Stadion Si Jalak Harupat Ditutup untuk Persib hingga FIFA ASEAN Cup 2026, Rumput Masuk Masa Pemeliharaan

PASUNDANEKSPRES.ID - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bandung, Jawa Barat, memastikan Persib Bandung tidak lagi dapat menggunakan Stadion Si Jalak Harupat untuk pertandingan hingga pelaksanaan FIFA ASEAN Cup 2026. Stadion yang berada di Kabupaten Bandung tersebut memasuki masa pemeliharaan rumput sebagai bagian dari persiapan menyambut turnamen sepak bola antarnegara ASEAN.
Kepala Dispora Kabupaten Bandung Dicky Anugrah mengatakan, pemeliharaan Stadion Si Jalak Harupat dilakukan setelah Persib menyelesaikan pertandingan terakhirnya di stadion tersebut pada 31 Agustus 2026.
"Setelah tanggal 31 Agustus dan hari ini FIFA sudah melakukan perbaikan-perbaikan rumput, Si Jalak Harupat tidak diperkenankan digunakan untuk pertandingan apa pun, termasuk BRI Super League," kata Dicky di Bandung, Kamis.
Dengan adanya kebijakan tersebut, Persib tidak diperkenankan menggunakan Stadion Si Jalak Harupat untuk pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada 6 September 2026.
"Persib tidak diperkenankan tanggal 6 September bermain di Si Jalak Harupat karena sudah masa pemeliharaan menjelang FIFA ASEAN Cup," ujarnya.
Dicky menegaskan, larangan penggunaan Stadion Si Jalak Harupat bukan merupakan keputusan Pemerintah Kabupaten Bandung. Kebijakan tersebut ditetapkan langsung oleh FIFA bersama PSSI sebagai bagian dari persiapan stadion untuk penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 dan telah disampaikan kepada pihak Persib.
Menurut Dicky, saat ini FIFA bersama PSSI tengah melakukan pemeliharaan terhadap kondisi rumput Stadion Si Jalak Harupat. Pemeliharaan dilakukan melalui sejumlah proses, termasuk pemadatan serta penguatan akar rumput, untuk memastikan kualitas permukaan lapangan memenuhi standar yang dibutuhkan selama turnamen.
"FIFA bersama PSSI sedang melakukan pemeliharaan rumput, di antaranya pemadatan dan penguatan akar untuk meningkatkan kualitas lapangan," kata Dicky.
Pemeliharaan tersebut menjadi bagian penting dari persiapan Stadion Si Jalak Harupat sebelum digunakan dalam rangkaian kegiatan FIFA ASEAN Cup 2026. Selain memastikan kualitas rumput, kesiapan stadion juga akan memasuki tahap uji coba lapangan menjelang kedatangan kontingen peserta dari negara-negara ASEAN.
Dicky mengatakan, agenda persiapan berikutnya dijadwalkan pada 19 September 2026. Pada tanggal tersebut, akan dilakukan uji coba lapangan sekaligus persiapan menyambut para peserta turnamen.
"Tanggal 19 September itu sudah ada persiapan uji coba lapangan, persiapan peserta. Tamu dari ASEAN sudah pada datang, termasuk uji coba lapangan nanti," ujarnya.
Meski demikian, hingga saat ini Dispora Kabupaten Bandung belum menerima kepastian mengenai jadwal pertandingan pertama yang akan digelar di Stadion Si Jalak Harupat selama FIFA ASEAN Cup 2026.
Sementara itu, seremoni pembukaan FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan berlangsung pada 25 September 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.
Dengan memasuki masa pemeliharaan, Stadion Si Jalak Harupat untuk sementara tidak dapat digunakan untuk pertandingan, termasuk laga BRI Super League. Persib pun harus menyiapkan alternatif stadion untuk menjalani pertandingan kandang yang bertepatan dengan periode pemeliharaan tersebut.
