Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Penilaian Formatif atau Sumatif, Mana Yang Lebih Efektif?

E
EgiEditor: Egi
|12:47 WIB
Bagikan:
Penilaian Formatif atau Sumatif, Mana Yang Lebih Efektif?
Annisa Nurfitriani, M.Pd. Mahasiswa S3 Pendidikan Dasar UPI, Dosen STKIP Purwakarta

Oleh

Annisa Nurfitriani, M.Pd.

Mahasiswa S3 Pendidikan Dasar UPI, Dosen STKIP Purwakarta

PENILAIAN formatif dan sumatif adalah dua penilaian yang digunakan dalam pembelajaran masa kini. Penilaian ini dilakukan pada setiap jenjang pendidikan. Lantas apa sih penilaian formatif dan sumatif itu? 

Penilaian formatif yaitu penilaian yang dilakukan dengan tujuan untuk memantau dan memperbaiki proses pembelajaran, serta mengevaluasi pencapaian tujuan pembelajaran. 

Dalam penilaian kurikulum merdeka contoh penilaian formatif yaitu kuis pendek, diskusi kelompok, portofolio pembelajaran, pertanyaan terbuka, observasi guru dan evaluasi yang berupa umpan balik yang dilakukan setiap akhir pembelajaran. 

Penilaian ini tidak menghasilkan skor, biasanya penilaian formatif disebut juga dengan penilaian proses. Penilaian formatif termasuk pada penilaian risiko rendah, sehingga tidak menimbulkan kecemasan terhadap peserta didik.

Sedangkan penilaian sumatif adalah penilaian yang bertujuan untuk menilai pencapaian tujuan pembelajaran serta sebagai dasar penentuan kenaikan kelas atau kelulusan dari satuan pendidikan. 

Penilaian sumatif berupa ulangan atau evaluasi disetiap tujuan pembelajaran, diakhir bab atau materi, ulangan tengah semester serta ulangan akhir semester. Pada penilaian ini menghasilkan skor atau nilai. Penilaian sumatif termasuk pada penilaian beresiko tinggi karena dapat menyebabkan kecemasan terhadap peserta didik. 

Penilaian beresiko tinggi ini diterapkan di Negara Amereka Serikat. Penilaian beresiko tinggi yang dimaksud yaitu penilaian sumatif yang dilakukan disetiap sekolah di Amerika Serikat. 

Penilaian ini menimbulkan kontroversi karena akan memberikan sanksi pada sekolah yang tidak menunjukkan kemajuan. Sanksi yang diberikan berupa tambahan pembelajaran kepada siswa yang memiliki kemampuan yang kurang dibandingkan teman-temannya. 

Sanksi lain yang diterapkan pada sekolah yang berulang kali gagal mencapai tujuan pembelajaran adalah orang tua harus mengeluarkan anaknya dari sekolah tersebut dan memindahkannya ke sekolah pilihan. 

Sanksi yang paling berat yaitu sampai dilakukannya penutupan pada sekolah yang tidak memiliki kemajuan. Hal ini karena di Amerika Serikat undang-undang tentang Pendidikan meminta pertanggung jawaban sekolah atas cara anak-anak belajar dan mencapai prestasi. 

Undang-undang ini menjadi kontroversi karena memberikan sanksi pada sekolah yang tidak menunjukkan kemajuan. Agar tidak adanya anak yang tertinggal maka dilakukan penilaian berisiko tinggi, penilaian akuntabilitas, dan penilaian berbasis Standar.

Beda halnya dengan di Amerika, di Inggris dan Wales terus mengembangkan penilaian formatif. Ada tiga ciri pengembangan rangkaian penilaian formatif yang perlu diperhatikan di Inggris dan Wales yaitu penyediaan dana untuk mendukung keterlibatan guru dalam mengembangkan proyek dalam program.

Kedua, dukungan partisipasi akademisi universitas agar gagasan tersebut didukung oleh bukti penelitian dan ketiga, fakta bahwa program penilaian pembelajaran dirancang menggunakan penelitian mengenai perubahan transformasional.

