Digitalisasi Pariwisata di Purwakarta, Permudah Transaksi bagi Wisatawan

PASUNDANEKSPRES.ID - Di tengah meningkatnya mobilitas wisatawan, perubahan gaya hidup, dan tekanan global terhadap efisiensi serta transparansi. Maka dari itu transformasi digital dalam sektor pariwisata menjadi kebutuhan mendesak, bukan sekadar tren.
Semangat mengembangkan potensi digitalisasi pariwisata di Kabupaten Purwakarta, ditunjukkan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kabupaten Purwakarta yang berkolaborasi dengan PT Bank Nationalnobu Tbk atau lebih dikenal sebagai Nobu Bank.
Kolaborasi dengan Nobu Bank tersebut digelar dalam rapat koordinasi para pengelola destinasi wisata di Dinas Kepemudaan Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Purwakarta, Kamis (8/10/2026).
Ketua FK Pokdarwis Kabupaten Purwakarta, Anis Kusmiati mengatakan, digitalisasi menjadi jembatan untuk menghubungkan kepentingan wisatawan, pengelola objek wisata, dan pemerintah daerah.
"Dengan berkolaborasi bersama Nobu Bank ini untuk digitalisasi transaksi lewat QRIS. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pokdarwis Kabupaten Purwakarta memperkuat ekosistem pariwisata berbasis transaksi nontunai sekaligus memberikan kemudahan bagi wisatawan saat berbelanja di destinasi wisata," ungkapnya.
Ia menyebut, elektronifikasi transaksi harus mencakup seluruh rantai aktivitas pariwisata, termasuk sektor UMKM yang menjadi bagian penting dari pengalaman wisatawan.
"Dengan transaksi nontunai, wisatawan tidak lagi bergantung pada uang tunai ketika membeli produk lokal maupun menikmati layanan yang tersedia di destinasi wisata," ujarnya.
Dengan kolaborasi ini, kata dia, sebagai bagian dari upaya Pokdarwis Kabupaten Purwakarta untuk mempercepat ekonomi dan keuangan digital sekaligus memperkuat sistem pembayaran yang inklusif, aman, dan terintegrasi di kawasan destinasi wisata.
"Bagi wisatawan, QRIS menawarkan pengalaman berkualitas, mereka tidak perlu menukar uang, cukup scan dengan aplikasi favorit. Selain itu, QRIS aman dari potensi uang palsu dan transaksi non-tunai mengurangi risiko penipuan atau diskriminasi harga di objek wisata," jelasnya.
Anis berharap kerjasama antara Nobu Bank dan Pokdarwis Kabupaten Purwakarta ini dapat membawa dampak positif dalam pengembangan pariwisata di Kabupaten Purwakarta.
"Melalui digitalisasi transaksi, diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan daya tarik destinasi wisata. Semoga kolaborasi ini dapat menjadi langkah awal dalam upaya meningkatkan kualitas dan keberlanjutan pariwisata di Kabupaten Purwakarta," pungkasnya. (mas/sep)
