Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Ternyata Ini Alasan Bea Cukai Musnahkan 1 Ton Roti Milk Bun Thailand

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|10:49 WIB
Bagikan:
Ternyata Ini Alasan Bea Cukai Musnahkan 1 Ton Roti Milk Bun Thailand
Ini alasan Bea Cukai musnahkan 1 ton roti Milk Bun Thailand yang akhir-akhir ini sedang viral. (Foto: laman resmi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai)

PASUNDAN EKSPRES - Ini alasan Bea Cukai musnahkan 1 ton roti Milk Bun Thailand yang akhir-akhir ini sedang viral.

Bea Cukai Soekarno-Hatta bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memusnahkan 2.564 buah atau 1 ton olahan pangan viral, roti milk bun asal Thailand.

Adapun, penyitaan ribuan milk bun tersebut merupakan hasil 33 penindakan terhadap barang bawaan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta pada Februari 2024. Pemusnahan milk bun itu diperkirakan bernilai sekitar Rp 400 juta.

Kepala Kantor Bea Cukai Soekarno-Hatta, Gatot Sugeng Wibowo menjelaskan, pihaknya hanya melakukan penindakan terhadap barang bawaan penumpang yang melebihi batas, di mana penumpang hanya boleh membawa maksimal olahan pangan maksimal 5 kg per penumpang.

Hal ini diatur dalam Peraturan Badan Pengawasan Obat dan Makanan Nomor 28 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Peraturan Badan Pengawasan Obat dan Makanan Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pengawasan Pemasukan Obat dan Makanan ke Dalam Wilayah Indonesia.

“Jadi batas bawaan olahan pangan adalah 5 Kg per penumpang, jika melebihi batas dan tidak disertai izin dari Badan POM, maka atas kelebihannya akan dilakukan penindakan sesuai ketentuan yang berlaku,” ucap Gatot dalam keterangannya pada Jumat (8/3/2024).

Gatot menambahkan, dari 33 penindakan itu, rata-rata setiap penumpang membawa puluhan hingga ratusan buah milk bun berbagai varian yang tentunya tidak wajar untuk konsumsi pribadi.

Dia menduga bahwa roti viral itu bertujuan untuk tujuan komersial atau jasa titipan (jastip) yang kini sedang marak di masyarakat.

"Selain itu penumpang juga tidak memiliki izin edar BPOM, yang merupakan syarat untuk membawa barang tersebut,” tambahnya.

Kepala Kantor Bea Cukai Soekarno-Hatta itu menegaskan penindakan dan pemusnahan ini merupakan langkah penting untuk meminimalisir peredaran barang tanpa izin edar Badan POM di masyarakat.

Selain tidak terjamin keamanan, mutu, dan gizinya, dilihat dari sektor ekonomi dan perdagangan, penindakan dan pemusnahan ini diharapkan dapat mendukung industri makanan dalam negeri, sehingga tidak tergerus oleh produk-produk impor yang serupa.

“Pemusnahan juga sebagai transparansi kami kepada masyarakat dalam proses penyelesaian barang hasil penindakan dalam hal ini milk bun oleh Bea Cukai Soekarno-Hatta,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gatot mengimbau masyarakat untuk senantiasa menaati ketentuan yang berlaku dan turut mendukung industri makanan dalam negeri dengan membeli produk lokal yang telah terdaftar dan terjamin keamanannya oleh Badan POM.

“Dukungan ini tidak hanya berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi dalam negeri, tetapi juga memastikan konsumsi masyarakat aman dan berkualitas,” tandasnya.

Diketahui, roti viral milk bun asal Thailand ini menjadi viral di media sosial akhir-akhir ini, terutama beberapa masyarakat Indonesia yang penasaran ingin mencoba roti lembut yang satu ini.

Hal ini membuat sejumlah jastip (jasa titip) di Indonesia membuka jastip milk bun Thailand ini dengan jumlah banyak. (inm)

Berita Terbaru

Hakim Agung Mahkamah Agung RI Tinjau Kawasan Yudikatif di Nusantara

Hakim Agung Mahkamah Agung RI Tinjau Kawasan Yudikatif di Nusantara

Nasional7 jam lalu
Perubahan APBD 2026 Kabupaten Subang Disepakati

Perubahan APBD 2026 Kabupaten Subang Disepakati

Subang7 jam lalu
Beredar Surat Disebut-sebut Sebagai Undangan Pelantikan Sekda Subang untuk Rona Mairansyah Besok

Beredar Surat Disebut-sebut Sebagai Undangan Pelantikan Sekda Subang untuk Rona Mairansyah Besok

Subang7 jam lalu
Revitalisasi Pasar Ciroyom Ditargetkan Rampung 2 Tahun

Revitalisasi Pasar Ciroyom Ditargetkan Rampung 2 Tahun

Bandung Barat8 jam lalu
ADVERTISEMENT
Terima 100 Becak Listrik, Om Zein: Bentuk Kasih Sayang Pak Prabowo

Terima 100 Becak Listrik, Om Zein: Bentuk Kasih Sayang Pak Prabowo

Purwakarta8 jam lalu
Pagar Nusa Luncurkan Naskah Kuno "Serat Nitipraja Eyang Gandasoli"

Pagar Nusa Luncurkan Naskah Kuno "Serat Nitipraja Eyang Gandasoli"

Purwakarta9 jam lalu
Kawasan Industri Baru Subang Jadi Sasaran Rekrutmen Serikat Buruh

Kawasan Industri Baru Subang Jadi Sasaran Rekrutmen Serikat Buruh

Subang9 jam lalu
Jadwal Konser dan Fanmeeting Kpop di Bulan Oktober 2026, Ada NCT 127 hingga Gong Yoo

Jadwal Konser dan Fanmeeting Kpop di Bulan Oktober 2026, Ada NCT 127 hingga Gong Yoo

Lifestyle11 jam lalu
Wajah Anak Bukan Konten, Privasi Anak di Sosial Media Jangan Disepelekan

Wajah Anak Bukan Konten, Privasi Anak di Sosial Media Jangan Disepelekan

Lifestyle12 jam lalu
Nama Sekda Kabupaten Subang Sudah Ada, Bupati: Besok Pelantikan, Tunggu Saja

Nama Sekda Kabupaten Subang Sudah Ada, Bupati: Besok Pelantikan, Tunggu Saja

Headline12 jam lalu