Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Stadion Si Jalak Harupat Ditutup untuk Persib hingga FIFA ASEAN Cup 2026, Rumput Masuk Masa Pemeliharaan

R
Rian AlfianEditor: Rian Alfian
|11:55 WIB
Bagikan:
Stadion Si Jalak Harupat Ditutup untuk Persib hingga FIFA ASEAN Cup 2026, Rumput Masuk Masa Pemeliharaan
SUASANA STADION - Foto arsip. Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

PASUNDANEKSPRES.ID - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bandung, Jawa Barat, memastikan Persib Bandung tidak lagi dapat menggunakan Stadion Si Jalak Harupat untuk pertandingan hingga pelaksanaan FIFA ASEAN Cup 2026. Stadion yang berada di Kabupaten Bandung tersebut memasuki masa pemeliharaan rumput sebagai bagian dari persiapan menyambut turnamen sepak bola antarnegara ASEAN.

Kepala Dispora Kabupaten Bandung Dicky Anugrah mengatakan, pemeliharaan Stadion Si Jalak Harupat dilakukan setelah Persib menyelesaikan pertandingan terakhirnya di stadion tersebut pada 31 Agustus 2026.

"Setelah tanggal 31 Agustus dan hari ini FIFA sudah melakukan perbaikan-perbaikan rumput, Si Jalak Harupat tidak diperkenankan digunakan untuk pertandingan apa pun, termasuk BRI Super League," kata Dicky di Bandung, Kamis.

Dengan adanya kebijakan tersebut, Persib tidak diperkenankan menggunakan Stadion Si Jalak Harupat untuk pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada 6 September 2026.

"Persib tidak diperkenankan tanggal 6 September bermain di Si Jalak Harupat karena sudah masa pemeliharaan menjelang FIFA ASEAN Cup," ujarnya.

Dicky menegaskan, larangan penggunaan Stadion Si Jalak Harupat bukan merupakan keputusan Pemerintah Kabupaten Bandung. Kebijakan tersebut ditetapkan langsung oleh FIFA bersama PSSI sebagai bagian dari persiapan stadion untuk penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 dan telah disampaikan kepada pihak Persib.

Menurut Dicky, saat ini FIFA bersama PSSI tengah melakukan pemeliharaan terhadap kondisi rumput Stadion Si Jalak Harupat. Pemeliharaan dilakukan melalui sejumlah proses, termasuk pemadatan serta penguatan akar rumput, untuk memastikan kualitas permukaan lapangan memenuhi standar yang dibutuhkan selama turnamen.

"FIFA bersama PSSI sedang melakukan pemeliharaan rumput, di antaranya pemadatan dan penguatan akar untuk meningkatkan kualitas lapangan," kata Dicky.

Pemeliharaan tersebut menjadi bagian penting dari persiapan Stadion Si Jalak Harupat sebelum digunakan dalam rangkaian kegiatan FIFA ASEAN Cup 2026. Selain memastikan kualitas rumput, kesiapan stadion juga akan memasuki tahap uji coba lapangan menjelang kedatangan kontingen peserta dari negara-negara ASEAN.

Dicky mengatakan, agenda persiapan berikutnya dijadwalkan pada 19 September 2026. Pada tanggal tersebut, akan dilakukan uji coba lapangan sekaligus persiapan menyambut para peserta turnamen.

"Tanggal 19 September itu sudah ada persiapan uji coba lapangan, persiapan peserta. Tamu dari ASEAN sudah pada datang, termasuk uji coba lapangan nanti," ujarnya.

Meski demikian, hingga saat ini Dispora Kabupaten Bandung belum menerima kepastian mengenai jadwal pertandingan pertama yang akan digelar di Stadion Si Jalak Harupat selama FIFA ASEAN Cup 2026.

Sementara itu, seremoni pembukaan FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan berlangsung pada 25 September 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.

Dengan memasuki masa pemeliharaan, Stadion Si Jalak Harupat untuk sementara tidak dapat digunakan untuk pertandingan, termasuk laga BRI Super League. Persib pun harus menyiapkan alternatif stadion untuk menjalani pertandingan kandang yang bertepatan dengan periode pemeliharaan tersebut.

Berita Terbaru

Subang Miliki Potensi 1.165 Ton Jagung, Kemenkop Dorong KDKMP Jadi Penggerak Korporasi Petani

Subang Miliki Potensi 1.165 Ton Jagung, Kemenkop Dorong KDKMP Jadi Penggerak Korporasi Petani

Headline25 menit lalu
Cara Aktifkan Kunci Chat WhatsApp untuk Jaga Privasi Obrolan

Cara Aktifkan Kunci Chat WhatsApp untuk Jaga Privasi Obrolan

Lifestyle1 jam lalu
DP2KBP3A Subang Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak

DP2KBP3A Subang Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak

Subang2 jam lalu
Kabar Baik! Pabrik VinFast di Subang Butuh 8.000 Pekerja, KDM Siapkan Pelatihan Prakerja

Kabar Baik! Pabrik VinFast di Subang Butuh 8.000 Pekerja, KDM Siapkan Pelatihan Prakerja

Subang2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Lomba Vlog Kesejarahan Lokal Subang 2026 Dibuka, Ini Ketentuan dan Link Daftarnya

Lomba Vlog Kesejarahan Lokal Subang 2026 Dibuka, Ini Ketentuan dan Link Daftarnya

Subang2 jam lalu
Tips Mengatasi Bau Badan Saat Cuaca Panas agar Tetap Segar Sepanjang Hari

Tips Mengatasi Bau Badan Saat Cuaca Panas agar Tetap Segar Sepanjang Hari

Lifestyle3 jam lalu
Babak Kedua Denmark Open 2026 Hanya Sisakan 5 Wakil Indonesia, Ini Daftarnya

Babak Kedua Denmark Open 2026 Hanya Sisakan 5 Wakil Indonesia, Ini Daftarnya

Olahraga4 jam lalu
Hasil Vonis Harun di PN Subang: Divonis 1 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Pertimbangkan Banding

Hasil Vonis Harun di PN Subang: Divonis 1 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Pertimbangkan Banding

Subang4 jam lalu
BMKG Peringatkan El Niño Sangat Kuat: Awal Musim Hujan 2026/2027 Mundur di 61 Persen Wilayah Indonesia

BMKG Peringatkan El Niño Sangat Kuat: Awal Musim Hujan 2026/2027 Mundur di 61 Persen Wilayah Indonesia

Nasional5 jam lalu
Pemecatan Tidak Terhormat Bupati Gowa Berujung SK, Pansus Ungkap 3 Persoalan

Pemecatan Tidak Terhormat Bupati Gowa Berujung SK, Pansus Ungkap 3 Persoalan

Nasional5 jam lalu