Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Angkat Besi dan Panjat Tebing, Tambang Emas Baru Indonesia di Olimpiade Paris 2024

R
Rian AlfianEditor: Rian Alfian
|09:23 WIB
Bagikan:
Angkat Besi dan Panjat Tebing, Tambang Emas Baru Indonesia di Olimpiade Paris 2024
Indonesia berpeluang dapat medali Olimpiade Paris 2024 di cabang olahraga panjat tebing. (Foto: Ant)

PASUNDAN EKSPRES - Pada Olimpiade Paris 2024, Indonesia mencatatkan sejarah baru dalam dunia olahraga. Di tengah kekecewaan atas gagalnya bulu tangkis mempertahankan tradisi emas, cabang olahraga angkat besi dan panjat tebing muncul sebagai penyelamat wajah Indonesia. Dua medali emas yang dipersembahkan oleh atlet panjat tebing Veddriq Leonardo dan lifter angkat besi Rizki Junianto membawa angin segar bagi kontingen Indonesia.

Veddriq Leonardo, dengan kecepatan dan ketangkasan yang luar biasa, berhasil mengamankan medali emas di nomor Speed putra panjat tebing. Prestasi ini merupakan yang pertama kalinya dalam sejarah panjat tebing Indonesia di Olimpiade, menjadikan Veddriq sebagai pionir dan inspirasi bagi atlet-atlet muda lainnya.

Di sisi lain, angkat besi Indonesia juga mencetak sejarah dengan angkatan emas Rizki Junianto di kelas 73 kg. Rizki, yang masih berusia 21 tahun 1 bulan, menjadi lifter pertama Indonesia yang berhasil menyumbangkan medali emas di Olimpiade, sekaligus memecahkan rekor sebagai atlet termuda yang menyumbangkan emas untuk Indonesia, melampaui rekor yang sebelumnya dipegang oleh Susy Susanti saat meraih emas di Olimpiade Barcelona 1992.

Prestasi yang diraih Rizki tidak hanya mengakhiri penantian panjang angkat besi Indonesia untuk meraih emas di Olimpiade, tetapi juga memberikan harapan baru bagi masa depan olahraga Indonesia. Rizki diharapkan dapat terus menjaga tradisi emas Indonesia di ajang Olimpiade yang sebelumnya sangat bergantung pada bulu tangkis.

Sejak Olimpiade Sydney 2000, angkat besi Indonesia telah menunjukkan konsistensinya dengan membawa pulang medali, meskipun hanya perak dan perunggu. Namun, pencapaian Rizki di Paris 2024 ini menjadi bukti bahwa angkat besi Indonesia terus berkembang dan mampu bersaing di level tertinggi.

Dengan dua medali emas dari panjat tebing dan angkat besi, Indonesia menunjukkan bahwa potensi untuk meraih prestasi di ajang internasional tidak hanya terbatas pada bulu tangkis. Kemenangan ini menjadi motivasi bagi cabang olahraga lainnya untuk terus berkembang dan membawa nama Indonesia semakin berjaya di kancah internasional.

Berita Terbaru

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Nasional10 menit lalu
Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Headline32 menit lalu
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang50 menit lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline1 jam lalu
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

Nasional1 jam lalu
Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Subang1 jam lalu
Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Subang1 jam lalu
Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Subang2 jam lalu
Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Nasional2 jam lalu