Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Persib Tumbang 1-2 dari Persija, Ini Evaluasi Persib Bandung Usai Kalah Lawan Persija Jelang Hadapi FC Seoul

K
Khoirul AnsoriEditor: Dobi Maulana
|14:06 WIB
Bagikan:
Persib Tumbang 1-2 dari Persija, Ini Evaluasi Persib Bandung Usai Kalah Lawan Persija Jelang Hadapi FC Seoul
Persib Tumbang 1-2 dari Persija, Ini Evaluasi Persib Bandung Usai Kalah Lawan Persija Jelang Hadapi FC Seoul

PASUNDAN EKSPRES.ID – Persib Bandung harus menerima kekalahan perdana di Super League 2026/2027 setelah ditundukkan Persija Jakarta dengan skor 1-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu, 12 September 2026.

Hasil tersebut menjadi pukulan bagi tim asuhan Igor Tolic yang sebelumnya mengawali kompetisi dengan kemenangan 3-1 atas PSM Makassar.

Persib sempat menyamakan kedudukan melalui Balsa Sekulic pada menit ke-81 setelah lebih dulu tertinggal akibat gol Alexander Jeremejeff pada menit ke-41. Namun, Ivan Mamut mencetak gol kemenangan Persija pada masa tambahan waktu. 

Kekalahan tersebut kemudian menjadi bahan evaluasi bagi Tolic.

Pelatih asal Kroasia itu tidak menunjuk satu pemain sebagai penyebab kekalahan. Menurutnya, persoalan Persib berada pada permainan tim secara keseluruhan.

Igor Tolic soroti permainan Persib

Dalam konferensi pers setelah pertandingan, Tolic mengakui penampilan Persib belum sesuai harapan. Ia juga menolak menjadikan Kakang Rudianto dan Danijel Loncar sebagai pihak yang harus bertanggung jawab sendirian.

"Ya, saya rasa hari ini tidak ada seorang pun yang boleh merasa puas dengan penampilan siapa pun. Anda tahu, kesalahan itu bukan hanya dibuat oleh satu orang saja," kata Tolic setelah pertandingan. 

Dua pemain tersebut memang mengisi sisi kanan pertahanan Persib, sementara proses terciptanya dua gol Persija berawal dari area tersebut. Meski begitu, Tolic melihat masalahnya sebagai persoalan kolektif.

Ia menilai setiap pemain seharusnya mampu saling membantu dengan cepat ketika menghadapi serangan lawan.

Ada beberapa momen ketika koordinasi tersebut tidak berjalan sesuai harapan.

"Setiap pemain bisa bermain bagus, melakukan penyelamatan, saling membantu dengan cepat. Hari ini, ada sekitar tiga kali kami tidak melakukannya. Sekitar tiga kali mereka punya peluang mencetak gol, meski kami sempat berhasil mengantisipasinya," ujar Tolic. 

Pernyataan tersebut menjadi salah satu gambaran evaluasi Persib setelah laga.

Tolic tidak hanya melihat kesalahan akhir yang menghasilkan gol, tetapi juga bagaimana tim gagal mengantisipasi sejumlah peluang Persija.

Persib sempat bangkit di 30 menit terakhir

Pertandingan di SUGBK memperlihatkan dua wajah Persib. Pada sebagian besar pertandingan, Persija mampu memberikan tekanan dan mengontrol permainan.

Persib kemudian meningkatkan intensitas pada bagian akhir pertandingan.

Balsa Sekulic menjadi pemain yang membawa Persib kembali ke level 1-1 pada menit ke-81.

Gol tersebut membuat peluang Maung Bandung membawa pulang poin kembali terbuka.

Namun, momentum tersebut tidak mampu dipertahankan hingga peluit panjang.

Ivan Mamut mencetak gol pada menit-menit akhir sehingga Persija mengamankan kemenangan 2-1. 

Bagi Persib, persoalan yang perlu diperbaiki bukan hanya soal penyelesaian akhir.

