Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

5 Fakta Menarik Terkait Kekalahan Indonesia U-23 atas Uzbekistan U-23

K
Kharisma AlfiEditor: Kharisma Alfi
|14:49 WIB
Bagikan:
5 Fakta Menarik Terkait Kekalahan Indonesia U-23 atas Uzbekistan U-23
5 Fakta Menarik Terkait Kekalahan Indonesia U-23 atas Uzbekistan U-23

PASUNDAN EKSPRES - Uzbekistan U-23 berhasil mengamankan tempat mereka di final Piala Asia U-23 2024 setelah mengalahkan Indonesia U-23 dalam pertandingan semifinal yang berlangsung di Abdullah Bin Khalifa, Doha, Qatar pada Senin malam WIB, 29 April 2024.

5 Fakta Menarik Terkait Kekalahan Indonesia U-23 atas Uzbekistan U-23

Dalam pertandingan tersebut, Uzbekistan U-23 mencatat kemenangan dengan skor dua gol tanpa balas.

Timur Kapadze, pelatih Uzbekistan, memimpin anak-anak asuhnya menuju kemenangan dengan Khusayin Norchaev membuka keunggulan pada menit ke-68, diikuti dengan gol bunuh diri yang dilakukan oleh Pratama Arhan pada menit ke-86.

Namun, sejumlah fakta menarik muncul pasca kemenangan Uzbekistan U-23 ini.

  • Peran Wasit yang Kontroversial:

Salah satu alasan mengapa Indonesia kalah dari Uzbekistan diyakini karena keputusan kontroversial yang diambil oleh wasit, Shen Yin Hao.

Wasit asal China itu tidak memberikan penalti kepada Indonesia setelah Witan dijatuhkan, dan juga tidak mengesahkan gol yang dicetak oleh Ferrari.

  • VAR Tidak Menguntungkan Indonesia:

Sebelumnya, VAR mendukung Indonesia dalam pertandingan melawan Korea Selatan.

Namun, kali ini, keputusan VAR tampaknya tidak menguntungkan Indonesia, sehingga mengubur impian mereka.

  • Transisi Permainan Uzbekistan yang Efektif:

Uzbekistan telah menunjukkan transisi permainan yang sangat rapi sepanjang turnamen ini.

Mereka telah menunjukkan kekuatan mereka sejak babak grup, mencetak 12 gol tanpa kebobolan.

Fayzullaev, gelandang andalan Uzbekistan, berhasil mengoordinasikan lapangan tengah dengan baik.

  • Provokasi terhadap Pemain Indonesia:

Strategi untuk memancing emosi pemain Indonesia tampak berhasil dilakukan oleh Uzbekistan.

Para pemain Uzbekistan terlihat sering mengulur waktu, yang akhirnya memancing emosi para pemain Indonesia.

  • Kartu Merah Rizky Ridho:

Kapten Timnas Indonesia, Rizky Ridho, harus menerima kartu merah pada babak kedua setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Jalaludinov.

Wasit Shen Yin Hao melihat indikasi kesengajaan dalam tindakan Ridho setelah mengecek menggunakan VAR.

Indonesia harus mengambil hikmah dan pelajaran berharga untuk persiapan pertandingan berikutnya.

Berita Terbaru

Hadapi Peralihan Musim, Pupuk Kujang Siapkan 98 Ribu Ton Pupuk Subsidi di Jabar

Hadapi Peralihan Musim, Pupuk Kujang Siapkan 98 Ribu Ton Pupuk Subsidi di Jabar

Subang4 jam lalu
Gapensi Bidik Peluang Proyek Lokal di Era Digital

Gapensi Bidik Peluang Proyek Lokal di Era Digital

Subang4 jam lalu
Wujudkan Keadilan Sosial, Pemerintah Hadirkan Listrik ke Dusun di Pesisir Karawang

Wujudkan Keadilan Sosial, Pemerintah Hadirkan Listrik ke Dusun di Pesisir Karawang

Karawang4 jam lalu
Layanan ATR/BPN Dekat, Permudah Masyarakat Dapatkan Informasi Pertanahan

Layanan ATR/BPN Dekat, Permudah Masyarakat Dapatkan Informasi Pertanahan

Nasional4 jam lalu
ADVERTISEMENT
PLN Beberkan Kejanggalan Blackout Batam, Posisi CCTV Bergeser Sehari Sebelum Kejadian

PLN Beberkan Kejanggalan Blackout Batam, Posisi CCTV Bergeser Sehari Sebelum Kejadian

Nasional7 jam lalu
5 Hal yang Menyebabkan Stres di Tempat Kerja yang Harus Kamu Tahu

5 Hal yang Menyebabkan Stres di Tempat Kerja yang Harus Kamu Tahu

Lifestyle7 jam lalu
Mau Masuk Circle Eksklusif? Nasabah BCA Prioritas Harus Lewati Syarat Ini!

Mau Masuk Circle Eksklusif? Nasabah BCA Prioritas Harus Lewati Syarat Ini!

Lifestyle7 jam lalu
Bahaya Asap Karhutla bagi Kesehatan Tubuh Manusia, dari Iritasi Mata hingga Risiko Kanker Paru-paru

Bahaya Asap Karhutla bagi Kesehatan Tubuh Manusia, dari Iritasi Mata hingga Risiko Kanker Paru-paru

Lifestyle8 jam lalu
Tema dan Logo Hari Sumpah Pemuda ke 98 Tahun 2026, Ini Link Downloadnya

Tema dan Logo Hari Sumpah Pemuda ke 98 Tahun 2026, Ini Link Downloadnya

Nasional9 jam lalu
Bukan Gibran, KDM Puncaki Survei Elektabilitas Cawapres 2029 Versi PPI

Bukan Gibran, KDM Puncaki Survei Elektabilitas Cawapres 2029 Versi PPI

Headline9 jam lalu