Selain Inggris dan Wales yang menerapkan penilaian formatif, di Singapura menerapkan penilaian pembelajaran berupa penilaian sumatif dan formatif. Dalam praktik penilaian yang inovatif harus melibatkan dan memberdayakan guru. 

Di Singapura sekolah dipaksa untuk terus menerus meningkatkan kinerja mereka dan kinerja siswa mereka dengan berjuang untuk mencapai target dan standar yang ditetapkan secara eksternal. 

Standar eksternal akan selalu menjadi fitur dari sebagian besar sistem pendidikan dan ketika pengujian tersebut dilakukan dan digunakan dengan tepat, maka hal tersebut dapat diterima.

Berdasarkan dari beberapa negara yang menerapkan penilaian pembelajaran, baik yang hanya menerapkan penilaian formatif, penilaian sumatif dan menerapkan keduanya. 

Maka dapat disimpulkan baik penilaian formatif maupun sumatif memiliki kelebihannya masing-masing. Dari keduanya tidak ada yang lebih efektif, alangkah lebih baik kedua penilaian itu dikombinasi untuk mencapai tujuan pembelajaran. 

Karena, penilaian pembelajaran yang optimal yaitu penilaian pembelajaran yang mengkombinasikan kedua penilaian yaitu formatif dan sumatif, serta perlu memperhatikan semua aspek baik kognitif, afektif dan psikomotor.(*)

Berita Terbaru

Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Lifestyle28 menit lalu
Wamen Ossy Ajak Kolaborasi para Arsitek untuk Wujudkan Visi Kota 2045

Wamen Ossy Ajak Kolaborasi para Arsitek untuk Wujudkan Visi Kota 2045

Headline1 jam lalu
Dalam Dua Tahun Terakhir, Kementerian ATR/BPN Jangkau 16 Masyarakat Hukum Adat dan Daftarkan 68 Bidang Tanah Ulayat

Dalam Dua Tahun Terakhir, Kementerian ATR/BPN Jangkau 16 Masyarakat Hukum Adat dan Daftarkan 68 Bidang Tanah Ulayat

Nasional1 jam lalu
Deklarasi Damai Pilkades Subang, Kapolres: Beda Pilihan, Persaudaraan Harus Tetap Terjaga

Deklarasi Damai Pilkades Subang, Kapolres: Beda Pilihan, Persaudaraan Harus Tetap Terjaga

Headline2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Wabup Subang Agus Masykur Dorong Pemuda Jadi Pelopor Perubahan dan Manfaatkan Peluang Pembangunan

Wabup Subang Agus Masykur Dorong Pemuda Jadi Pelopor Perubahan dan Manfaatkan Peluang Pembangunan

Headline2 jam lalu
Sinopsis dan Jadwal Tayang Film Laut Bercerita, Angkat Perjuangan Aktivis Mahasiswa

Sinopsis dan Jadwal Tayang Film Laut Bercerita, Angkat Perjuangan Aktivis Mahasiswa

Lifestyle2 jam lalu
600 Truk Disiapkan, Peluncuran Program Gentengisasi di Majalengka Libatkan 34 UMKM

600 Truk Disiapkan, Peluncuran Program Gentengisasi di Majalengka Libatkan 34 UMKM

Nasional2 jam lalu
Kasus ISPA Akibat Karhutla Capai 333 Ribu, 75 Ribu di Antaranya Balita

Kasus ISPA Akibat Karhutla Capai 333 Ribu, 75 Ribu di Antaranya Balita

Nasional3 jam lalu
Mahasiswa Gelar Demo 28 Oktober 2026, Ini Daftar 5 Tuntutan Demo Hari Ini!

Mahasiswa Gelar Demo 28 Oktober 2026, Ini Daftar 5 Tuntutan Demo Hari Ini!

Nasional3 jam lalu
Diskon Tiket Libur Nataru 2026/2027 Segera Berlaku, Cek Jadwal dan Ketentuannya

Diskon Tiket Libur Nataru 2026/2027 Segera Berlaku, Cek Jadwal dan Ketentuannya

Nasional4 jam lalu