BWF Super 1000 Ubah Format Mulai 2027, Hadiah Naik dan Durasi Turnamen Lebih Panjang

PASUNDANEKSPRES.ID - Turnamen BWF Super 1000 akan mengalami perubahan besar dalam beberapa tahun ke depan. Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) resmi mengumumkan format baru yang mulai diterapkan pada musim 2027 hingga 2030.
Keputusan ini langsung berdampak pada turnamen-turnamen elite, termasuk Indonesia Open yang selama ini menjadi salah satu ajang paling prestisius di kalender bulu tangkis.
Informasi tersebut disampaikan BWF melalui keterangan resmi pada Senin (9/2/2026).
Format baru BWF Super 1000 dirancang untuk menciptakan kompetisi yang lebih seimbang, memberi ruang pemulihan bagi pemain, sekaligus meningkatkan kualitas pertandingan.
Dalam skema terbaru, sektor tunggal di turnamen BWF Super 1000 akan diikuti 48 pemain. Para peserta tidak langsung bermain sistem gugur, melainkan dibagi ke fase grup terlebih dahulu sebelum melaju ke babak knockout.
Format ini dinilai memberi kesempatan yang lebih adil sekaligus menambah jumlah pertandingan berkualitas.
Sementara itu, sektor ganda tetap menggunakan sistem knockout seperti sebelumnya. Jumlah peserta dipertahankan sebanyak 32 pasangan, sehingga struktur kompetisinya tidak banyak berubah.
Durasi turnamen juga mengalami penyesuaian. Jika sebelumnya ajang BWF Super 1000 hanya berlangsung sekitar enam hari, mulai 2027 turnamen akan digelar selama 11 hari.
Perpanjangan waktu ini ditujukan untuk menciptakan jadwal yang lebih seimbang dan mengurangi beban fisik atlet.
Format serupa akan diterapkan pada Kejuaraan Dunia. Ajang tersebut nantinya berlangsung selama dua pekan penuh, diawali fase grup sebelum masuk ke babak gugur.
BWF menilai sistem ini dapat menjaga kualitas pertandingan sekaligus kondisi fisik pemain sepanjang turnamen.
Presiden BWF Khunying Patama Leeswadtrakul menyebut perubahan ini sebagai langkah strategis bagi masa depan bulu tangkis.
Ia menilai pembaruan format akan membawa olahraga ini ke tingkat yang lebih kompetitif secara global.
Selain format, aspek finansial juga mendapat perhatian. Hadiah uang turnamen BWF Super 1000 akan naik menjadi 2 juta dolar AS atau sekitar Rp33,6 miliar, meningkat dari kisaran Rp24,3 miliar pada skema sebelumnya.
Kenaikan hadiah juga akan diterapkan pada level Super 750, Super 500, Super 300, hingga Super 100.
Di Indonesia, perubahan format ini turut mendapat perhatian PBSI. Federasi menilai kebijakan tersebut sebagai investasi jangka panjang untuk menjaga posisi Indonesia Open sebagai turnamen kelas dunia.
Kabid Luar Negeri PP PBSI, Bambang Roedyanto, menyebut langkah ini penting untuk mempertahankan prestise turnamen tanah air.
“PBSI memandang hal ini sebagai investasi jangka panjang untuk mempertahankan posisi Indonesia Open sebagai turnamen premier dunia, sekaligus menghadirkan standar penyelenggaraan yang sejalan dengan arah global BWF,” kata Bambang dikutip dari PBSI.
Penyelenggaraan yang lebih lama juga membuka peluang penambahan elemen hiburan di area turnamen.
PBSI berencana memperkuat konsep sportainment agar pengalaman penonton semakin menarik dan menjangkau audiens yang lebih luas.
Perubahan ini membuat BWF Super 1000 tidak hanya menjadi ajang elit, tetapi juga kompetisi yang lebih ramah bagi pemain dan menjanjikan secara finansial.
(pm)