Koordinasi antarpemain, konsentrasi sejak awal laga dan kemampuan menjaga permainan ketika lawan memberikan tekanan menjadi bagian yang harus diperhatikan.

Atmosfer SUGBK bukan alasan kekalahan

SUGBK dipadati hampir 60 ribu Jakmania dalam pertandingan tersebut.

Suasana stadion yang sangat bising membuat komunikasi pemain di lapangan menjadi lebih sulit.

Namun, Tolic tidak menjadikan atmosfer tersebut sebagai alasan kekalahan Persib.

"Memang bagi pemain sedikit sulit untuk saling berkomunikasi di atas lapangan karena suasananya sangat bising. Namun kami sudah menekankan sejak awal agar kami percaya pada diri sendiri, berhati-hati di awal laga, sangat fokus, saling membantu, dan kemudian mencoba berkembang menit demi menit," kata Tolic. 

Artinya, fokus evaluasi tetap diarahkan kepada permainan tim sendiri.

Persib harus memperbaiki hal-hal yang berada dalam kendali mereka sebelum menghadapi pertandingan berikutnya.

Posisi Persib di klasemen ikut berubah

Kekalahan dari Persija membuat Persib turun di klasemen sementara. Setelah dua pertandingan, Persib mengoleksi tiga poin dari satu kemenangan dan satu kekalahan.

Persija, sebaliknya, mengumpulkan enam poin dari dua kemenangan. 

Data klasemen terbaru yang tersedia juga menunjukkan Persib berada di papan tengah setelah pekan kedua.

Kekalahan tersebut membuat hasil pertandingan berikutnya menjadi penting agar Maung Bandung tidak semakin tertinggal dari tim-tim yang sudah mengumpulkan poin lebih banyak.

Persib sebelumnya menang 3-1 atas PSM pada pertandingan pembuka.

Karena itu, kekalahan dari Persija membuat catatan awal musim menjadi satu kemenangan dan satu kekalahan.

Tolic tidak ingin Persib terlalu lama larut

Evaluasi memang diperlukan, tetapi Persib tidak memiliki banyak waktu untuk berdiam diri.

Jadwal pertandingan berikutnya justru membawa mereka ke kompetisi Asia.

Persib dijadwalkan menghadapi FC Seoul pada pertandingan pertama Grup E AFC Champions League Two 2026/2027 di Seoul World Cup Stadium, Korea Selatan, Rabu, 16 September 2026. Kick-off dijadwalkan pukul 17.00 WIB. 

Jarak pertandingan yang hanya beberapa hari membuat pemulihan fisik dan mental pemain menjadi perhatian.

Tolic pun meminta timnya segera mengalihkan fokus.

"Kami tidak punya banyak waktu untuk bersedih, kami juga tidak punya waktu untuk merasa lelah. Kami harus segera memulihkan kondisi dan bersiap menuju Seoul untuk menampilkan performa terbaik," kata Tolic. 

Pertandingan melawan FC Seoul sekaligus menjadi ujian berikutnya bagi Persib setelah kegagalan membawa pulang poin dari Jakarta.

Evaluasi Persib Bandung Usai Kalah Lawan Persija

Menurut Tolic seusai laga, beberapa aspek yang menjadi perhatian Persib dapat dirangkum sebagai berikut:

  • Koordinasi antarpemain, terutama ketika lawan melakukan serangan cepat.
  • Konsentrasi sejak awal pertandingan, karena Persib kesulitan mengembangkan permainan pada sejumlah fase.
  • Komunikasi di lapangan, yang diakui Tolic sempat terganggu oleh atmosfer SUGBK.
  • Pertahanan sisi kanan, yang menjadi area awal terciptanya dua gol Persija.
  • Konsistensi permainan, sebab Persib baru menunjukkan tekanan lebih besar pada bagian akhir pertandingan.
  • Pemanfaatan momentum, setelah berhasil menyamakan kedudukan 1-1 tetapi kemudian kembali kebobolan pada masa tambahan waktu.
  • Pemulihan fisik, karena pertandingan berikutnya berlangsung di Korea Selatan hanya beberapa hari setelah laga melawan Persija.

