Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Upaya Menjaga Kesehatan Usai Ibadah Haji, KKHI Madinah Gelar Ngobras Gerakan Jantung Sehat Jemaah Haji

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|12:12 WIB
Bagikan:
Upaya Menjaga Kesehatan Usai Ibadah Haji, KKHI Madinah Gelar Ngobras Gerakan Jantung Sehat Jemaah Haji
KKHI Madinah Gelar Ngobras Gerakan Jantung Sehat Jemaah Haji. (Foto: laman resmi Kemenag)

PASUNDAN EKSPRES - Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) bekerja sama dengan Sektor 3 Madinah menyelenggarakan acara "Ngobras Gerakan Jantung Sehat Jemaah Haji" kepada jemaah haji yang masih berada di Madinah.

Acara Ngobras ini diketahui berlangsung di salah satu hotel Sektor 3 Madinah pada Senin, 8 Juli 2024.

Ngobras dihadiri Kepala Kantor Urusan Haji (KUH) Daker Madinah Ali Machzumi, Kepala Bidang Kesehatan PPIH Arab Saudi Dokter Indro Murwoko, dan para Tenaga Emergency (TEMS) Sektor 3 Madinah. 

Adapun acara Ngobras Gerakan Jantung Sehat Jemaah Haji diikuti sekitar 100 orang jemaah haji.

Ali Machzumi berpesan agar jemaah haji selalu menjaga kesehatan sebagai bekal kembali ke Tanah Air dan meminta jemaah tetap santai saat pergi ke Masjid Nabawi agar tidak mengalami kelelahan.

"Pesan saya agar bapak ibu selalu menjaga kesehatan dan kalau ke Masjid Nabawi tidak usah terburu-buru, saat ini bapak ibu tinggal santainya saja karena pelaksanaan haji sudah selesai. Jadi fokus penting jemaah haji saat ini adalah menjaga kesehatan," ucap Ali, dilansir dari laman resmi Kemenag, Selasa (9/7).

Dokter Indro selaku Kabid Kesehatan menyampaikan bahwa kegiatan pada hari Senin itu adalah sosialisasi kesehatan bagi jemaah haji. 

Fokusnya adalah agar jemaah haji menjaga kesehatannya sehingga bisa kembali ke tanah air sesuai jadwal.

Sosialisasi ini juga berkaitan dengan penyakit jantung. Menurut dr Indro, penyakit jantung banyak diderita jemaah haji. 

Apabila tidak diantisipasi dari awal apa saja yang harus dilakukan dan diantisipasi, bisa menyebabkan jemaah sakit dan harus dirawat di rumah sakit, bahkan bisa menjadi fatal.

dr. Indro juga mengatakan bahwa secara umum jemaah banyak yang sakit jantung, hipertensi, dan gula. Hal itu menyebabkan kondisi kesehatan jantung menjadi lemah. 

Dari banyak kasus yang paling banyak wafat adalah karena serangan penyakit jantung, secara persentase mencapai 70%, disusul sakit paru, stroke.

Jemaah haji harus menjaga kesehatannya menjelang kepulangan agar bisa pulang sesuai jadwalnya. Kalau pas jadwal pulang justru sakit, malah jadi harus dirawat dan tertunda kepulangannya.

"Oleh karena itu agar jemaah haji menyesuaikan aktivitas sesuai dengan kondisi masing-masing," tuturnya.

Sebagai narasumber sosialisasi, Dokter Kelly, SpPJ menyampaikan bahwa hal yang harus dilakukan jemaah haji yang pertama adalah menerapkan gaya hidup sehat. 

Oleh karena itu, jemaah haji harus kontrol makanan dan harus menjaga makanan. 

Hindari makanan tinggi lemak, hindari makanan tinggi garam, serta harus mengkonsumsi sayur dan buah-buahan.

Selain itu, jemaah haji juga harus rutin menjaga kebugaran. Salah satu hal yang harus dilakukan jemaah adalah senam haji atau sering berjalan. 

Ideal untuk melakukan jalan santai minimal 3-5 kali dalam seminggu yang dilakukan selama 30 menit. 

Selain itu, jemaah haji juga harus melakukan pencegahan yang lain yaitu menghindari rokok.

Bagi jemaah haji yang memiliki tekanan darah tinggi harus rutin minum obat darah tinggi dengan target kurang dari 140/90. 

Jika jemaah haji memiliki kencing manis agar selalu kontrol supaya kadar gulanya tidak lebih dari 200 ml/desi liter dan yang paling penting adalah menghindari asap rokok.

Dari semua itu, upaya yang paling penting adalah jemaah haji bisa menilai diri sendiri. Jadi yang tahu tentang kondisi kesehatan jemaah haji adalah jemaah sendiri. 

"Jika bapak ibu jemaah haji sudah merasakan capek atau kelelahan maka jangan dipaksakan, lakukan aktivitas sesuai dengan kapasitas kemampuan diri sendiri," imbuhnya.

Di akhir sosialisasi, Dokter Kelly mengajak seluruh jemaah haji yang hadir untuk mengecek denyut nadi masing-masing dan mengajak jemaah mengikuti senam haji dan dipandu oleh para Tenaga Emergency (TEMS) Sektor 3 Madinah. (inm)

Berita Terbaru

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Opini1 jam lalu
Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Bandung Barat2 jam lalu
Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Purwakarta3 jam lalu
Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Subang3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Purwakarta3 jam lalu
Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Karawang4 jam lalu
Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Headline4 jam lalu
Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Headline5 jam lalu
Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Headline5 jam lalu
Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Lifestyle6 jam lalu