Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kontroversi Menghiasi Olimpiade Paris 2024

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|16:16 WIB
Bagikan:
Kontroversi Menghiasi Olimpiade Paris 2024
Kontroversi Menghiasi Olimpiade Paris 2024

PASUNDAN EKSPRES- Olimpiade Paris 2024 sudah dimulai, tapi sayangnya, pembukaannya dipenuhi dengan kontroversi.

Dari seremoni pembukaan yang memicu kemarahan hingga masalah keamanan yang memprihatinkan, berikut adalah rangkuman kekacauan yang melanda gelaran megah ini.

Seremoni Pembukaan yang Memicu Polemik

Pembukaan Olimpiade kali ini menjadi sorotan utama. Upacara yang dianggap kontroversial karena menampilkan kelompok drag queen yang memparodikan peristiwa The Last Supper ini mendapat kecaman keras dari berbagai pihak.

Banyak yang merasa bahwa pertunjukan tersebut menyinggung umat Kristiani dan dianggap sebagai promosi agenda LGBT.

Aktor Filipe Katherine yang tampil dalam acara tersebut membela diri dengan mengatakan, “Ini adalah bagian dari budaya kami, dan saya bangga dengan itu,” namun pernyataannya justru memicu kemarahan lebih lanjut di media sosial.

Keamanan dan Kebijakan Kontroversial

Selain kontroversi seremoni, masalah keamanan juga menjadi perhatian. Meskipun pemerintah Prancis telah menertibkan tunawisma dan pengemis, kebijakan ini dikritik karena dianggap diskriminatif.

Keamanan Olimpiade semakin terancam setelah seorang wanita Australia diserang, dan dua jurnalis Australia dirampok.

Penyerangan di kereta bawah tanah dan gangguan operasional juga menambah daftar masalah.

Fasilitas yang Menuai Kritik

Fasilitas di Olimpiade Paris 2024 juga menjadi sorotan. Arena voli indoor dinilai kurang megah dibandingkan dengan fasilitas di Olimpiade Tokyo 2020, dan kualitas penginapan para atlet juga menjadi bahan keluhan.

Kasur kardus yang disediakan, meskipun dirancang untuk mendukung gerakan ramah lingkungan, dianggap kurang nyaman oleh banyak atlet.

Kontroversi Kontingen Korea Selatan dan Israel

Kontingen Korea Selatan merasa marah setelah diperkenalkan sebagai Korea Utara dalam upacara pembukaan.

Pemerintah Prancis dan Komite Olimpiade Internasional (IOC) segera meminta maaf setelah mendapatkan kecaman dari Korea Selatan.

Di sisi lain, perlakuan istimewa terhadap Kontingen Israel juga memicu protes. Banyak pihak, termasuk beberapa demonstran di Prancis dan tokoh politik internasional, meminta agar Israel dikenakan sanksi.

Meski begitu, pemerintah Prancis memastikan keamanan ekstra untuk kontingen Israel, yang menuai kritik lebih lanjut.

Olimpiade Paris 2024 sepertinya akan dikenang tidak hanya sebagai ajang olahraga, tetapi juga sebagai perhelatan yang dipenuhi dengan kontroversi dan masalah serius.

Akankah perhelatan ini menjadi yang terburuk dalam sejarah Olimpiade? Waktu akan menjawab.

Berita Terbaru

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga15 menit lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline34 menit lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline54 menit lalu
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle57 menit lalu
ADVERTISEMENT
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle1 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle2 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat3 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline4 jam lalu
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional11 jam lalu
Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Headline11 jam lalu