Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Ternyata Ini Penyebab Motor Marquez Terbakar di MotoGP Mandalika

R
Rian AlfianEditor: Rian Alfian
|10:55 WIB
Bagikan:
Ternyata Ini Penyebab Motor Marquez Terbakar di MotoGP Mandalika
Alex Marquez dan Marc Marquez gagal finis di MotoGP Mandalika 2024. (Sumber Foto: NurPhoto via Getty Images)

PASUNDAN EKSPRES - Para pebalap Ducati yang mengendarai Desmosedici GP23 diperkirakan akan menghadapi tantangan besar menjelang akhir musim MotoGP 2024. Menurut laporan The Race, Ducati diduga telah menurunkan performa komponen utama mesin mereka, yang menjadi salah satu penyebab kerusakan mesin Marc Marquez di MotoGP Mandalika akhir pekan lalu.

Meski pada awal musim Desmosedici GP23 sulit bersaing dengan GP24, belakangan jarak performa antara keduanya semakin mengecil. Marc Marquez sendiri memenangkan dua balapan di Aragon dan Misano, sementara pebalap VR46 Racing Team, Fabio Di Giannantonio dan Marco Bezzecchi, juga menunjukkan peningkatan performa. Namun, kesulitan yang mereka alami diyakini terkait dengan spesifikasi baru ban belakang Michelin yang tidak bekerja optimal dengan GP23.

Insiden kebakaran pada motor Marquez di Mandalika diduga disebabkan oleh masalah pada komponen mesin yang didesain ulang, yang meningkatkan putaran roda secara berlebihan dan mengakibatkan aus pada mesin. Hal serupa pernah terjadi pada Valentino Rossi di Mugello, MotoGP Italia 2016.

Meski Ducati belum mengungkapkan komponen apa yang dihilangkan dari GP23, spekulasi menyebutkan bahwa flywheel eksternal yang berfungsi untuk menstabilkan kecepatan poros engkol adalah bagian yang dimaksud. Komponen ini diduga berperan dalam mencegah putaran mesin berlebih, dan penghapusannya memengaruhi performa motor secara signifikan.

Marquez mengakui perubahan tersebut mempengaruhi gaya berkendaranya, tetapi ia berusaha beradaptasi dengan kondisi yang ada. Bezzecchi juga merasa frustrasi, terutama karena ban belakang Michelin yang menyebabkan understeer dan menghambat potensi motornya.

Berita Terbaru

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Nasional9 menit lalu
Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Headline31 menit lalu
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang49 menit lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline1 jam lalu
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

Nasional1 jam lalu
Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Subang1 jam lalu
Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Subang1 jam lalu
Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Subang1 jam lalu
Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Nasional1 jam lalu