Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Damkar Purwakarta Ingatkan Masyarakat Waspada Bahaya Kebakaran

A
Adam SumartoEditor: Asep
|07:30 WIB
Bagikan:
Damkar Purwakarta Ingatkan Masyarakat Waspada Bahaya Kebakaran
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Purwakarta, Yuddy Herdiana.(Adam Sumarto/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Purwakarta, Yuddy Herdiana, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesadaran terhadap potensi bahaya kebakaran di lingkungan masing-masing. Hal ini disampaikan Yuddy dalam momentum Bulan Suci Ramadan dan peringatan Hari Jadi Pemadam Kebakaran Nasional.

Menurut Yuddy, peningkatan kewaspadaan sangat penting, mengingat selama Ramadhan terjadi perubahan pola aktivitas masyarakat, khususnya dalam kegiatan memasak yang kini lebih banyak dilakukan pada waktu subuh atau menjelang sahur.

"Perubahan kebiasaan ini harus diimbangi dengan kehati-hatian. Sering kali saat memanaskan makanan menjelang sahur, kita lengah atau lupa mematikan kompor. Hal-hal kecil seperti ini bisa memicu kebakaran jika tidak segera diantisipasi," kata Yuddy kepada wartawan Pasundan Ekspres, Rabu (4/3/2026).

Ia menekankan, kesadaran masyarakat bukan hanya soal mencegah, tetapi juga bagaimana bersikap saat kebakaran terjadi. Jika api masih dalam skala kecil, warga diminta tidak panik dan segera melakukan pemadaman awal dengan peralatan sederhana yang tersedia di sekitar, seperti kain basah, pasir, atau Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

"Jangan gugup. Jika api masih kecil, segera lakukan pemadaman awal. Namun apabila api sudah membesar dan tidak dapat dikendalikan, segera hubungi kami di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Purwakarta," ujarnya.

Selain sumber api dari kompor, Yuddy juga mengingatkan potensi bahaya dari instalasi listrik. Ia mengimbau masyarakat untuk memastikan seluruh peralatan listrik dimatikan dan dicabut dari stop kontak saat tidak digunakan, terutama ketika rumah ditinggalkan dalam waktu lama.

"Ketika hendak bepergian atau meninggalkan rumah, sebaiknya semua sumber energi listrik dicabut. Jangan dibiarkan tetap menempel di steker karena berisiko menimbulkan korsleting," ucapnya.

Berdasarkan data yang dihimpun Damkar Purwakarta, jumlah kejadian kebakaran sejak Januari hingga awal Maret tahun ini tercatat mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya. Yuddy menilai, penurunan tersebut menjadi indikator bahwa upaya pencegahan dan mitigasi yang dilakukan jajarannya mulai menunjukkan hasil positif.

"Alhamdulillah, tren kejadian relatif menurun. Ini menunjukkan bahwa edukasi dan langkah mitigasi yang kami lakukan cukup efektif. Namun, kami tidak boleh lengah. Pencegahan tetap harus menjadi prioritas," katanya.

Ke depan, Yuddy berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran tidak hanya meningkat saat Ramadhan atau menjelang mudik Lebaran, tetapi menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari.

"Kewaspadaan harus menjadi tanggung jawab bersama. Dengan kolaborasi antara petugas dan masyarakat, kita bisa meminimalkan risiko kebakaran di Kabupaten Purwakarta," ujarnya.(add/sep)

Berita Terbaru

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Headline9 jam lalu
Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Bandung Barat10 jam lalu
Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Purwakarta10 jam lalu
Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang11 jam lalu
ADVERTISEMENT
HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

Lifestyle11 jam lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang11 jam lalu
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta11 jam lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta11 jam lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang11 jam lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang11 jam lalu