Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Angin Kencang Robohkan Pohon di Wanayasa, 1 Rumah dan 3 Kendaraan Tertimpa

A
Adam SumartoEditor: Asep
|19:51 WIB
Bagikan:
Angin Kencang Robohkan Pohon di Wanayasa, 1 Rumah dan 3 Kendaraan Tertimpa
Petugas BPBD Purwakarta mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa rumah warga di Kampung Baros, Wanayasa, akibat angin kencang, Rabu (14/1/2026) malam.

PURWAKARTA - Cuaca ekstrem berupa angin kencang melanda wilayah Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Rabu (14/1/2026) malam.

Akibatnya, satu unit rumah warga di Kampung Baros, RT 005/002, Desa Cibuntu, mengalami kerusakan sedang setelah tertimpa pohon tumbang.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purwakarta, Heryadi Erlan, mengatakan peristiwa angin kencang terjadi sekitar pukul 23.30 WIB.

Adapun laporan kejadian, sambungnya, baru diterima BPBD pada Kamis (15/1/2026) pukul 05.00 WIB.

"Setelah menerima laporan, petugas langsung bergerak ke lokasi dan melakukan penanganan mulai pukul 06.03 WIB," kata Abah Erlan, panggilan akrabnya, saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (15/1/2026).

Menurutnya, selain menimpa rumah milik warga bernama Rubiah, angin kencang juga menyebabkan tiga unit kendaraan bermotor rusak akibat tertimpa pohon tumbang.

"Penyebab kejadian ini adalah cuaca ekstrem disertai kondisi struktur tanah yang curam dan gembur, sehingga akar pohon tidak kuat menahan beban," ujar Abah Erlan.

BPBD Purwakarta, kata dia, bersama aparat setempat dan pihak terkait langsung melakukan asesmen di lokasi kejadian. Proses evakuasi pohon tumbang dilakukan menggunakan chainsaw, termasuk pemotongan pohon lain yang dinilai berisiko tumbang.

"Alhamdulillah, pohon yang menimpa rumah dan kendaraan sudah berhasil dievakuasi. Saat ini situasi di lokasi kejadian sudah aman dan terkendali," ucapnya.

Hanya saja, akibat kerusakan rumah yang dialami, pemilik rumah atas nama Rubiah (1 KK/1 jiwa) terpaksa mengungsi sementara ke rumah saudaranya. BPBD juga mencatat kebutuhan mendesak bagi korban berupa bantuan logistik.

Abah Erlan mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan bencana, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi.

"Kami mengingatkan warga agar segera melapor jika melihat pohon-pohon yang berpotensi tumbang, sehingga dapat dilakukan penanganan lebih dini," katanya.(add/sep)

Berita Terbaru

7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

Lifestyle4 menit lalu
Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Lifestyle21 menit lalu
Dugaan Pungli Rp250 Juta Gegerkan Pondok Bambu, Siapa Sebenarnya Nur Mariyana Putri?

Dugaan Pungli Rp250 Juta Gegerkan Pondok Bambu, Siapa Sebenarnya Nur Mariyana Putri?

Nasional1 jam lalu
Rekomendasi Tempat Jual Emas Harga Tinggi di Subang, Bisa Tanpa Surat!

Rekomendasi Tempat Jual Emas Harga Tinggi di Subang, Bisa Tanpa Surat!

Lifestyle1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Ide Kegiatan Positif untuk Mengisi Waktu Luang, Dijamin Bermanfaat

Ide Kegiatan Positif untuk Mengisi Waktu Luang, Dijamin Bermanfaat

Lifestyle2 jam lalu
UU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Disahkan, Ini 9 Hak Penting yang Kini Diatur untuk Buruh

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Disahkan, Ini 9 Hak Penting yang Kini Diatur untuk Buruh

Nasional3 jam lalu
Jadwal TKA SMA/SMK 2026, Catat Pelaksanaannya!

Jadwal TKA SMA/SMK 2026, Catat Pelaksanaannya!

Lifestyle3 jam lalu
Mantan Sekdes Ace Safei Maju Pilkades Jalancagak, Usung "Jalancagak Juara"

Mantan Sekdes Ace Safei Maju Pilkades Jalancagak, Usung "Jalancagak Juara"

Subang4 jam lalu
Imbas Temuan Klaster Mewah di Area Lapas, Kemenimipas Copot Kalapas Cibinong

Imbas Temuan Klaster Mewah di Area Lapas, Kemenimipas Copot Kalapas Cibinong

Nasional5 jam lalu
Gelar Perdana Sudah Diraih, Ini Agenda Timnas Indonesia setelah FIFA ASEAN Cup 2026

Gelar Perdana Sudah Diraih, Ini Agenda Timnas Indonesia setelah FIFA ASEAN Cup 2026

Olahraga6 jam lalu