Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

5 Teknologi Canggih ini Warnai Pertandingan Piala Dunia 2026 di Tiga Negara

P
Putri MelaniaEditor: Putri Melania
|15:10 WIB
Bagikan:
5 Teknologi Canggih ini Warnai Pertandingan Piala Dunia 2026 di Tiga Negara
Gambar: Ilustrasi teknologi dalam pertandingan Piala Dunia 2026. (Sumber: Hypernova Labs)

PASUNDANEKSPRES.ID - Pertandingan Piala Dunia 2026 bukan hanya soal adu taktik di lapangan, tetapi juga panggung besar bagi teknologi olahraga paling mutakhir.

Turnamen yang digelar di tiga negara ini membawa perubahan besar dalam cara pertandingan dijalankan, diawasi, dan dinikmati.

FIFA telah menyiapkan lima inovasi yang akan membuat pertandingan Piala Dunia 2026 berjalan lebih akurat, aman, dan modern tanpa mengubah esensi sepak bola itu sendiri.

Inovasi Teknologi dalam Pertandingan Piala Dunia 2026

Ada apa saja?

1. Hydration Break Wajib di Setiap Pertandingan

Salah satu perubahan penting dalam pertandingan Piala Dunia 2026 adalah wajibu untuk menerapan aturan 'hydration break'.

Setiap pertandingan akan memiliki jeda minum selama tiga menit di tiap babak, biasanya sekitar menit ke-22. Hal ini berlaku di seluruh pertandingan Piala Dunia 2026 tanpa pengecualian kondisi cuaca.

FIFA menegaskan bahwa aturan ini diterapkan untuk menjaga kondisi fisik pemain agar tetap optimal selama pertandingan yang berlangsung intens.

Keputusan ini menjadi bagian dari perhatian baru terhadap keselamatan atlet di level tertinggi sepak bola dunia.

2. Bola Pintar Trionda

Pertandingan Piala Dunia 2026 juga akan menggunakan bola resmi bernama Trionda yang dihadirkan oleh Adidas.

Bola ini bukan sekadar alat permainan, tetapi dilengkapi chip sensor Inertial Measurement Unit (IMU) yang mampu membaca pergerakan bola hingga ratusan kali per detik.

Data dari bola Trionda dikirim langsung ke sistem VAR secara real-time, membantu wasit dalam mengambil keputusan penting selama pertandingan Piala Dunia 2026.

Teknologi ini diharapkan mampu meningkatkan akurasi terutama dalam situasi offside dan sentuhan terakhir di area krusial.

3. Teknologi Offside Semi-Otomatis

Sistem offside semi-otomatis juga mengalami peningkatan signifikan di pertandingan Piala Dunia 2026.

Jika sebelumnya hanya mendeteksi jarak lebih dari 50 cm, kini teknologi ini mampu membaca posisi hingga selisih 10 cm.

Dalam pertandingan Piala Dunia 2026, sistem ini memberikan sinyal langsung ke perangkat wasit di lapangan melalui audio real-time.

Meski begitu, keputusan akhir tetap berada di tangan wasit untuk situasi yang bersifat kompleks dan tidak sepenuhnya bisa dibaca oleh sistem.

4. Anjing Robot untuk Keamanan

Keamanan pertandingan Piala Dunia 2026 juga ditingkatkan dengan kehadiran anjing robot yang dikerahkan di beberapa area stadion.

Robot ini digunakan untuk memantau situasi berisiko dan mengirimkan video langsung ke pusat kendali keamanan.

Dalam beberapa pertandingan Piala Dunia 2026, teknologi ini membantu aparat mengidentifikasi potensi gangguan tanpa harus langsung menurunkan petugas ke lokasi berbahaya.

5. Avatar 3D dan Bodycam Wasit

FIFA juga memperkenalkan teknologi avatar pemain berbasis AI yang digunakan dalam pertandingan Piala Dunia 2026.

Setiap pemain akan dipindai untuk menciptakan model 3D yang akurat, membantu analisis pertandingan secara lebih detail.

Selain itu, wasit di pertandingan Piala Dunia 2026 akan menggunakan bodycam untuk memberikan sudut pandang langsung dari lapangan.

Rekaman ini dapat digunakan untuk evaluasi maupun tayangan ulang yang lebih imersif bagi penonton di seluruh dunia.

Nah, itulah deretan inovasi teknologi yang akan mewarnai setiap pertandingan Piala Dunia 2026, menghadirkan cara baru dalam melihat bagaimana FIFA mengelola turnamen terbesar di dunia ini.

Menarik, ya!

(pm)

Berita Terbaru

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat56 menit lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Nasional1 jam lalu
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional8 jam lalu
Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Headline8 jam lalu
ADVERTISEMENT
Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Headline13 jam lalu
inDrive Ajak Mahasiswa Purwakarta Jadi Penggerak Keselamatan Berkendara

inDrive Ajak Mahasiswa Purwakarta Jadi Penggerak Keselamatan Berkendara

Purwakarta13 jam lalu
Cara Mudah Report Akun TikTok yang Bermasalah

Cara Mudah Report Akun TikTok yang Bermasalah

Lifestyle14 jam lalu
LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

Lifestyle16 jam lalu
JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

Nasional16 jam lalu
Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Lifestyle16 jam lalu