Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kisah Haru Hariono, Sang Legenda Persib Bandung

R
Rian AlfianEditor: Rian Alfian
|06:41 WIB
Bagikan:
Kisah Haru Hariono, Sang Legenda Persib Bandung
Gelandang Persib Bandung, Hariono usai laga terakhir bersama Persib. Sumber (Ayobandung.com/Kavin Faza)

PASUNDAN EKSPRES - Hariono, seorang pesepak bola legendaris Persib Bandung, memiliki perjalanan hidup yang tak biasa. Lahir di Sidoarjo pada 2 Oktober 1985, ia sempat merasakan kerasnya kehidupan dengan menjadi kuli panggul saat masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Pada usia 15 tahun, Hariono bekerja di sebuah minimarket di kotanya demi mengumpulkan uang untuk membantu ekonomi keluarganya. Pekerjaan berat ini ia jalani selama 3-4 tahun sebelum memulai karier sepak bolanya.

Pada usia 18 tahun, Hariono terjun ke dunia sepak bola profesional. Persida menjadi klub pertamanya, namun tidak lama kemudian ia bergabung dengan Deltras Sidoarjo, klub kota kelahirannya. Selama lima tahun, ia mengasah kemampuannya hingga akhirnya bergabung dengan Persib Bandung pada tahun 2008, diboyong oleh pelatih Jaya Hartono.

Awalnya, banyak yang menganggap Hariono sebagai pemain titipan. Tapi dengan gaya bermain yang khas—ngotot, agresif, tanpa kompromi, dan tak kenal lelah—ia segera menjadi favorit para bobotoh, suporter setia Persib. Selama 11 musim bersama Maung Bandung, Hariono berhasil mempersembahkan dua trofi bergengsi, yakni Indonesia Super League (ISL) dan Piala Presiden.

Keberhasilannya di Persib Bandung juga membawanya ke pentas nasional. Ia mengumpulkan 22 caps bersama Timnas Indonesia, menunjukkan dedikasinya tidak hanya untuk klub, tetapi juga untuk negaranya.

Tetapi semua cerita indah pasti memiliki akhirnya. Pada 2019, Persib memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak Hariono. Meski demikian, untuk menghormati jasanya, Persib memensiunkan nomor punggung 24 yang identik dengan dirinya.

Setelah meninggalkan Persib, Hariono sempat bergabung dengan Bali United, namun tak berhasil menjadi pilihan utama. Ia pun kembali berkelana, bergabung dengan PSIM Yogyakarta di Liga 2, sebelum akhirnya kembali ke Deltras Sidoarjo.

Kisah Hariono adalah contoh nyata dari kerja keras, dedikasi, dan tekad yang tak kenal menyerah. Dari kuli panggul hingga menjadi legenda sepak bola, Hariono telah mengukir namanya di hati para pendukung sepak bola Indonesia, terutama bobotoh Persib Bandung.

Berita Terbaru

Hakim Agung Mahkamah Agung RI Tinjau Kawasan Yudikatif di Nusantara

Hakim Agung Mahkamah Agung RI Tinjau Kawasan Yudikatif di Nusantara

Nasional5 jam lalu
Perubahan APBD 2026 Kabupaten Subang Disepakati

Perubahan APBD 2026 Kabupaten Subang Disepakati

Subang5 jam lalu
Beredar Surat Disebut-sebut Sebagai Undangan Pelantikan Sekda Subang untuk Rona Mairansyah Besok

Beredar Surat Disebut-sebut Sebagai Undangan Pelantikan Sekda Subang untuk Rona Mairansyah Besok

Subang5 jam lalu
Revitalisasi Pasar Ciroyom Ditargetkan Rampung 2 Tahun

Revitalisasi Pasar Ciroyom Ditargetkan Rampung 2 Tahun

Bandung Barat6 jam lalu
ADVERTISEMENT
Terima 100 Becak Listrik, Om Zein: Bentuk Kasih Sayang Pak Prabowo

Terima 100 Becak Listrik, Om Zein: Bentuk Kasih Sayang Pak Prabowo

Purwakarta6 jam lalu
Pagar Nusa Luncurkan Naskah Kuno "Serat Nitipraja Eyang Gandasoli"

Pagar Nusa Luncurkan Naskah Kuno "Serat Nitipraja Eyang Gandasoli"

Purwakarta7 jam lalu
Kawasan Industri Baru Subang Jadi Sasaran Rekrutmen Serikat Buruh

Kawasan Industri Baru Subang Jadi Sasaran Rekrutmen Serikat Buruh

Subang7 jam lalu
Jadwal Konser dan Fanmeeting Kpop di Bulan Oktober 2026, Ada NCT 127 hingga Gong Yoo

Jadwal Konser dan Fanmeeting Kpop di Bulan Oktober 2026, Ada NCT 127 hingga Gong Yoo

Lifestyle9 jam lalu
Wajah Anak Bukan Konten, Privasi Anak di Sosial Media Jangan Disepelekan

Wajah Anak Bukan Konten, Privasi Anak di Sosial Media Jangan Disepelekan

Lifestyle10 jam lalu
Nama Sekda Kabupaten Subang Sudah Ada, Bupati: Besok Pelantikan, Tunggu Saja

Nama Sekda Kabupaten Subang Sudah Ada, Bupati: Besok Pelantikan, Tunggu Saja

Headline10 jam lalu