Persib Bebas dari Sanksi FIFA, Persib Kini Resmi Bisa Registrasi Pemain Baru

PASUNDANEKSPRES.ID - Persib Bandung dipastikan telah terbebas dari sanksi FIFA berupa larangan registrasi pemain yang sebelumnya dijatuhkan pada 29 Mei 2026.
Dengan dicabutnya hukuman tersebut, Maung Bandung kini kembali memiliki kewenangan untuk mendaftarkan pemain baru menjelang bergulirnya kompetisi musim 2026/2027.
Hingga Kamis (23/7/2026), nama Persib sudah tidak lagi tercantum dalam Registration Ban List FIFA. Daftar tersebut merupakan dokumen resmi yang menjadi acuan bagi asosiasi anggota, konfederasi, klub, pemain, hingga agen pemain terkait kepatuhan terhadap regulasi FIFA.
Klub yang masuk ke dalam Registration Ban List tidak diperbolehkan melakukan registrasi pemain baru sampai sanksi dicabut oleh FIFA. Umumnya, larangan tersebut dijatuhkan akibat sengketa finansial maupun pelanggaran kontrak yang dilaporkan oleh pihak terkait.
Dalam kasus Persib, sanksi tersebut berkaitan dengan persoalan yang melibatkan mantan pemainnya, Daisuke Sato. Setelah nama Persib dihapus dari daftar tersebut, manajemen kini dapat memproses pendaftaran seluruh pemain anyar secara resmi.
Sejauh ini, Persib telah merekrut enam pemain baru untuk memperkuat skuad musim depan, yakni Gabriel Mutombo, Luka Menalo, Sandy Walsh, Gakuto Notsuda, Ragnar Oratmangoen, dan Mariano Peralta.
“Alhamdulillah, kami dapat memastikan bahwa FIFA Registration Ban terhadap Persib telah resmi dicabut setelah seluruh kewajiban yang menjadi dasar sanksi tersebut kami penuhi,” tutur Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat Adhitia Putra Herawan.
“Sejak awal, kami berkomitmen menyelesaikan seluruh proses melalui mekanisme yang berlaku sebagai bentuk tanggung jawab dan profesionalisme klub,” ungkapnya.
Dalam wawancaranya bersama KOMPAS.com, Adhitia menjelaskan bahwa manajemen memang memiliki sejumlah kewajiban administratif yang harus dituntaskan. Ia menegaskan pihak klub tetap memberikan perhatian penuh terhadap persoalan tersebut dan menjalankan seluruh prosedur sesuai mekanisme yang berlaku.
Di sisi lain, manajemen tidak merasa perlu mengambil langkah secara terburu-buru karena proses registrasi pemain masih memiliki waktu sebelum kompetisi dimulai. Kini, menjelang Liga 1 musim 2026/2027, Persib telah resmi terbebas dari sanksi FIFA tersebut.
“Dari manajemen, kami melihatnya sesuatu yang memang harus dilakukan. Jadi bukan sesuatu yang kami enggak pernah peduli, tapi kami pernah bilang juga bahwa kami enggak merasa harus terburu-buru,” ungkapnya.
“Karena toh transfer window transfer pendaftarannya juga masih lama gitu kan,” papar dia di sela-sela penandatanganan perjanjian kerja sama dengan KOMPAS.com Kamis (23/7/2026) di Graha Persib yang akan meluncurkan Collectible Card.
Persib Pilih Sikap Rasional Hadapi Sanksi FIFA
Dalam menyelesaikan persoalan ini, manajemen Persib mengedepankan pendekatan yang rasional dengan tetap mempertimbangkan kebutuhan dan prioritas klub. Langkah tersebut dilakukan agar penyelesaian administrasi berjalan beriringan dengan persiapan tim menghadapi musim baru.
Melalui strategi tersebut, Persib dapat memenuhi seluruh kewajiban yang diminta tanpa mengganggu agenda utama tim dalam membangun kekuatan skuad.
“Setiap dinamika yang dihadapi klub kami respons secara profesional dengan mengedepankan pola pikir yang rasional, bukan emosional. Dengan pendekatan tersebut, kami dapat menjaga skala prioritas yang telah ditetapkan, memastikan setiap proses berjalan sesuai ketentuan,” terangnya.
“Biasanya registrasi pemain itu kami lakukan menjelang kompetisi. Kenapa? Karena registrasi pemain itu butuh ITC (International Transfer Certificate) surat keluar dari klub sebelumnya, hasil medical check up. Jadi kami mesti collect dulu semuanya. Registrasi mah tinggal masukin ke sistem,” urai dia.
Persib Siap Registrasi Pemain untuk Musim 2026/2027
Setelah larangan registrasi pemain resmi dicabut FIFA, Persib kini dapat menjalankan seluruh tahapan administrasi pendaftaran pemain sesuai regulasi FIFA dan PSSI. Proses tersebut menjadi bagian penting dalam persiapan menghadapi kompetisi musim 2026/2027.
Manajemen memastikan seluruh aspek, baik teknis maupun administratif, akan terus dipersiapkan secara maksimal agar tim dapat memasuki musim baru dengan kondisi terbaik.
“Pencabutan FIFA Registration Ban menjadi momentum positif bagi Persib untuk kembali memusatkan perhatian sepenuhnya pada persiapan tim menghadapi musim kompetisi yang akan datang.”
“Seluruh aspek, baik teknis maupun administratif, terus kami pastikan berjalan dengan baik agar tim dapat melakukan persiapan secara optimal.” Ujarnya.
