Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Persib Terancam Sangsi Berat Akibat Ulah Suporter,Setelah Melawan Persija

R
Rian AlfianEditor: Rian Alfian
|08:14 WIB
Bagikan:
Persib Terancam Sangsi Berat Akibat Ulah Suporter,Setelah Melawan Persija
Potret kerusuhan suporter yang terjadi setelah laga Persib vs Persija. Sumber (tangkapan layar/ X/@heraloebs)

PASUNDAN EKSPRES - Persib Bandung harus menerima konsekuensi berat setelah insiden kerusuhan yang melibatkan suporternya usai laga melawan Persija Jakarta di Stadion Si Jalak Harupat, Senin, 23 September 2024. Meski berhasil menang 2-0 dalam laga lanjutan Liga 1 2024-2025, Persib terancam sanksi pengurangan poin akibat perilaku suporter yang merusak pertandingan.

Kerusuhan terjadi sesaat setelah peluit panjang dibunyikan, ketika ratusan hingga ribuan suporter Maung Bandung menerobos masuk ke lapangan. Mereka menyerang beberapa steward yang bertugas selama pertandingan, yang diduga sebagai aksi balas dendam terhadap intimidasi yang dilakukan oknum steward kepada suporter Persib setelah laga melawan Port FC pada 19 September 2024.

Kapolresta Bandung, Kombes Pol Kusworo Wibowo, mengungkapkan bahwa situasi di stadion sempat tidak kondusif selama 10-15 menit. Namun, pihak keamanan berhasil mengendalikan keadaan tanpa menimbulkan korban jiwa. "Alhamdulillah tidak ada korban, kondisi segera kita amankan dan kerusuhan dapat diatasi dalam waktu 5-10 menit," jelas Kombes Pol Kusworo.

Meski tidak ada korban jiwa, insiden ini mencoreng nama baik Persib Bandung dan persepakbolaan Indonesia. Di tengah peningkatan prestasi Timnas Indonesia, kerusuhan suporter seperti ini menunjukkan bahwa sepak bola Indonesia masih terkendala oleh tindakan oknum yang tidak dewasa.

Pemain Persib Bandung, Nick Kuipers, turut menyampaikan kekhawatirannya. "Kami tidak merasa aman meskipun bermain di kandang sendiri," ucap Kuipers, menggambarkan perasaannya pasca insiden tersebut.

PSSI diperkirakan akan segera mengeluarkan keputusan terkait sanksi bagi Persib Bandung, termasuk kemungkinan pengurangan poin, sebagai bentuk hukuman atas kerusuhan ini.

Berita Terbaru

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle1 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle2 jam lalu
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional2 jam lalu
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Subang3 jam lalu
Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle3 jam lalu
Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Lifestyle3 jam lalu
Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Nasional4 jam lalu
Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Nasional4 jam lalu
Capai Rp 158 Miliar, Pemerintah Beri Bonus untuk Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Capai Rp 158 Miliar, Pemerintah Beri Bonus untuk Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Nasional4 jam lalu