Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Dua Warga Binaan Kasus Terorisme di Lapas Purwakarta Ikrar Setia NKRI

A
Adam SumartoEditor: Indrawan Setiadi
|15:43 WIB
Bagikan:
Dua Warga Binaan Kasus Terorisme di Lapas Purwakarta Ikrar Setia NKRI
Dua warga binaan kasus tindak pidana terorisme di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Purwakarta melaksanakan ikrar setia terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Jumat (24/7/2026).

PURWAKARTA - Dua warga binaan kasus tindak pidana terorisme di Lapas Purwakarta melaksanakan ikrar setia terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Jumat (24/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Serbaguna Lapas Kelas IIB Purwakarta tersebut, dihadiri Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Tahanan, Kesehatan dan Rehabilitasi Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Barat Ishadi Maja Prayitno.

Turut hadir, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Purwakarta, Mohamad Ramdhan, Kasatintelkam Polres Purwakarta AKP Agus Mulyadi, perwakilan Kodim 0619/Purwakarta Lettu Arm Andi Kamajaya, dan Kasubsi Penuntutan Eksekusi Kejaksaan Negeri Purwakarta Angelica Laura.

Turut hadir pula Kepala Skesi Penyelenggara Zakat Wakaf Kantor Kemenag Purwakarta Usep Saepul Mupti, perwakilan Densus 88 Anti-Teror Polri Kompol Nanang Sudrajat, dan Kasi Identifikasi Narapidana Subdit Bina Dalam BNPT Ahmad Fauzi.

Kepala Lapas Purwakarta, Mizan Muhami memimpin jalannya kegiatan Ikrar Setia NKRI oleh dua orang warga binaan tindak pidana terorisme, yakni Febri Naldi Atmantri dan Daud Fahri Afandi. 

"Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan penting dalam program pembinaan kepribadian dan deradikalisasi yang dilaksanakan oleh Ditjenpas sebagai upaya mengembalikan pemahaman kebangsaan, memperkuat komitmen terhadap Pancasila, UUD 1945, serta menumbuhkan sikap cinta tanah air bagi Warga Binaan tindak pidana terorisme," kata Mizan.

Ikrar kesetiaan kepada NKRI ini juga, sambungnya, menjadi indikator keberhasilan proses pembinaan yang telah dilaksanakan secara berkelanjutan melalui pendekatan pembinaan kepribadian, keagamaan, wawasan kebangsaan, dan deradikalisasi.(add)

Berita Terbaru

Pemerintah Siapkan Program Satu Orang Satu Rekening, Gelontorkan Anggaran Rp 1,28 Triliun

Pemerintah Siapkan Program Satu Orang Satu Rekening, Gelontorkan Anggaran Rp 1,28 Triliun

Nasional8 menit lalu
Dua Hari Berjibaku, Karhutla Kawasan Gunung Ciremai Meluas di Tengah Angin Kencang

Dua Hari Berjibaku, Karhutla Kawasan Gunung Ciremai Meluas di Tengah Angin Kencang

Jawa Barat25 menit lalu
BAZNAS Subang Salurkan Bantuan Stimulan Rutilahu untuk Korban Kebakaran di Cikaum Barat

BAZNAS Subang Salurkan Bantuan Stimulan Rutilahu untuk Korban Kebakaran di Cikaum Barat

Headline28 menit lalu
Mantan Ajudan Jokowi Letjen TNI Widi Prasetijono Dituntut 10 Tahun Penjara dan Dipecat dari TNI

Mantan Ajudan Jokowi Letjen TNI Widi Prasetijono Dituntut 10 Tahun Penjara dan Dipecat dari TNI

Nasional33 menit lalu
ADVERTISEMENT
Kemenkes Sediakan 477 Rumah Oksigen untuk Tangani Dampak Asap Karhutla

Kemenkes Sediakan 477 Rumah Oksigen untuk Tangani Dampak Asap Karhutla

Nasional40 menit lalu
Respons Presiden Prabowo terhadap MSCI: Indonesia Tidak Takut dan Tidak Akan Gentar

Respons Presiden Prabowo terhadap MSCI: Indonesia Tidak Takut dan Tidak Akan Gentar

Nasional44 menit lalu
Mahasiswa Cirebon Desak Pengusutan Dugaan Keracunan MBG, Korban Bertambah Jadi 395 Orang

Mahasiswa Cirebon Desak Pengusutan Dugaan Keracunan MBG, Korban Bertambah Jadi 395 Orang

Nasional48 menit lalu
Bupati Ajak Santri Andil untuk Pembangunan Daerah

Bupati Ajak Santri Andil untuk Pembangunan Daerah

Headline1 jam lalu
Persib Dominan, Malah Kebobolan Menit Akhir! Madura United Bungkam Maung Bandung 1-0

Persib Dominan, Malah Kebobolan Menit Akhir! Madura United Bungkam Maung Bandung 1-0

Olahraga1 jam lalu
Prabowo Soroti Perusahaan Asing Diduga Picu Karhutla, Ancam Cabut Izin Pelanggar

Prabowo Soroti Perusahaan Asing Diduga Picu Karhutla, Ancam Cabut Izin Pelanggar

Nasional1 jam lalu