Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Awal 2026, Harga Kebutuhan Pokok di Purwakarta Masih Tinggi, Beberapa Barang Naik Signifikan

A
Adam SumartoEditor: Asep
|06:00 WIB
Bagikan:
Awal 2026, Harga Kebutuhan Pokok di Purwakarta Masih Tinggi, Beberapa Barang Naik Signifikan
Suasana aktivitas jual beli di Pasar Rebo Purwakarta, Senin (5/1/2026) pagi. Meski libur Natal dan Tahun Baru telah berlalu, harga sejumlah kebutuhan pokok masih bertahan tinggi dan memberatkan masyarakat.(Adam Sumarto/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Mengawali Tahun Baru 2026, harga berbagai kebutuhan pokok di Kabupaten Purwakarta masih terpantau tinggi. Cuaca ekstrem yang masih berlangsung serta pasokan yang belum sepenuhnya stabil membuat harga sejumlah komoditas belum menunjukkan penurunan signifikan, meski momen libur Natal dan Tahun Baru telah berlalu.

Pantauan di Pasar Rebo, Kelurahan Nagri Kidul, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta pada Senin (5/1/2026), aktivitas jual beli berjalan normal.

Akan tetapi, di balik ramainya pasar tradisional tersebut, harga sejumlah kebutuhan pokok masih memberatkan masyarakat. Bahkan, beberapa komoditas justru mengalami kenaikan tajam di pekan pertama 2026.

Salah satunya adalah minyak goreng bersubsidi merek Minyak Kita yang masih dijual dengan harga Rp18.000 per liter, jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp15.700 per liter.

Selain minyak goreng, harga telur ayam ras juga masih bertahan tinggi, yakni di kisaran Rp32.000 per kilogram, di atas harga normal yang biasanya berada pada angka Rp26.000 hingga Rp27.000 per kilogram. Sementara itu, telur puyuh mengalami kenaikan cukup signifikan, dari sebelumnya Rp40.000, kini melonjak menjadi Rp48.000 per kilogram.

Kenaikan paling mencolok terjadi pada komoditas kacang tanah lokal yang sebelumnya dijual Rp30.000 per kilogram, kini melambung hingga Rp45.000 per kilogram.

Salah seorang pedagang, Aep Saepudin, mengungkapkan, tingginya harga sejumlah kebutuhan pokok dipicu oleh berkurangnya pasokan di pasaran.

Menurutnya, sejak diberlakukannya program Makan Bergizi Gratis (MBG), permintaan terhadap sejumlah bahan pangan meningkat, sementara pasokan belum mampu mengimbangi kebutuhan.

"Minyak Kita di pasaran rata-rata sudah lama dijual Rp18.000 per liter. Pasokannya agak susah, jadi harga naik. Telur juga sama, banyak dipakai untuk kebutuhan MBG. Kacang malah naiknya paling terasa, dari Rp30.000 sekarang jadi Rp45.000 per kilo," kata Aep kepada wartawan Pasundan Ekspres.

Hal senada disampaikan pedagang lainnya, Atik Hanwar, yang menyebut kenaikan harga paling tinggi terjadi pada jenis kacang-kacangan, terutama kacang tanah dan kacang hijau. Ia menduga, minimnya pasokan impor turut memicu lonjakan harga kacang lokal di pasaran.

"Kacang naiknya tinggi banget, hampir Rp10.000 per kilo. Katanya barang impor enggak masuk, jadi kacang lokal ikut mahal," ujar Atik.

Meski demikian, pedagang menyebutkan bahwa harga sejumlah komoditas sayuran, termasuk cabai, serta ayam potong, mulai menunjukkan penurunan dan relatif stabil dibandingkan saat puncak libur Nataru.

"Kami, para pedagang berharap, seiring berjalannya waktu dan membaiknya pasokan, harga kebutuhan pokok dapat kembali normal," ucapnya.(add/sep)

Berita Terbaru

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Headline9 jam lalu
Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Bandung Barat10 jam lalu
Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Purwakarta11 jam lalu
Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang11 jam lalu
ADVERTISEMENT
HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

Lifestyle11 jam lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang11 jam lalu
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta12 jam lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta12 jam lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang12 jam lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang12 jam lalu