Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Ternyata Begini Cara Pemerintah, NU dan Muhamadiyah Menentukan Awal Puasa.

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|16:35 WIB
Bagikan:
Ternyata Begini Cara Pemerintah, NU dan Muhamadiyah Menentukan Awal Puasa.
Ternyata Begini Cara Pemerintah, NU dan Muhamadiyah Menentukan Awal Puasa. (Sumber Foto NU Online Jabar)

PASUNDAN EKSPRES- Ramadan segera tiba, saatnya bersiap-siap untuk menjalani puasa dan beribadah dengan penuh kesungguhan.

Namun, kapan tepatnya Ramadan dimulai di Indonesia? Menentukan awal Ramadan ternyata melibatkan beberapa metode yang berbeda, baik dari pemerintah maupun organisasi keagamaan seperti Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama.

Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI, biasanya menentukan awal puasa Ramadan melalui sidang isbat.

Proses ini mencakup pemantauan Hilal atau yang disebut rukyatul Hilal untuk menetapkan awal bulan Ramadan.

Pada 10 Maret 2024 mendatang, Kemenag RI akan melaksanakan pemantauan Hilal ini di 134 titik di seluruh Indonesia. Hasil pemantauan Hilal ini akan menjadi acuan untuk menetapkan awal Ramadan.

Tidak jauh berbeda, Nahdatul Ulama (NU) juga menggunakan metode rukyatul Hilal dalam menentukan awal bulan Ramadan.

Sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia, NU memiliki peran penting dalam menentukan tanggal awal puasa Ramadan.

Umumnya, awal Ramadan yang ditetapkan NU akan sejalan dengan keputusan pemerintah, mengacu pada kalender Hijriah Indonesia.

Namun, ada pula Muhammadiyah, organisasi Islam lainnya, yang memiliki cara tersendiri dalam menentukan awal Ramadan.

Muhammadiyah tidak selalu mengikuti keputusan pemerintah atau NU. Berdasarkan wujudul Hilal, Muhammadiyah telah lebih dahulu menetapkan tanggal awal puasa Ramadan 2024 pada Senin, 11 Maret 2024.

Hal ini menunjukkan perbedaan pandangan dalam menentukan awal Ramadan. Jika melihat kalender Hijriah Indonesia 2024 yang disusun oleh Kemenag RI, perkiraan awal puasa Ramadan akan jatuh pada tanggal yang berbeda.

Perbedaan pendapat ini menciptakan variasi dalam penentuan tanggal awal Ramadan antara pemerintah, NU, dan Muhammadiyah.

Sebagai umat Muslim, penting untuk memahami perbedaan ini sebagai bagian dari kekayaan keragaman dalam penentuan awal Ramadan.

Meskipun masing-masing pihak memiliki metode dan pandangan sendiri, tujuan utama tetap sama, yaitu menjalankan ibadah puasa dengan penuh kesungguhan dan keikhlasan.

2024 telah menjadi tahun di mana kita dapat memilih untuk mengikuti penentuan awal Ramadan dari pemerintah, NU, atau Muhammadiyah sesuai dengan keyakinan dan prinsip masing-masing.

Semoga Ramadan tahun ini membawa berkah dan keberkahan bagi seluruh umat Muslim di Indonesia.

Berita Terbaru

Cara Mudah Report Akun TikTok yang Bermasalah

Cara Mudah Report Akun TikTok yang Bermasalah

Lifestyle53 menit lalu
LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

Lifestyle2 jam lalu
JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

Nasional2 jam lalu
Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Lifestyle2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Headline3 jam lalu
Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Headline3 jam lalu
Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lifestyle4 jam lalu
Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle5 jam lalu
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional5 jam lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional5 jam lalu