Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Binder Singh Sarankan Persib Bandung Protes Wasit Tommi Manggopa Usai Laga Kontroversial

R
Rian AlfianEditor: Rian Alfian
|09:13 WIB
Bagikan:
Binder Singh Sarankan Persib Bandung Protes Wasit Tommi Manggopa Usai Laga Kontroversial
Bung Binder Singh/Tangkapan layar YouTube

PASUNDAN EKSPRES - Pengamat sepak bola kenamaan, Binder Singh, menyarankan manajemen Persib Bandung untuk mengajukan protes terhadap kinerja wasit Tommi Manggopa yang memimpin laga PSBS Biak melawan Persib Bandung. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, pada Sabtu, 11 Januari 2025, berakhir dengan skor imbang 1-1.

Melalui kanal YouTube pribadinya, Bola Bung Binder, Binder Singh menyampaikan kritik keras terhadap keputusan-keputusan kontroversial yang dibuat oleh Tommi, terutama di babak kedua. Binder, yang kerap disapa Bung Binder, mengaku heran dan tak bisa menahan tawa menyaksikan keputusan wasit tersebut.

“Ya, saya ketawa sendirian sih setelah melihat keputusan-keputusan dari wasit, yang diambil di atas lapangan, bukan di babak pertama, tetapi di babak kedua,” ujar Binder, seperti dikutip dari RMOLJabar pada Senin, 13 Januari 2025.

Binder menyoroti momen-momen krusial dalam pertandingan tersebut, termasuk penggunaan VAR yang justru menambah kontroversi.

Salah satu keputusan yang mendapat kritik tajam adalah saat wasit memberikan kartu kuning kepada Fabiano Beltrame usai pelanggaran keras terhadap striker Persib, David da Silva, di dalam kotak penalti pada menit ke-58. Binder mempertanyakan apakah wasit memahami aturan main (law of the game), mengingat situasi tersebut melibatkan penggunaan VAR.

“Pada saat dia mengecek monitor di pinggir lapangan, artinya ada panggilan dari ruangan VAR. Tapi yang saya bingung, kok yang dia kasih adalah kartu kuning ke Fabiano Beltrame,” ujar Binder.

Binder juga menilai keputusan untuk tidak memberikan kartu merah kepada Fabiano tidak sesuai dengan aturan International Football Association Board (IFAB). Menurut aturan, VAR digunakan untuk situasi seperti penentuan gol, penalti, kartu merah langsung, atau kesalahan identitas pelanggar.

Keputusan kontroversial lainnya adalah kartu merah untuk Nick Kuipers pada menit ke-51. Kartu merah ini bermula dari kartu kuning pertama karena protes berlebihan, diikuti aksi emosional Nick yang membanting bola hingga diganjar kartu kuning kedua.

Binder menilai hukuman tersebut terlalu berat, mengingat pelanggaran Nick lebih menyerupai body charge yang masih dalam batas wajar.

“Wasit-wasit ini tentu sudah ditraining, teknologi VAR itu salah satunya untuk mengecek apakah pemain yang melanggar layak mendapat kartu merah atau tidak,” ujar Binder.

“Menurut saya, pelanggaran Nick Kuipers itu sebetulnya bukanlah sesuatu yang serius,” tambahnya.

Manajemen Persib Bandung dan tim pelatih sempat melayangkan protes keras kepada wasit di lapangan. Namun, keputusan tetap tidak berubah, dan pertandingan berakhir dengan hasil imbang yang diwarnai kontroversi.

Binder Singh pun menilai, langkah protes formal dari manajemen kepada otoritas terkait menjadi hal yang penting untuk dilakukan. “Saya pikir ada baiknya juga manajemen dari Persib Bandung melayangkan protes terhadap kinerja dari wasit ini,” tutupnya.

Berita Terbaru

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle6 menit lalu
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional11 menit lalu
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle55 menit lalu
Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Subang1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle1 jam lalu
Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Lifestyle1 jam lalu
Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Nasional2 jam lalu
Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Nasional2 jam lalu
Capai Rp 158 Miliar, Pemerintah Beri Bonus untuk Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Capai Rp 158 Miliar, Pemerintah Beri Bonus untuk Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Nasional2 jam lalu
DPRD Subang Dorong Solusi Banjir Pantura, Setiap Musim Hujan Jadi Ancaman

DPRD Subang Dorong Solusi Banjir Pantura, Setiap Musim Hujan Jadi Ancaman

Headline2 jam lalu