Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Aturan Baru KOVO Bisa Bikin Megawati "Megatron" Keluar Dari V-League Tahun Depan

N
Nisa Atiatul M MEditor: Nisa Atiatul M M
|14:34 WIB
Bagikan:
Aturan Baru KOVO Bisa Bikin Megawati "Megatron" Keluar Dari V-League Tahun Depan
Aturan Baru KOVO Bisa Bikin Megawati "Megatron" Keluar Dari V-League Tahun Depan (Dok KOVO)

PASUNDAN EKSPRES - Aturan baru KOVO bisa bikin Megawati keluar dari V Lauge tahun depan, Kok Bisa? 

Liga Voli Korea saat ini tengah mejadi sorotan dari berbagai kalangan, salah satunya Indonesia. 

Hal tersebut terjadi setelah atlet asal Jember megawati Hangestri masuk ke dalam daftar pemain tim peserta V-League, yaitu Daejeon Jungkwanjang Red Sparks.

Sejak bergabungnya Megawati ke club tersebut, bisa dikatakan Red sparks sangat beruntung mempunyai Megawati. 

Dikarnakan permainan Megawati selalu menuai sorotan dari Media Korea, bahkan sempat mencetak sejarah baru dalam dunia Voli Korea. 

BACA JUGA:Liga Voli Korea - Pelatih Ko Hae Jin Bangga Meski Kalah, Smash Lee Seonwoo Mirip Dengan Megawati Hangestri

Sejarah yang dilakukan oleh Megawatiialah ketika ia melakukan 11 kali service ketika Red Sparks melawan Hi Pass pada 27 Februari lalu. 

Selain Megawati ada juga pemain asing asal Amerika Giovan Milana atau Gia yang juga memberikan angin segar untuk Red Sparks sendiri. 

Kedatangan para pemain asing tersebut membuat konpetisi V League ini lebih kompetitif. Terlibih aturan baru KOVO. 

Aturan Baru KOVO Bisa Bikin Megawati meninggalkan V-League tahun depan. Hal tersebut dikarnakan kontrak Megawati bersama Red Sparks akan berakhir. 

Hal tersebut berdasarkan Aturan Baru KOVO tentang pemain asing, Red Sparks selaku club yang merekrut Megawati hanya berjalan satu musim saja, atau sembilan bulan. 

Kontrak Megawati dan Red Sparks akan berakhir pada Bulan April mendatang. Namun jika Red Sparks menginginkan Megawati Kembali. 

BACA JUGA:Link Streaming Red Sparks vs Ai pepper, Megawati CS Waspada Demi 8 Kemenangan Beruntun

Daejeon Jungkwanjang Red Sparks harus mengontrak ulang Megawati Hangestri, tapi hal tersebut tidak bisa dilakukan setelah pemain tersebut dikontrak selama 3 musim berturut-turut. 

Jika hal tersebut maka red sparks harus melemparkan Megawati ketim lawan atau mengeluarkannya dari Liga Voli Korea. 

Mungkin Aturan Baru KOVO Bisa Bikin Megawati keluar menjadi pertimbangan yang sangat sulit untuk Red Sparks. 

Namun, Regulasi mengenai aturan kovo tersebut sepertianya akan di ubah. Karna Megawati memberikan dampak positif untuk Liga Voli Korea. 

Bahkan KOVO digadang-gadang akan memberikan gaji yang lebih tinggi jika Megawati hangestri mau kembali ke Liga Voli Kora tahun depan. 

Selain itu, KOVO telah memberikan sinyal kuat untuk mengubah regulasinya agar Megawati tetap berada di Red Sparks Musim Depan. 

Selain membuat permainan lebih kompetitif, aturan baru yang akan dibuat KOVO diharapkan dapat meningkatkan popularitas Liga Korea, termasuk Indonesia. (nsa)

Berita Terbaru

FIF Fun Run Subang 2026 Digelar 7 November, Catat Agendanya!

FIF Fun Run Subang 2026 Digelar 7 November, Catat Agendanya!

Lifestyle17 menit lalu
Download Kalender 2027 Resmi Kemenag, Dilengkapi Libur Nasional dan Cuti Bersama

Download Kalender 2027 Resmi Kemenag, Dilengkapi Libur Nasional dan Cuti Bersama

Lifestyle41 menit lalu
Perkiraan Jam Tanding Wakil Indonesia di Hylo Open 2026

Perkiraan Jam Tanding Wakil Indonesia di Hylo Open 2026

Olahraga1 jam lalu
5 Warna Cat Interior Rumah yang Hangat, Bikin Hunian Lebih Nyaman dan Estetik

5 Warna Cat Interior Rumah yang Hangat, Bikin Hunian Lebih Nyaman dan Estetik

Lifestyle1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Gandeng AGAVI Institute, Bapperida Buka Program Subang Youth Preneur 2026 Untuk Pelaku UMKM

Gandeng AGAVI Institute, Bapperida Buka Program Subang Youth Preneur 2026 Untuk Pelaku UMKM

Subang2 jam lalu
PPN Pembalut Wanita Masih Dipungut, Wacana Pembebasan Belum Masuk Kajian

PPN Pembalut Wanita Masih Dipungut, Wacana Pembebasan Belum Masuk Kajian

Nasional2 jam lalu
Penjelasan BPJS Kesehatan Soal Isu Penonaktifan PBI JK Untuk Desil Tertentu

Penjelasan BPJS Kesehatan Soal Isu Penonaktifan PBI JK Untuk Desil Tertentu

Nasional3 jam lalu
Pidana Kerja Sosial Subang 2026 Mulai Diterapkan, Terpidana Jalani Hukuman di Panti Asuhan

Pidana Kerja Sosial Subang 2026 Mulai Diterapkan, Terpidana Jalani Hukuman di Panti Asuhan

Subang3 jam lalu
Kasus Korupsi Dana BNPB 2026: KPK Periksa Pejabat dan Telusuri Aliran Uang Pengadaan Bencana

Kasus Korupsi Dana BNPB 2026: KPK Periksa Pejabat dan Telusuri Aliran Uang Pengadaan Bencana

Nasional3 jam lalu
Pramono Anung Pastikan Tak Ada Fasilitas Publik Rusak Usai Demo Mahasiswa di Jakarta

Pramono Anung Pastikan Tak Ada Fasilitas Publik Rusak Usai Demo Mahasiswa di Jakarta

Nasional3 jam lalu