Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Viral Uang Rupiah Bertanda Tangan Purbaya Diburu Warga, Ada Apa?

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|08:10 WIB
Bagikan:
Viral Uang Rupiah Bertanda Tangan Purbaya Diburu Warga, Ada Apa?
Ilustrasi uang pecahan Rp 100.000 (Foto: Pexels/Ahsanjaya)

PASUNDANEKSPRES.ID - Uang kertas pecahan Rp 100.000 yang memuat tanda tangan mantan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa kini viral di media sosial lantaran tengah diburu masyarakat Indonesia.

Pecahan Rp 100.000 tersebut kini mulai diburu warga dan para kolektor sebab uang bertanda tangan Purbaya tersebut dinilai langka.

Hal ini karena Purbaya menjabat sebagai Menteri Keuangan terbilang cukup singkat selama satu tahun periode 2025-2026.

Tidak hanya itu, uang kertas tersebut juga memuat tanda tangan mantan Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo yang telah mengundurkan diri pada bulan Juli lalu.

Oleh karena itu, banyak warga mulai memburu uang kertas Rp 100.000 bertanda tangan Purbaya dan Perry itu yang dinilai berharga dan langka hingga viral di media sosial.

BI Buka Suara Uang Rp 100.000 Bertanda Tangan Purbaya Diburu Kolektor

Melihat fenomena ini, Bank Indonesia (BI) buka suara terkait uang kertas pecahan Rp 100.000 bertanda tangan Purbaya yang tengah diburu warga dan para kolektor.

Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso menjelaskan pencantuman tanda tangan Menteri Keuangan dan Gubernur BI pada Uang Rupiah telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK).

Bank Indonesia menjelaskan, uang yang beredar tersebut merupakan Uang Rupiah yang diproduksi sesuai dengan proses pencetakan yang telah ditetapkan.

"Uang Rupiah Tahun Cetak 2026 yang memuat tanda tangan Purbaya Yudhi Sadewa selaku Menteri Keuangan dan Perry Warjiyo selaku Gubernur Bank Indonesia merupakan Uang Rupiah yang diproduksi sesuai dengan proses pencetakan yang telah ditetapkan dan tetap merupakan alat pembayaran yang sah di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia," ucap Ramdan dalam keterangannya, Selasa (22/9/2026).

Ia menegaskan, pergantian Menteri Keuangan maupun Gubernur Bank Indonesia tidak mempengaruhi keabsahan Uang Rupiah yang telah diproduksi dan diedarkan, sehingga uang tersebut tetap sah dan masih bisa digunakan sebagai alat transaksi.

"Pergantian Menteri Keuangan maupun Gubernur Bank Indonesia tidak mempengaruhi keabsahan Uang Rupiah yang telah diproduksi dan diedarkan," katanya.

Selanjutnya, Uang Rupiah yang diproduksi pada periode berikutnya akan menyesuaikan dengan tanda tangan Menteri Keuangan dan Gubernur BI yang menjabat sesuai dengan ketentuan dan tahapan pengelolaan Uang Rupiah.

Sementara itu, Purbaya Yudhi Sadewa resmi dicopot dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan pada Senin (14/9/2026) dan digantikan oleh Suahasil Nazara yang dilantik oleh Presiden Prabowo pada hari yang sama.

(inm)

Berita Terbaru

Masuki Tahap Ketiga Pilot Project PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah

Masuki Tahap Ketiga Pilot Project PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah

Nasional6 jam lalu
Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah

Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah

Nasional6 jam lalu
BAZNAS Subang Hadiri Rakornas 2026 di Jakarta, Dorong Mustahik Bertransformasi Menjadi Muzaki

BAZNAS Subang Hadiri Rakornas 2026 di Jakarta, Dorong Mustahik Bertransformasi Menjadi Muzaki

Subang7 jam lalu
Ops Antik Lodaya 2026, Polres Subang Sita 111 Botol Miras di Ciater

Ops Antik Lodaya 2026, Polres Subang Sita 111 Botol Miras di Ciater

Subang7 jam lalu
ADVERTISEMENT
128 Pemanah Siap Ramaikan Latgab Perpani

128 Pemanah Siap Ramaikan Latgab Perpani

Subang7 jam lalu
Akta Kematian Jadi Dokumen Penting Administrasi Kependudukan

Akta Kematian Jadi Dokumen Penting Administrasi Kependudukan

Subang7 jam lalu
Prediksi Saham IHSG 14 Oktober 2026: Masih Rawan Koreksi atau Berpeluang Rebound?

Prediksi Saham IHSG 14 Oktober 2026: Masih Rawan Koreksi atau Berpeluang Rebound?

Lifestyle10 jam lalu
Gubernur Kaltim Malah ke Singapura Saat Karhutla Kalimantan? Simak Berita Updatenya di Sini!

Gubernur Kaltim Malah ke Singapura Saat Karhutla Kalimantan? Simak Berita Updatenya di Sini!

Nasional11 jam lalu
Sinopsis Dead-End Job, Drama Misteri-Fantasi Tayang Akhir Oktober 2026

Sinopsis Dead-End Job, Drama Misteri-Fantasi Tayang Akhir Oktober 2026

Lifestyle11 jam lalu
PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

Nasional11 jam lalu