Tolic juga menegaskan bahwa kekalahan tersebut bukan persoalan satu atau dua pemain.

Evaluasi dilakukan terhadap keseluruhan tim agar kesalahan serupa tidak kembali terjadi pada pertandingan berikutnya.

Persib Langsung Dihadapkan Pada Ujian Asia

Laga FC Seoul menjadi tantangan berbeda karena Persib harus menghadapi klub Korea Selatan di kandangnya.

Grup E ACL Two juga dihuni The Cong-Viettel FC dari Vietnam dan Melbourne Victory dari Australia. 

Situasi tersebut membuat respons Persib setelah kekalahan dari Persija menarik untuk diperhatikan.

Tim harus melakukan perjalanan internasional dalam waktu singkat sekaligus membawa hasil buruk dari laga domestik.

Di tengah agenda padat itu, Tolic dituntut melakukan perbaikan tanpa kehilangan keseimbangan skuad.

Kekalahan di Jakarta sudah menjadi catatan pertandingan, sedangkan pertandingan di Seoul akan menjadi kesempatan berikutnya untuk melihat respons tim.

Berita Terbaru

Acara HUT TNI 2026 Dipindah ke Cilangkap, Ini Jadwalnya

Acara HUT TNI 2026 Dipindah ke Cilangkap, Ini Jadwalnya

Nasional2 jam lalu
POLSUB dan Pengda FORBASI Jabar Resmi Gelar Kejurda 2026

POLSUB dan Pengda FORBASI Jabar Resmi Gelar Kejurda 2026

Subang2 jam lalu
Motor Warga Hilang, Keamanan Parkir di Pasar Malam Lapangan Bintang Subang jadi Sorotan

Motor Warga Hilang, Keamanan Parkir di Pasar Malam Lapangan Bintang Subang jadi Sorotan

Subang3 jam lalu
Polres Subang Sasar Miras hingga Knalpot Brong Dalam Patroli KRYD

Polres Subang Sasar Miras hingga Knalpot Brong Dalam Patroli KRYD

Subang3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Prediksi Cuaca Kabupaten Subang 5 Oktober 2026: Berawan, Suhu hingga 35 Derajat Celsius

Prediksi Cuaca Kabupaten Subang 5 Oktober 2026: Berawan, Suhu hingga 35 Derajat Celsius

Subang3 jam lalu
Proyek PSEL di Bandung Barat Mulai Dibangun, Apa Dampaknya bagi Lingkungan?

Proyek PSEL di Bandung Barat Mulai Dibangun, Apa Dampaknya bagi Lingkungan?

Bandung Barat7 jam lalu
Segini Gaji Karyawan Pabrik Mobil Listrik di Subang, Operator Bisa Bawa Pulang Rp5 Jutaan

Segini Gaji Karyawan Pabrik Mobil Listrik di Subang, Operator Bisa Bawa Pulang Rp5 Jutaan

Jawa Barat10 jam lalu
Mitra Samira Travel Resmi Hadir di Subang, Permudah Warga Wujudkan Impian ke Tanah Suci

Mitra Samira Travel Resmi Hadir di Subang, Permudah Warga Wujudkan Impian ke Tanah Suci

Headline11 jam lalu
Jadi Finalis FIFA ASEAN Cup 2026, Segini Posisi Timnas Indonesia di Ranking FIFA

Jadi Finalis FIFA ASEAN Cup 2026, Segini Posisi Timnas Indonesia di Ranking FIFA

Olahraga11 jam lalu
Polres Subang Sasar Miras hingga Knalpot Brong, 64 Botol dan 9 Motor Diamankan

Polres Subang Sasar Miras hingga Knalpot Brong, 64 Botol dan 9 Motor Diamankan

Headline11 jam lalu