Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Vincent dan Desta Terseret dalam Sidang Etik Ketua KPU, Kronologi dan Fakta Menarik

K
Khoirul AnsoriEditor: Khoirul Ansori
|19:03 WIB
Bagikan:
Vincent dan Desta Terseret dalam Sidang Etik Ketua KPU, Kronologi dan Fakta Menarik
Vincent dan Desta Terseret dalam Sidang Etik Ketua KPU, Kronologi dan Fakta Menarik

PASUNDAN EKSPRES - Dalam persidangan etik yang melibatkan Ketua KPU, Hasyim Asy'ari, nama dua figur publik, Vincent Rompies dan Desta, ikut disebut. Persidangan ini berkaitan dengan dugaan tindakan asusila yang dilakukan Hasyim terhadap anggota Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) di Den Haag. Bagaimana bisa nama Vincent dan Desta terseret dalam kasus ini?

Pengungkapan Rayuan oleh DKPP

Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) mengungkapkan dalam sidang putusan bahwa Hasyim telah melontarkan kata-kata rayuan kepada korban. Ini menjadi bukti kuat yang membuat DKPP memutuskan untuk menjatuhkan sanksi pemecatan kepada Hasyim Asy'ari dari jabatannya sebagai Ketua KPU.

Peran Video Ucapan Semangat

Salah satu bentuk rayuan tersebut adalah melalui video ucapan semangat yang disampaikan oleh Vincent Rompies, Desta, dan Boiyen. Video ini direkam menggunakan ponsel Hasyim dan dikirimkan melalui WhatsApp kepada korban. 

Kronologi Pembuatan Video

Video tersebut dibuat setelah acara di salah satu stasiun televisi swasta selesai. Hasyim, yang mengetahui bahwa korban adalah penggemar Vincent dan Desta, memanfaatkan kesempatan ini. Setelah acara, Hasyim meminta Vincent, Desta, dan Boiyen untuk membuat swavideo bersama dirinya serta Betty Epsilon Idroos. Dalam video tersebut, mereka menyampaikan ucapan, "Sukses selalu, semoga lancar pelaksanaan Pemilu di luar negeri."

Isi Pesan WhatsApp

Setelah video selesai direkam, Hasyim mengirimkannya kepada korban melalui WhatsApp. Dalam pesan tersebut, Hasyim menambahkan beberapa emoji yang bermakna mesra. "Special for you diajengku," tulis Hasyim dalam pesan tersebut, disertai dengan emoji tangan melipat, mawar merah, tangan memeluk, melontar ciuman dengan hembusan hati, dan emoji tersenyum penuh. Ini semua terungkap dalam putusan yang dibacakan oleh anggota DKPP J Kristiadi pada Rabu (3/7/2024) dan dapat dilihat di channel YouTube DKPP RI.

Kasus ini tidak hanya menghebohkan dunia politik, tetapi juga dunia hiburan. Vincent dan Desta, dua figur publik yang dikenal melalui acara komedi dan musik, mendapati nama mereka terseret dalam persidangan etik. Meski mereka tidak terlibat langsung dalam dugaan asusila, keberadaan mereka dalam video tersebut membuat publik bertanya-tanya.

Informasi Tambahan

Vincent Rompies dan Desta dikenal sebagai duo yang sering muncul dalam berbagai acara televisi dan radio. Mereka memiliki penggemar yang cukup banyak, termasuk di kalangan pejabat. Dalam kasus ini, kehadiran mereka dalam video justru digunakan oleh Hasyim sebagai alat untuk mendekati korban.

Kasus ini menambah daftar panjang kontroversi yang melibatkan pejabat publik dalam tindakan tidak etis. Selain itu, ini juga menjadi pengingat bagi figur publik untuk lebih berhati-hati dalam setiap tindakan mereka yang bisa saja disalahgunakan oleh pihak lain.

Dengan pemecatan Hasyim Asy'ari, KPU kini harus mencari pengganti yang mampu menjaga integritas lembaga dan memastikan proses Pemilu berjalan lancar tanpa adanya skandal. Kejadian ini juga menekankan pentingnya etika dalam setiap tindakan yang dilakukan oleh pejabat publik, serta menunjukkan bagaimana teknologi dan media sosial dapat digunakan dalam berbagai cara, baik positif maupun negatif.

Kasus ini akan menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak, terutama dalam menjaga profesionalisme dan etika kerja, serta bagaimana mengelola hubungan dengan publik dan media. Semoga kedepannya, integritas dan profesionalisme tetap dijaga dalam setiap lini pemerintahan dan lembaga negara.

Berita Terbaru

Capai Rp 158 Miliar, Pemerintah Beri Bonus untuk Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Capai Rp 158 Miliar, Pemerintah Beri Bonus untuk Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Nasional4 menit lalu
DPRD Subang Dorong Solusi Banjir Pantura, Setiap Musim Hujan Jadi Ancaman

DPRD Subang Dorong Solusi Banjir Pantura, Setiap Musim Hujan Jadi Ancaman

Headline10 menit lalu
Disdikbud Subang Sebar Metode GASING ke Enam Komisariat, Pelatihan Ditargetkan Tuntas 15 Hari

Disdikbud Subang Sebar Metode GASING ke Enam Komisariat, Pelatihan Ditargetkan Tuntas 15 Hari

Headline30 menit lalu
Karang Taruna Kelurahan Pasirkareumbi Inisiasi Jumsih di Lapang Bintang, Lurah Apresiasi Kekompakan Warga

Karang Taruna Kelurahan Pasirkareumbi Inisiasi Jumsih di Lapang Bintang, Lurah Apresiasi Kekompakan Warga

Subang40 menit lalu
ADVERTISEMENT
Gadi Eisenkot Bertekad Gulingkan Netanyahu di Pemilu Israel, Persaingan Masih Ketat

Gadi Eisenkot Bertekad Gulingkan Netanyahu di Pemilu Israel, Persaingan Masih Ketat

Nasional46 menit lalu
Pendaftaran Calon Ketua Golkar Purwakarta Dibuka

Pendaftaran Calon Ketua Golkar Purwakarta Dibuka

Headline50 menit lalu
Mantan Deputi Kepala Staf Kepresidenan Layangkan Kritik, Singgung Soal MBG hingga Penanganan Bencana

Mantan Deputi Kepala Staf Kepresidenan Layangkan Kritik, Singgung Soal MBG hingga Penanganan Bencana

Nasional1 jam lalu
Puluhan Tahun Menumpang, Impian Warga Desa Sadangmekar di Bandung Barat Miliki Listrik Sendiri Akhirnya Terwujud

Puluhan Tahun Menumpang, Impian Warga Desa Sadangmekar di Bandung Barat Miliki Listrik Sendiri Akhirnya Terwujud

Bandung Barat1 jam lalu
HLN ke-81, PLN Group Jawa Barat Wujudkan Mimpi 2.710 Keluarga Prasejahtera Miliki Listrik Sendiri

HLN ke-81, PLN Group Jawa Barat Wujudkan Mimpi 2.710 Keluarga Prasejahtera Miliki Listrik Sendiri

Nasional1 jam lalu
Warga Keluhkan Kejahatan di Wilayah Perkotaan, Kapolres Subang Siapkan Langkah Pencegahan

Warga Keluhkan Kejahatan di Wilayah Perkotaan, Kapolres Subang Siapkan Langkah Pencegahan

Headline1 jam lalu