Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Meski Kalah di 32 Besar Piala Dunia 2026, Tim Tetap Kantongi Hadiah Ini

P
Putri MelaniaEditor: Putri Melania
|11:43 WIB
Bagikan:
Meski Kalah di 32 Besar Piala Dunia 2026, Tim Tetap Kantongi Hadiah Ini
Gambar: Trofi Piala Dunia dengan latar belakang dolar. (Sumber: Claudio Thoma/Keystone/AP/Edited via Canva)

PASUNDANEKSPRES.ID - Babak 32 besar Piala Dunia 2026 menjadi tahap awal yang menentukan dalam perjalanan setiap negara di ajang sepak bola terbesar di dunia ini.

Selain persaingan di lapangan, aspek lain yang ikut menarik perhatian adalah besarnya hadiah yang diberikan kepada seluruh tim peserta berdasarkan pencapaian mereka.

Babak awal ini tidak hanya menjadi ajang untuk memperebutkan gelar juara, tetapi juga menjadi sumber pendapatan besar bagi federasi sepak bola setiap negara.  Bahkan tim yang gagal melangkah lebih jauh tetap memperoleh hadiah dengan nominal yang cukup signifikan.

Rincian Hadiah 32 Besar Piala Dunia 2026

Piala Dunia 2026 memiliki struktur pembagian hadiah yang jelas dari FIFA untuk seluruh peserta, mulai dari juara hingga tim yang tersingkir di fase awal. 
Sistem ini dibuat agar setiap negara peserta tetap mendapatkan apresiasi sesuai pencapaian mereka di turnamen.

Berikut lengkapnya yang dikutip dari CNBC:

  • Juara pertama: $50 - $53,5 juta (sekitar Rp894 miliar - Rp1 triliun)
  • Runner-up: $33 - $36,5 juta (sekitar Rp590 miliar - Rp650 miliar)
  • Juara ketiga: $29 - $32,5 juta (sekitar Rp519 miliar - Rp585 miliar)
  • Juara keempat: $27 - $30,5 juta (sekitar Rp483 miliar - Rp550 miliar)
  • Peringkat 5-8: $19 juta (sekitar Rp340 miliar)
  • Peringkat 9-16: $15 juta (sekitar Rp268 miliar)
  • Peringkat 17-32: $11 juta (sekitar Rp196 miliar)
  • Peringkat 33-48: $9 juta - $12,5 juta (sekitar Rp160 miliar - Rp225 miliar)
  • Bonus partisipasi: $2,5 juta per tim (sekitar Rp45 miliar)

Setiap hasil pertandingan menunjukkan bahwa performa di lapangan memiliki dampak langsung terhadap besaran hadiah yang diterima. Setiap kemenangan atau kekalahan menentukan posisi akhir tim dalam pembagian prize money atau hadiah uang yang sudah ditetapkan.

Tim yang terhenti di fase grup tetap mendapatkan kompensasi finansial, meski jumlahnya lebih kecil dibandingkan tim yang berhasil melangkah ke babak selanjutnya. Sistem ini memastikan seluruh peserta tetap memperoleh penghargaan sesuai capaian masing-masing.

Perbedaan jumlah hadiah antara setiap posisi menunjukkan sistem penilaian berbasis prestasi yang diterapkan dalam turnamen ini. 

Semakin jauh langkah sebuah tim, semakin besar pula hadiah yang diterima. Meskipun tidak semua bisa melaju ke tahap akhir, seluruh peserta tetap memperoleh hadiah sesuai dengan pencapaian mereka. 

(pm)

Berita Terbaru

Hadapi Peralihan Musim, Pupuk Kujang Siapkan 98 Ribu Ton Pupuk Subsidi di Jabar

Hadapi Peralihan Musim, Pupuk Kujang Siapkan 98 Ribu Ton Pupuk Subsidi di Jabar

Subang7 jam lalu
Gapensi Bidik Peluang Proyek Lokal di Era Digital

Gapensi Bidik Peluang Proyek Lokal di Era Digital

Subang7 jam lalu
Wujudkan Keadilan Sosial, Pemerintah Hadirkan Listrik ke Dusun di Pesisir Karawang

Wujudkan Keadilan Sosial, Pemerintah Hadirkan Listrik ke Dusun di Pesisir Karawang

Karawang7 jam lalu
Layanan ATR/BPN Dekat, Permudah Masyarakat Dapatkan Informasi Pertanahan

Layanan ATR/BPN Dekat, Permudah Masyarakat Dapatkan Informasi Pertanahan

Nasional7 jam lalu
ADVERTISEMENT
PLN Beberkan Kejanggalan Blackout Batam, Posisi CCTV Bergeser Sehari Sebelum Kejadian

PLN Beberkan Kejanggalan Blackout Batam, Posisi CCTV Bergeser Sehari Sebelum Kejadian

Nasional10 jam lalu
5 Hal yang Menyebabkan Stres di Tempat Kerja yang Harus Kamu Tahu

5 Hal yang Menyebabkan Stres di Tempat Kerja yang Harus Kamu Tahu

Lifestyle10 jam lalu
Mau Masuk Circle Eksklusif? Nasabah BCA Prioritas Harus Lewati Syarat Ini!

Mau Masuk Circle Eksklusif? Nasabah BCA Prioritas Harus Lewati Syarat Ini!

Lifestyle10 jam lalu
Bahaya Asap Karhutla bagi Kesehatan Tubuh Manusia, dari Iritasi Mata hingga Risiko Kanker Paru-paru

Bahaya Asap Karhutla bagi Kesehatan Tubuh Manusia, dari Iritasi Mata hingga Risiko Kanker Paru-paru

Lifestyle11 jam lalu
Tema dan Logo Hari Sumpah Pemuda ke 98 Tahun 2026, Ini Link Downloadnya

Tema dan Logo Hari Sumpah Pemuda ke 98 Tahun 2026, Ini Link Downloadnya

Nasional12 jam lalu
Bukan Gibran, KDM Puncaki Survei Elektabilitas Cawapres 2029 Versi PPI

Bukan Gibran, KDM Puncaki Survei Elektabilitas Cawapres 2029 Versi PPI

Headline12 jam lalu