaporkan masih dalam tahap pemulihan di rumah sakit.
Kasus ini juga menjadi perhatian luas masyarakat setelah Kang Dedi Mulyadi aktif mengawal perkembangan perkara, termasuk membuka sayembara Rp250 juta yang disebut turut membantu mempersempit ruang gerak pelaku hingga akhirnya berhasil ditangkap.
