Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Bahrain Menolak Laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Melawan Indonesia Digelar di SUGBK

R
Rian AlfianEditor: Rian Alfian
|11:46 WIB
Bagikan:
Bahrain Menolak Laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Melawan Indonesia Digelar di SUGBK
Laga Indonesia vs Bahrain (Foto: REUTERS/Hamad I Mohammed)

PASUNDAN EKSPRES - Permintaan Bahrain Football Association (BFA) kepada AFC dan FIFA agar pertandingan melawan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 dipindahkan ke tempat netral telah menjadi sorotan luas di Asia. BFA menyatakan tidak mau bertandang ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, karena alasan keselamatan.

BFA mengklaim telah menerima berbagai fitnah, hinaan, hingga ancaman pembunuhan melalui akun media sosial resmi mereka serta akun pribadi pemain. Atas dasar itu, mereka merasa tidak aman jika pertandingan tetap digelar di Jakarta, sehingga mengajukan permohonan perpindahan venue.

Menanggapi permintaan ini, PSSI melalui Anggota Komite Eksekutif (Exco), Arya Sinulingga, menegaskan bahwa pihaknya akan menjamin keselamatan dan kenyamanan tim Bahrain. “Kami akan membuat surat ke AFC yang menyatakan bahwa pertandingan tetap berlangsung secara fair di Jakarta. Kami juga menjamin keamanan dan kenyamanan tim Bahrain sebagai tamu,” kata Arya.

AFC baru-baru ini mengeluarkan pernyataan bahwa permintaan Bahrain akan ditanggapi setelah melalui diskusi dengan FIFA dan PSSI. 

Polemik ini telah menarik perhatian internasional, termasuk dari media Vietnam. Bongda24, sebuah media olahraga Vietnam, menulis berita dengan judul tajam: "Timnas Bahrain takut bermain di lapangan Indonesia," yang menyoroti keengganan Bahrain untuk melakoni pertandingan di Jakarta.

Jika Bahrain tetap menolak bertanding di Indonesia, mereka terancam sanksi dari FIFA. Berdasarkan regulasi Kualifikasi Piala Dunia 2026, setiap asosiasi yang absen setelah kualifikasi dimulai harus membayar denda sebesar 40 ribu Swiss Franc (sekitar Rp714,8 juta). Jumlah ini bisa bertambah sesuai dengan Kode Disiplin FIFA yang menambahkan denda sebesar 10 ribu Swiss Franc (sekitar Rp178,7 juta) per pelanggaran. 

Keputusan akhir mengenai lokasi pertandingan kini berada di tangan AFC dan FIFA. 

Berita Terbaru

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline14 menit lalu
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle17 menit lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle1 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat3 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline3 jam lalu
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional10 jam lalu
Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Headline10 jam lalu
Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Headline15 jam lalu
inDrive Ajak Mahasiswa Purwakarta Jadi Penggerak Keselamatan Berkendara

inDrive Ajak Mahasiswa Purwakarta Jadi Penggerak Keselamatan Berkendara

Purwakarta15 jam lalu