Pernah Mendominasi, Ini Daftar Lengkap Juara All England dari Indonesia

PASUNDANEKSPRES.ID - Menjadi juara All England selalu punya makna khusus bagi Indonesia. Turnamen bulu tangkis tertua di dunia ini bukan hanya ajang bergengsi level BWF Super 1000, tetapi juga panggung yang kerap menghadirkan momen penting dalam sejarah olahraga nasional.
Sejak era 1960-an, nama-nama pemain Indonesia konsisten muncul sebagai juara All England di berbagai nomor. Catatan ini menunjukkan betapa kuatnya tradisi bulu tangkis Indonesia di level tertinggi.
Daftar Juara All England dari Indonesia di Semua Nomor
Menjelang All England 3–8 Maret 2026, berikut kilas balik daftar lengkap juara All England asal Indonesia di semua sektor.
1. Tunggal Putra
Dominasi Indonesia di sektor ini dimulai pada 1959 saat Tan Joe Hok menjadi juara All England tunggal putra pertama dari Indonesia.
Pada 1960-an melalui Rudy Hartono yang meraih gelar pada 1968, 1969, 1970, 1971, 1972, 1973, 1974, dan 1976.
Delapan gelar tersebut menjadi salah satu rekor paling ikonik dalam sejarah juara All England.
Prestasi berlanjut lewat Liem Swie King yang menjadi juara pada 1978, 1979, dan 1981.
Memasuki era 1990-an, Indonesia kembali mencatatkan nama:
- Ardy Wiranata (1991)
- Hariyanto Arbi (1993, 1994)
Setelah itu, penantian panjang berakhir saat Jonatan Christie merebut gelar juara All England 2024, menandai kebangkitan sektor tunggal putra Indonesia di level elite.
2. Tunggal Putri
Sektor ini identik dengan Susi Susanti. Ia menjadi juara pada 1990, 1991, 1993, dan 1994.
Empat gelar tersebut menempatkannya sebagai salah satu ikon juara All England dari Indonesia di nomor tunggal putri. Sayangnya, sejak era Susi, Indonesia belum kembali meraih gelar di sektor ini.
3. Ganda Putra
Ganda putra menjadi salah satu penyumbang gelar terbanyak bagi Indonesia dalam sejarah juara All England.
Daftar juara dari Indonesia:
- Christian Hadinata/Ade Chandra (1972, 1973)
- Tjun Tjun/Johan Wahyudi (1974, 1975, 1977, 1978, 1979, 1980)
- Kartono/Heryanto (1981, 1984)
- Rudy Gunawan/Eddy Hartono (1992)
- Rudy Gunawan/Bambang Suprianto (1994)
- Rexy Mainaky/Ricky Subagja (1995, 1996)
- Tony Gunawan/Candra Wijaya (1999)
- Tony Gunawan/Halim Heryanto (2001)
- Sigit Budiarto/Candra Wijaya (2003)
- Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (2014, 2019)
- Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon (2017, 2018)
- Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana (2022)
- Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (2023, 2024)
Gelar 2023 dan 2024 dari Fajar/Rian menegaskan posisi Indonesia sebagai kekuatan tradisional di sektor ini, sekaligus memperpanjang daftar juara All England dari Merah Putih.
4. Ganda Putri
Indonesia pernah mencatatkan satu gelar juara All England di sektor ini melalui Verawaty Fajrin/Imelda Wigoena pada 1979.
Hingga 2025, gelar tersebut masih menjadi satu-satunya dari Indonesia di nomor ganda putri.
5. Ganda Campuran
Kontribusi Indonesia di sektor ini juga signifikan.
Daftar juara:
- Christian Hadinata/Imelda Wigoena (1979)
- Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (2012, 2013, 2014)
- Praveen Jordan/Debby Susanto (2016)
- Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti (2020)
Tiga gelar beruntun yang diraih Tontowi/Liliyana menjadi salah satu periode paling konsisten Indonesia dalam sejarah juara All England di nomor ganda campuran.
Selain itu, ada Praveen Jordan yang berhasil membawa gelar juara All England dengan dua pasangan yang berbeda di tahun Olimpiade.
Jadi, itu dia daftar juara All England dari Indonesia.
Dari era Rudy Hartono hingga Jonatan Christie, dari Tjun Tjun hingga Fajar/Rian, tradisi juara All England terus menjadi bagian penting dalam perjalanan bulu tangkis Indonesia di level dunia.
(pm)
