Tangis Cristiano Ronaldo Pecah! Portugal Tersingkir Dramatis dari Piala Dunia 2026

PASUNDANEKSPRES.ID - Tangis cristiano ronaldo pecah setelah Portugal harus mengakhiri perjalanan di Piala Dunia 2026. Selecao das Quinas tersingkir secara dramatis usai kalah tipis 0-1 dari Spanyol pada babak 16 besar di Stadion AT&T, Arlington, Selasa (7/7) dini hari WIB.
Tangis Cristiano Ronaldo Pecah
Peluit panjang pertandingan langsung disambut suasana haru di kubu Portugal. Ronaldo terlihat menangis di tengah lapangan setelah harapan mengantarkan negaranya meraih gelar juara dunia untuk pertama kalinya kembali kandas.
Kekalahan ini terasa semakin emosional karena turnamen di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tersebut besar kemungkinan menjadi Piala Dunia terakhir bagi megabintang berusia 41 tahun itu. Sebelum pertandingan, Ronaldo bahkan sempat mengisyaratkan hal tersebut dalam konferensi pers.
"Saya ingin menikmati Piala Dunia terakhir saya sepenuhnya. Semoga besok bukan pertandingan terakhir saya. Dengan begitu, kalian bisa terus mencaci maki saya," ujar Ronaldo sehari sebelum laga.
Hasil ini juga mengubur harapan jutaan pecinta sepak bola yang menantikan duel impian Cristiano Ronaldo melawan Lionel Messi di partai final. Portugal sudah tersingkir, sementara peluang Argentina masih terbuka jika mampu melewati babak 16 besar dan semifinal.
Sejak awal laga, duel bertajuk Derbi Iberia berlangsung sengit. Spanyol langsung mengancam pada menit keenam melalui Mikel Oyarzabal yang lolos dari jebakan offside. Namun sontekannya masih melebar di sisi kiri gawang Portugal.
Portugal merespons enam menit kemudian. Ronaldo melepaskan tembakan keras dari dalam kotak penalti, tetapi masih mampu diblok kiper Spanyol sehingga hanya menghasilkan sepak pojok.
Spanyol kembali memperoleh peluang emas pada menit ke-16. Tendangan melengkung Lamine Yamal dari luar kotak penalti berhasil ditepis gemilang oleh Diogo Costa. Bola muntah kemudian disambar Alex Baena, namun kembali mampu digagalkan sang penjaga gawang.
Memasuki menit ke-30, Pedri menguji ketangguhan Diogo Costa lewat tembakan jarak jauh. Bola sempat memantul dan disundul Dani Olmo, tetapi arahnya masih tipis di sisi luar tiang gawang Portugal.
Portugal nyaris memecah kebuntuan pada menit ke-37. Sundulan Joao Felix disambut sontekan Ronaldo di depan gawang, namun bola berhasil diamankan oleh kiper Spanyol.
Empat menit berselang, Nuno Mendes hampir membawa Portugal unggul lewat tendangan keras dari luar kotak penalti. Bola mengenai sundulan Pedro Porro dan membentur mistar gawang. Hingga turun minum, skor tetap bertahan 0-0.
Pada babak kedua, Portugal kembali mendapatkan peluang melalui kerja sama Joao Felix dan Ronaldo pada menit ke-59. Felix mengirim umpan silang matang, tetapi tendangan voli Ronaldo terlalu lemah sehingga mudah diamankan kiper Spanyol.
Bruno Fernandes juga sempat mengancam pada menit ke-75 melalui tendangan voli dari dalam kotak penalti. Sayangnya, bola masih melenceng tipis di sisi kiri gawang Spanyol.
Saat pertandingan tampak akan berlanjut ke babak tambahan, petaka datang bagi Portugal. Pada menit 90+1, Mikel Moreno sukses memanfaatkan umpan terobosan rekannya sebelum menceploskan bola ke gawang Portugal. Gol tersebut menjadi satu-satunya gol dalam pertandingan sekaligus memastikan kemenangan 1-0 untuk Spanyol.
Portugal gagal membalas hingga laga usai. Spanyol pun melangkah ke babak perempat final Piala Dunia 2026, sementara perjalanan Cristiano Ronaldo bersama tim nasional di ajang sepak bola terbesar dunia kemungkinan berakhir dengan air mata.
Meski gagal mewujudkan mimpi mengangkat trofi Piala Dunia, Ronaldo tetap meninggalkan warisan luar biasa sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang sejarah sepak bola. Tangisnya di Arlington menjadi simbol berakhirnya sebuah era yang telah menginspirasi jutaan penggemar di seluruh dunia.
