Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Taufik Hidayat Sempat Telepon Dadang Sebelum Ditangkap, Mengaku Pusing dan Ingin Temui Dedi Mulyadi

F
Fahrizal Abdul MEditor: Dobi Maulana
|15:16 WIB
Bagikan:
Taufik Hidayat Sempat Telepon Dadang Sebelum Ditangkap, Mengaku Pusing dan Ingin Temui Dedi Mulyadi
Dadang mengungkap Taufik Hidayat sempat menelepon dirinya sebelum ditangkap dan mengaku tertekan akibat sayembara Rp250 juta yang diumumkan Dedi Mulyadi. (Foto: detiknews)

PASUNDANEKSPRES.ID – Taufik Hidayat, tersangka kasus dugaan penyekapan dan penyiksaan terhadap kekasihnya berinisial YTR, disebut sempat menghubungi mantan atasannya, Dadang Akhyar Ismail, sebelum akhirnya ditangkap aparat kepolisian. 

Mengutip dari kanal YouTube Tribunnews, Senin (29/6/2026), Dadang mengungkapkan bahwa Taufik Hidayat beberapa kali masih menghubunginya meski kerap berganti nomor telepon sehingga sulit dilacak. 

Menurut Dadang, panggilan terakhir terjadi tepat sebelum polisi melakukan penangkapan terhadap Taufik. Dalam percakapan itu, pelaku mengaku sudah kehabisan akal setelah terus berpindah-pindah lokasi. 

"Udah pusing katanya, harus gimana," ujar Dadang saat menceritakan percakapan tersebut. 

Saat ini, Taufik Hidayat telah ditahan di Mapolda Jawa Barat dan dijerat dengan pasal berlapis. Sementara korban YTR masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. 

Taufik Hidayat Diduga Tertekan karena Sayembara Rp250 Juta 

Dalam perbincangan tersebut, Dadang menduga kondisi psikologis Taufik Hidayat semakin tertekan setelah Kang Dedi Mulyadi mengumumkan sayembara senilai Rp250 juta bagi masyarakat yang dapat membantu menemukan keberadaannya. 

Menurut Dadang, saat itu Taufik diketahui sempat berada di wilayah Tangerang. Namun, informasi mengenai sayembara yang viral di media sosial diduga membuatnya merasa tidak lagi memiliki tempat untuk bersembunyi. 

Ia menggambarkan bahwa penyebaran informasi mengenai sayembara tersebut membuat Taufik semakin panik karena khawatir dikenali oleh masyarakat. 

Dedi Mulyadi pun sempat menanggapi dengan nada bercanda bahwa tujuan sayembara tersebut memang untuk mempersempit ruang gerak pelaku hingga akhirnya menyerahkan diri atau berhasil diamankan aparat. 

Taufik Hidayat Ingin Bertemu Dedi Mulyadi untuk Klarifikasi 

Hal menarik lainnya yang diungkap Dadang adalah keinginan Taufik Hidayat untuk bertemu langsung dengan Dedi Mulyadi. 

Menurut Dadang, pelaku beberapa kali menyampaikan niatnya menemui mantan Bupati Purwakarta tersebut karena menganggap Dedi sebagai sosok yang bijaksana dan berharap dapat menjelaskan versinya mengenai kasus yang sedang dihadapi. 

Namun Dadang mengaku tidak berani memenuhi permintaan tersebut. 

Ia khawatir langkah itu justru menimbulkan persoalan baru mengingat status Taufik saat itu masih menjadi buronan polisi. 

Permintaan tersebut akhirnya tidak pernah terlaksana hingga aparat kepolisian lebih dahulu berhasil mengamankan Taufik. 

Kasus Taufik Hidayat Masih Berlanjut 

Kini proses hukum terhadap Taufik Hidayat masih terus berjalan. Polisi mendalami berbagai dugaan tindak pidana yang dilakukan pelaku dalam kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR. 

Sementara itu, kondisi korban dilaporkan masih dalam tahap pemulihan di rumah sakit. 

Kasus ini juga menjadi perhatian luas masyarakat setelah Kang Dedi Mulyadi aktif mengawal perkembangan perkara, termasuk membuka sayembara Rp250 juta yang disebut turut membantu mempersempit ruang gerak pelaku hingga akhirnya berhasil ditangkap. 

Berita Terbaru

Aktor Senior Yadi Timo Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun, Joko Nugroho Ungkap Sifat Asli Almarhum

Aktor Senior Yadi Timo Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun, Joko Nugroho Ungkap Sifat Asli Almarhum

Headline4 jam lalu
Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir

Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir

Nasional5 jam lalu
Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital

Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital

Nasional6 jam lalu
Polisi Tangkap Dua Orang Terduga Penyalahgunaan Narkotika di Subang, 75 Paket Sabu Disita

Polisi Tangkap Dua Orang Terduga Penyalahgunaan Narkotika di Subang, 75 Paket Sabu Disita

Headline7 jam lalu
ADVERTISEMENT
Cara Aktifkan Fitur Schedule Call WhatsApp, Biar Gak Lupa!

Cara Aktifkan Fitur Schedule Call WhatsApp, Biar Gak Lupa!

Lifestyle9 jam lalu
Sinopsis Drama Korea Final Table, Ahn Hyo Seop jadi Chef

Sinopsis Drama Korea Final Table, Ahn Hyo Seop jadi Chef

Lifestyle11 jam lalu
Apa Saja Makanan Gluten Free? Ini Daftar Pilihan yang Mudah Ditemukan

Apa Saja Makanan Gluten Free? Ini Daftar Pilihan yang Mudah Ditemukan

Lifestyle11 jam lalu
Lowongan Kerja Subang Terbaru Oktober 2026: PT Daenong Global Buka Posisi Ini

Lowongan Kerja Subang Terbaru Oktober 2026: PT Daenong Global Buka Posisi Ini

Lifestyle13 jam lalu
Tiga Amil BAZNAS Subang Lulus Sertifikasi Kompetensi Pengelolaan Zakat Tingkat Nasional

Tiga Amil BAZNAS Subang Lulus Sertifikasi Kompetensi Pengelolaan Zakat Tingkat Nasional

Subang14 jam lalu
TMMD ke-130 Buka Jalan Pertanian, Permudah Akses Warga Cupunagara

TMMD ke-130 Buka Jalan Pertanian, Permudah Akses Warga Cupunagara

Subang14 jam lalu