Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pojokan 301: Gatotkaca Turun Gunung

Y
Yusup SuparmanEditor: Yusup Suparman
|09:51 WIB
Bagikan:
Pojokan 301: Gatotkaca Turun Gunung
Kang Marbawi.

Gatotkaca, si jagoan bersayap baja, ternyata sudah lama pensiun. Keningnya ditempeli koyo cabe, tanda lagi masuk angin plus pusing mikirin negeri. Generasi sekarang? Mana ada yang kenal sama si kumis baplang ini. Mereka lebih kenal superhero Marvel daripada tokoh pewayangan yang bisa terbang tanpa tiket pesawat.

Tapi kabar burung (bukan Garuda, apalagi emprit) bilang, Gatotkaca mau turun gunung lagi. Katanya ada “pituka-pituka” yang akan seenaknya terbang di langit Hastinesia, kayak orang main layangan di genteng tetangga tanpa permisi. Burung Garuda? Cuma bisa nganggur di kandang, mirip ayam kampung yang disuruh jaga rumah tapi malah sibuk ngais tanah.

Saudara-saudaranya, Antasena dan Antareja, juga ikut pusing. Mereka sudah lama ribut sama “cacing-cacing raksasa” yang nyedot isi perut bumi Hastinesia. Laut pun tak luput: diaduk-aduk kayak kolak bulan puasa, tapi hasilnya bukan kesejahteraan rakyat, melainkan keuntungan segelintir Pituka.

“Mas Bro,” kata Antareja, “dari dulu harta karun kita diobral murah. Rakyat cuma dapat debu, Pituka dapat emas.” Antasena menimpali, “Laut kita pun jadi playground kecoa-kecoa pengintai. Mereka tahu isi perut bumi kita lebih detail daripada kita sendiri.”

Gatotkaca Makin Pening

Gatotkaca makin pening. Kalau Pituka bebas masuk, anak-anak Hastinesia bisa gagal main layangan. Bayangin, lagi asyik narik benang, eh ketabrak capung impor. Belum lagi kalau capung itu bawa wabah. Lengkap sudah penderitaan.

Solusinya? Belajar dari Simorgh, burung phoenix Persia, yang bisa menjaga harga diri bangsanya. Atau ngopi bareng Liong Naga dari negeri Bambu dan Zhar-ptitsa, burung api Rusia. Sementara Garuda kita jangan sampai jadi burung emprit yang gampang ditakut-takuti.

Gatotkaca lalu ingat pesan Bung Karno: berdikari, berdiri di atas kaki sendiri. Ingat juga Bung Hatta: kedaulatan itu 100%, bukan diskon 50% kayak promo e-commerce.

Akhirnya Gatotkaca berteriak:

“Terbanglah Garudaku, jagalah angkasa Indonesia. Jangan jadi burung emprit yang cuma bisa ciap-ciap di pojokan kandang!” begitu kata Gatotkaca, sambil melepas koyo cabe di jidatnya. (Kang Marbawi, 190426)

Berita Terbaru

Hakim Agung Mahkamah Agung RI Tinjau Kawasan Yudikatif di Nusantara

Hakim Agung Mahkamah Agung RI Tinjau Kawasan Yudikatif di Nusantara

Nasional8 jam lalu
Perubahan APBD 2026 Kabupaten Subang Disepakati

Perubahan APBD 2026 Kabupaten Subang Disepakati

Subang8 jam lalu
Beredar Surat Disebut-sebut Sebagai Undangan Pelantikan Sekda Subang untuk Rona Mairansyah Besok

Beredar Surat Disebut-sebut Sebagai Undangan Pelantikan Sekda Subang untuk Rona Mairansyah Besok

Subang8 jam lalu
Revitalisasi Pasar Ciroyom Ditargetkan Rampung 2 Tahun

Revitalisasi Pasar Ciroyom Ditargetkan Rampung 2 Tahun

Bandung Barat9 jam lalu
ADVERTISEMENT
Terima 100 Becak Listrik, Om Zein: Bentuk Kasih Sayang Pak Prabowo

Terima 100 Becak Listrik, Om Zein: Bentuk Kasih Sayang Pak Prabowo

Purwakarta9 jam lalu
Pagar Nusa Luncurkan Naskah Kuno "Serat Nitipraja Eyang Gandasoli"

Pagar Nusa Luncurkan Naskah Kuno "Serat Nitipraja Eyang Gandasoli"

Purwakarta10 jam lalu
Kawasan Industri Baru Subang Jadi Sasaran Rekrutmen Serikat Buruh

Kawasan Industri Baru Subang Jadi Sasaran Rekrutmen Serikat Buruh

Subang10 jam lalu
Jadwal Konser dan Fanmeeting Kpop di Bulan Oktober 2026, Ada NCT 127 hingga Gong Yoo

Jadwal Konser dan Fanmeeting Kpop di Bulan Oktober 2026, Ada NCT 127 hingga Gong Yoo

Lifestyle12 jam lalu
Wajah Anak Bukan Konten, Privasi Anak di Sosial Media Jangan Disepelekan

Wajah Anak Bukan Konten, Privasi Anak di Sosial Media Jangan Disepelekan

Lifestyle13 jam lalu
Nama Sekda Kabupaten Subang Sudah Ada, Bupati: Besok Pelantikan, Tunggu Saja

Nama Sekda Kabupaten Subang Sudah Ada, Bupati: Besok Pelantikan, Tunggu Saja

Headline13 jam lalu