Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kemampuan Ofensif Timnas Indonesia Dipandang Sebelah Mata Jelang Laga Lawan China

R
Rian AlfianEditor: Rian Alfian
|09:13 WIB
Bagikan:
Kemampuan Ofensif Timnas Indonesia Dipandang Sebelah Mata Jelang Laga Lawan China
Selebrasi pemain Timnas Indonesia usai cetak gol ke gawang Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis 21 Maret 2024

PASUNDAN EKSPRES - Timnas Indonesia menghadapi sorotan tajam jelang pertandingan melawan China di lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026. Media China, Hu Shuo Ba Qiu, mengkritisi lini serang Skuad Garuda yang dianggap kurang mengancam, meskipun pertahanan mereka dinilai solid.

Dalam analisis yang mengulas prediksi pertandingan, Hu Shuo Ba Qiu menyoroti bahwa meskipun Indonesia di bawah asuhan Shin Tae Yong memiliki pertahanan yang baik, kemampuan mereka dalam menyerang masih jauh dari memuaskan. Hal ini disebut menjadi kelemahan utama Timnas Indonesia yang harus diperbaiki.

"Indonesia kuat dalam bertahan, tetapi lemah dalam menyerang. Karena itu, taktik China dalam pertandingan sebelumnya adalah serangan balik defensif," tulis Hu Shuo Ba Qiu.

Pelatih China, Branko Ivankovic, diprediksi akan kembali menggunakan formasi 5-3-2 yang dinilai efektif untuk menghadapi Timnas Indonesia. Formasi ini bertujuan untuk meredam kekuatan pertahanan Indonesia, sambil memanfaatkan serangan balik cepat yang dipimpin oleh striker veteran Wu Lei.

Wu Lei diharapkan bisa memanfaatkan peluang melalui kecepatan serangan balik, terutama saat Indonesia menemui kebuntuan dalam membongkar pertahanan China yang solid.

Hu Shuo Ba Qiu menilai bahwa meskipun pemain-pemain naturalisasi Indonesia memiliki kemampuan individu yang lebih baik dibandingkan China, kelemahan di lini tengah dan depan masih menjadi masalah besar. Mereka mengungkapkan bahwa serangan Indonesia sangat bergantung pada kemampuan individu pemain untuk tampil maksimal.

"Pertahanan mereka bagus, tetapi kualitas serangan masih rata-rata. Semua tergantung bagaimana individu pemain dapat memanfaatkan kemampuan mereka," lanjut Hu Shuo Ba Qiu.

Meskipun demikian, Timnas Indonesia sejauh ini telah mencetak tiga gol di fase ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, sejajar dengan negara-negara kuat seperti Australia, Arab Saudi, dan Bahrain. Namun, catatan gol Indonesia masih kalah dari Jepang dan hanya sedikit lebih baik dari China yang baru mencetak dua gol dari tiga laga.

Berita Terbaru

Hadapi Peralihan Musim, Pupuk Kujang Siapkan 98 Ribu Ton Pupuk Subsidi di Jabar

Hadapi Peralihan Musim, Pupuk Kujang Siapkan 98 Ribu Ton Pupuk Subsidi di Jabar

Subang7 jam lalu
Gapensi Bidik Peluang Proyek Lokal di Era Digital

Gapensi Bidik Peluang Proyek Lokal di Era Digital

Subang7 jam lalu
Wujudkan Keadilan Sosial, Pemerintah Hadirkan Listrik ke Dusun di Pesisir Karawang

Wujudkan Keadilan Sosial, Pemerintah Hadirkan Listrik ke Dusun di Pesisir Karawang

Karawang7 jam lalu
Layanan ATR/BPN Dekat, Permudah Masyarakat Dapatkan Informasi Pertanahan

Layanan ATR/BPN Dekat, Permudah Masyarakat Dapatkan Informasi Pertanahan

Nasional7 jam lalu
ADVERTISEMENT
PLN Beberkan Kejanggalan Blackout Batam, Posisi CCTV Bergeser Sehari Sebelum Kejadian

PLN Beberkan Kejanggalan Blackout Batam, Posisi CCTV Bergeser Sehari Sebelum Kejadian

Nasional10 jam lalu
5 Hal yang Menyebabkan Stres di Tempat Kerja yang Harus Kamu Tahu

5 Hal yang Menyebabkan Stres di Tempat Kerja yang Harus Kamu Tahu

Lifestyle10 jam lalu
Mau Masuk Circle Eksklusif? Nasabah BCA Prioritas Harus Lewati Syarat Ini!

Mau Masuk Circle Eksklusif? Nasabah BCA Prioritas Harus Lewati Syarat Ini!

Lifestyle10 jam lalu
Bahaya Asap Karhutla bagi Kesehatan Tubuh Manusia, dari Iritasi Mata hingga Risiko Kanker Paru-paru

Bahaya Asap Karhutla bagi Kesehatan Tubuh Manusia, dari Iritasi Mata hingga Risiko Kanker Paru-paru

Lifestyle11 jam lalu
Tema dan Logo Hari Sumpah Pemuda ke 98 Tahun 2026, Ini Link Downloadnya

Tema dan Logo Hari Sumpah Pemuda ke 98 Tahun 2026, Ini Link Downloadnya

Nasional12 jam lalu
Bukan Gibran, KDM Puncaki Survei Elektabilitas Cawapres 2029 Versi PPI

Bukan Gibran, KDM Puncaki Survei Elektabilitas Cawapres 2029 Versi PPI

Headline12 jam lalu